Javascript must be enabled to continue!
ARKETIPE KOMERING DALAM CERPEN “JANGAN TATAP SUKUKU” KARYA OKSA PUKO YUZA (Komering Archetype in “Jangan Tatap Sukuku” By Oksa Puko Yuza)
View through CrossRef
Archetype is a form of universal thought (idea) that contains of huge emotion. Archetype constitutes a permanent deposit or collective unconsciousness in psyche (soul) from the constantly repeated for many generations. Archetype consists of persona, anima and animus, and shadows. The short story “Jangan Tatap Sukuku” describes archetype of Komering society (tribe). By using psychological literature approach, those archetypes are found. Persona is related to the general description of Komering society represented by Yuza. Anima and animus are the interchangeable side of Yuza’s femininity and Risti’s masculinity. Shadows relates to the stereotype of Komering society as collectivity, and some individual cases as individual representation of Komering tribe.
Title: ARKETIPE KOMERING DALAM CERPEN “JANGAN TATAP SUKUKU” KARYA OKSA PUKO YUZA (Komering Archetype in “Jangan Tatap Sukuku” By Oksa Puko Yuza)
Description:
Archetype is a form of universal thought (idea) that contains of huge emotion.
Archetype constitutes a permanent deposit or collective unconsciousness in psyche (soul) from the constantly repeated for many generations.
Archetype consists of persona, anima and animus, and shadows.
The short story “Jangan Tatap Sukuku” describes archetype of Komering society (tribe).
By using psychological literature approach, those archetypes are found.
Persona is related to the general description of Komering society represented by Yuza.
Anima and animus are the interchangeable side of Yuza’s femininity and Risti’s masculinity.
Shadows relates to the stereotype of Komering society as collectivity, and some individual cases as individual representation of Komering tribe.
.
Related Results
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
PRONOMINA BAHASA KOMERING
PRONOMINA BAHASA KOMERING
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pronomina persona, pronomina penunjuk, dan pronomina penanya dalam bahasa Komering. Penelitian dilaksanakan dengan menggunaka...
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
KETIDAKADILAN GENDER DALAM JANGAN PULANG JIKA KAMU PEREMPUAN KARYA RIYANA RIZKI
KETIDAKADILAN GENDER DALAM JANGAN PULANG JIKA KAMU PEREMPUAN KARYA RIYANA RIZKI
Ketidakadilan gender merupakan produk dari adanya kuasa dan budaya patriarki dalam kehidupan bermasyarakat. Ketidakadilan gender ini juga tercermin dalam karya sastra, karya sastra...
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan unsur batin pada cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lest...
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi alur, tokoh penokohan, dan latar pada cerpen “Cinta Laki-Laki Biasa” karya Asma Nadia ke dalam bentuk film. Metode...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
Penelitian ini didasarkan permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar LK...

