Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi Lip Cream Mengandung Minyak Almond (Oleum amygdalae) sebagai Pelembab Bibir

View through CrossRef
Abstract. Lip cream is a lip makeup preparation, has a semi-solid shape that keeps lips moisturized longer. The use of natural moisturizing ingredients in lip cream preparations  is currently starting to be in demand by consumers. One of the natural ingredients that has the potential to provide moisture is almond oil. This research aims to get the best formula for lip cream preparations that contain active substances in the form of almond oil. The thickener used is 15% microcrystalline wax. The use of almond oil is made with a wide variety of concentration variations starting from 60; 57,5; 55; 52,5; 50; and 47.5%. The evaluation was carried out on all lip cream formulas  including organoleptis test, homogeneity test, pH test, dispersibility test, and viscosity test. The final evaluation of the preparation was carried out by a storage stability test at 4o and 40oC for 6 cycles and a moisture test using cobalt chloride paper. Based on the results of the evaluation, the selected formula is formula 4 with the characteristics of pink organolepstis, semisolid, homogeneous, pH 5, with a viscosity value of 4868 cp, and a dispersion of 5.8 cm, but it is unstable after storage stability testing. The humidity testing in this study is only qualitative, so it is necessary to develop a quantitative moisture test method, and it is necessary to develop a formula in the use of the right dye for the preparation. Abstrak. Lip cream merupakan sediaan riasan bibir, memiliki bentuk semisolid yang menjaga kelembapan bibir lebih lama. Penggunaan bahan pelembab alami pada sediaan lip cream pada saat ini mulai diminati konsumen. Salah satu bahan alami yang berpotensi memberikan kelembaban adalah minyak almond. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula terbaik sediaan lip cream dengan mengandung zat aktif berupa minyak almond. Thickener yang digunakan adalah microcrystalline wax 15%. Penggunaan minyak almond dibuat dengan berbagai macam variasi konsentrasi dimulai dari 60; 57,5; 55; 52,5; 50; dan 47,5%. Evaluasi dilakukan terhadap seluruh formula lip cream meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, dan uji viskositas. Evaluasi akhir sediaan dilakukan pengujian uji stabilitas penyimpanan pada suhu 4o dan 40oC selama 6 siklus serta uji kelembaban dengan menggunakan kertas kobalt klorida. Berdasarkan hasil evaluasi formula yang terpilih adalah formula 4 dengan karakteristik organolepstis pink, berbentuk semisolid, homogen, pH 5, dengan besaran nilai viskositas 4868 cp, serta daya sebar sebesar 5,8 cm, namun tidak stabil setelah pengujian stabilitas penyimpanan. Pengujian kelembaban pada penelitian kali ini hanya bersifat kualitatif sehingga diperlukan pengembangan metode uji kelembaban secara kuantitatif, serta diperlukan pengembangan formula dalam penggunaan pewarna yang tepat untuk sediaan.
Title: Formulasi Lip Cream Mengandung Minyak Almond (Oleum amygdalae) sebagai Pelembab Bibir
Description:
Abstract.
Lip cream is a lip makeup preparation, has a semi-solid shape that keeps lips moisturized longer.
The use of natural moisturizing ingredients in lip cream preparations  is currently starting to be in demand by consumers.
One of the natural ingredients that has the potential to provide moisture is almond oil.
This research aims to get the best formula for lip cream preparations that contain active substances in the form of almond oil.
The thickener used is 15% microcrystalline wax.
The use of almond oil is made with a wide variety of concentration variations starting from 60; 57,5; 55; 52,5; 50; and 47.
5%.
The evaluation was carried out on all lip cream formulas  including organoleptis test, homogeneity test, pH test, dispersibility test, and viscosity test.
The final evaluation of the preparation was carried out by a storage stability test at 4o and 40oC for 6 cycles and a moisture test using cobalt chloride paper.
Based on the results of the evaluation, the selected formula is formula 4 with the characteristics of pink organolepstis, semisolid, homogeneous, pH 5, with a viscosity value of 4868 cp, and a dispersion of 5.
8 cm, but it is unstable after storage stability testing.
The humidity testing in this study is only qualitative, so it is necessary to develop a quantitative moisture test method, and it is necessary to develop a formula in the use of the right dye for the preparation.
Abstrak.
Lip cream merupakan sediaan riasan bibir, memiliki bentuk semisolid yang menjaga kelembapan bibir lebih lama.
Penggunaan bahan pelembab alami pada sediaan lip cream pada saat ini mulai diminati konsumen.
Salah satu bahan alami yang berpotensi memberikan kelembaban adalah minyak almond.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula terbaik sediaan lip cream dengan mengandung zat aktif berupa minyak almond.
Thickener yang digunakan adalah microcrystalline wax 15%.
Penggunaan minyak almond dibuat dengan berbagai macam variasi konsentrasi dimulai dari 60; 57,5; 55; 52,5; 50; dan 47,5%.
Evaluasi dilakukan terhadap seluruh formula lip cream meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, dan uji viskositas.
Evaluasi akhir sediaan dilakukan pengujian uji stabilitas penyimpanan pada suhu 4o dan 40oC selama 6 siklus serta uji kelembaban dengan menggunakan kertas kobalt klorida.
Berdasarkan hasil evaluasi formula yang terpilih adalah formula 4 dengan karakteristik organolepstis pink, berbentuk semisolid, homogen, pH 5, dengan besaran nilai viskositas 4868 cp, serta daya sebar sebesar 5,8 cm, namun tidak stabil setelah pengujian stabilitas penyimpanan.
Pengujian kelembaban pada penelitian kali ini hanya bersifat kualitatif sehingga diperlukan pengembangan metode uji kelembaban secara kuantitatif, serta diperlukan pengembangan formula dalam penggunaan pewarna yang tepat untuk sediaan.

Related Results

Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Latar Belakang. Anak yang menderita cerebral palsi pada umumnya mempunyai keluhan ketidakmampuan dalam pengontrolan saliva dalam rongga mulutnya. Pada kondisi tersebut penderita me...
FORMULASI SEDIAAN SABUN PELEMBAB TRANSPARAN YANG MENGANDUNG MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Sunflowerseed Oil)
FORMULASI SEDIAAN SABUN PELEMBAB TRANSPARAN YANG MENGANDUNG MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Sunflowerseed Oil)
Minyak biji bunga matahari mengandung vitamin E yang dapat dimanfaatkan untuk industri farmasi, termasuk kosmetik. Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi sediaan sabun pelem...
POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
Minyak almond merupakan turunan almond dengan komponen utama asam oleat dan linoleat yang dapat menutrisi dan memperbaiki sel kulit sehingga mampu melemabkan kulit. Tujuan peneliti...
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap.  Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
Survey Defining Lip Health—Dermatology and Health Care Providers' Perspectives
Survey Defining Lip Health—Dermatology and Health Care Providers' Perspectives
ABSTRACT Background There currently exists no consensus on objective features which are relevant in the assessment of ove...
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Abstrak. Salah satu kendala dalam industri minyak nilam adalah pemalsuan seperti penambahan minyak terpentin. Pemalsuan kemurnian pada minyak nilam perlu dilakukan upaya untuk meng...

Back to Top