Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi Sediaan Semisolid Kosmetika Dekoratif Bibir dengan Ekstrak Daun Miana (Plectranthus scutellarioides) sebagai Pewarna Alami Menggunakan Basis Salep Emulsi

View through CrossRef
Miana leaves (Plectranthus scutellarioides) are one of the plants that have high levels of anthocyanin pigments, so miana leaves have the potential to be used as a natural dye. Lip color is a cosmetic preparation that is used to color the lips with an artistic touch so that it can improve the aesthetics of facial make-up. This research aims to determine the formula for lip color preparations based on emulsion ointment in various concentrations and to determine the physical characteristics of miana leaf extract lip color preparations. This research method was carried out using an extraction process, making lip color preparations using an emulsion ointment base with concentrations of (F1) 5%, (F2) 10%, and (F3) 15%. Apart from that, physical testing of the preparation (organoleptic test, homogeneity, pH, viscosity, spreadability and stickiness), physical stability test of the preparation (freezethaw method) for 24 days, and testing of the acceptability of the preparation (hedonic test method). The results of miana leaf extract lip color preparations produce successive colors of pink, red and dark red. The physical characteristics are that the three preparations produce a semi-solid consistency, have a distinctive rose aroma, are homogeneous, and show pH, viscosity, spreadability and stickiness that meet the range of values ??required pharmaceutically. Apart from that, stability has been met. The acceptability test results showed that the preparation was acceptable for panelists aged 17-23 years.   Keywords:          Miana leaves (Plectranthus scutellarioides), lip coloring, natural dyes   Abstrak Daun miana (Plectranthus scutellarioides) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kadar pigmen antosianin yang tinggi sehingga daun miana dapat berpotensi sebagai bahan pewarna alami. Pewarna bibir merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk mewarnai bibir dengan sentuhan artistic sehingga dapat meningkatkan estetika dalam tata rias wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula sediaan pewarna bibir dengan basis salep emulsi dalam berbagai konsentrasi serta mengetahui karakteristik fisik sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana. Metode penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi, pembuatan sediaan pewarna bibir menggunakan basis salep emulsi dengan konsentrasi (F1) 5%, (F2) 10%, dan (F3) 15%. Selain itu, pengujian fisik sediaan (uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat), uji stabilitas fisik sediaan (metode freezethaw) selama 24 hari, dan pengujian aseptabilitas sediaan (metode uji hedonik). Hasil sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana menghasilkan warna berturut-turut merah muda, merah, dan merah tua. Karakteristik fisik yaitu ketiga sediaan menghasilkan konsistensi semipadat, beraroma khas mawar, homogen, serta menunjukkan pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat yang memenuhi rentang nilai yang dipersyaratkan secara farmasetika. Selain itu, kestabilan telah memenuhi. Hasil uji aseptabilitas menunjukkan sediaan dapat diterima oleh panelis usia 17-23 tahun.   Kata Kunci:         Daun miana (Plectranthus scutellarioides), pewarna bibir, pewarna alami
Title: Formulasi Sediaan Semisolid Kosmetika Dekoratif Bibir dengan Ekstrak Daun Miana (Plectranthus scutellarioides) sebagai Pewarna Alami Menggunakan Basis Salep Emulsi
Description:
Miana leaves (Plectranthus scutellarioides) are one of the plants that have high levels of anthocyanin pigments, so miana leaves have the potential to be used as a natural dye.
Lip color is a cosmetic preparation that is used to color the lips with an artistic touch so that it can improve the aesthetics of facial make-up.
This research aims to determine the formula for lip color preparations based on emulsion ointment in various concentrations and to determine the physical characteristics of miana leaf extract lip color preparations.
This research method was carried out using an extraction process, making lip color preparations using an emulsion ointment base with concentrations of (F1) 5%, (F2) 10%, and (F3) 15%.
Apart from that, physical testing of the preparation (organoleptic test, homogeneity, pH, viscosity, spreadability and stickiness), physical stability test of the preparation (freezethaw method) for 24 days, and testing of the acceptability of the preparation (hedonic test method).
The results of miana leaf extract lip color preparations produce successive colors of pink, red and dark red.
The physical characteristics are that the three preparations produce a semi-solid consistency, have a distinctive rose aroma, are homogeneous, and show pH, viscosity, spreadability and stickiness that meet the range of values ??required pharmaceutically.
Apart from that, stability has been met.
The acceptability test results showed that the preparation was acceptable for panelists aged 17-23 years.
  Keywords:          Miana leaves (Plectranthus scutellarioides), lip coloring, natural dyes   Abstrak Daun miana (Plectranthus scutellarioides) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kadar pigmen antosianin yang tinggi sehingga daun miana dapat berpotensi sebagai bahan pewarna alami.
Pewarna bibir merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk mewarnai bibir dengan sentuhan artistic sehingga dapat meningkatkan estetika dalam tata rias wajah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula sediaan pewarna bibir dengan basis salep emulsi dalam berbagai konsentrasi serta mengetahui karakteristik fisik sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana.
Metode penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi, pembuatan sediaan pewarna bibir menggunakan basis salep emulsi dengan konsentrasi (F1) 5%, (F2) 10%, dan (F3) 15%.
Selain itu, pengujian fisik sediaan (uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat), uji stabilitas fisik sediaan (metode freezethaw) selama 24 hari, dan pengujian aseptabilitas sediaan (metode uji hedonik).
Hasil sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana menghasilkan warna berturut-turut merah muda, merah, dan merah tua.
Karakteristik fisik yaitu ketiga sediaan menghasilkan konsistensi semipadat, beraroma khas mawar, homogen, serta menunjukkan pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat yang memenuhi rentang nilai yang dipersyaratkan secara farmasetika.
Selain itu, kestabilan telah memenuhi.
Hasil uji aseptabilitas menunjukkan sediaan dapat diterima oleh panelis usia 17-23 tahun.
  Kata Kunci:         Daun miana (Plectranthus scutellarioides), pewarna bibir, pewarna alami.

Related Results

STUDI FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot utillissima)
STUDI FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot utillissima)
Daun singkong (Manihot utillissima) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, steroid, alkaloid, dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Daun...
PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA (Coleus scutellariodies (L.) Benth) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SEDIAAN LIPSTIK
PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA (Coleus scutellariodies (L.) Benth) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SEDIAAN LIPSTIK
Lipstik adalah pewarna bibir yang dikemas dalam bentuk batang atau stick yang dimaksudkan untuk memberikan warna merah pada bibir, yang dipercaya dapat membuat wajah terlihat lebih...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Salep Dari Ektrak Bonggol Pisang Kepok (Musa paradisiaca L)
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Salep Dari Ektrak Bonggol Pisang Kepok (Musa paradisiaca L)
Pendahuluan: Luka merupakan keadaan yang sering dialami oleh setiap orang, baik dengan tingkat keparahan ringan, sedang atau berat, luka adalah hilangnya atau rusaknya sebagai jari...
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami dan tumbuhan yang dianggap sebagai limbah karena pemanfaatannya yang masih kurang oleh masyaraka...
FORMULASI SIRUP EKSTRAK DAUN MIANA Coleus Scutellariodiaes (L) Benth
FORMULASI SIRUP EKSTRAK DAUN MIANA Coleus Scutellariodiaes (L) Benth
Daun miana telah lama digunakan oleh masyarakat dan secara empiris dapat mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya digunakan sebagai obat untuk pencernaan yaitu obat maag. P...

Back to Top