Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BAHASA (UJARAN) KEBENCIAN OLEH KARTIKA DAMAYANTI KEPADA AYU TING-TING PADA LAMAN INSTAGRAM

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini berjudul Bahasa (ujaran) Kebencian oleh Kartika Damayanti kepada Ayu Ting-Ting pada Laman Instagram. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah banyak sekali masalah yang timbul akibat bahasa dalam media sosial. Banyak individu yang menganggap ini hal biasa sehingga dengan sesuka hati meluapkan emosinya tanpa memerhatikan kesantunan dalam berbahasa. Bahasa dalam konteks ini merupakan rekam jejak di media sosial yang memiliki lingkup sangat luas, karena siapa pun dapat membaca tulisan yang kita unggah. Ada pula yang menggunakan akun palsu (samaran) yang dikhususkan untuk menghujat orang yang tidak mereka sukai,  hal ini sangat menyimpang dari kesantunan dalam berbahasa. Media sosial pada saat ini perlu mendapat perhatian, karena banyak hal negatif yang disebarkan dengan sengaja, seperti bahasa (ujaran) kebencian banyak yang diunggah pada laman instagram. Pembahasan dalam penelitian ini berfokus pada bahasa (ujaran) kebencian yang terdapat pada laman instagram Warga Empang. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik bahasa (ujaran) kebencian yang dilakukan oleh Kartika Damayanti kepada Ayu Ting-Ting pada laman instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik telaah pustaka dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 bentuk (karakteristik) bahasa (ujaran) kebencian pada laman instagram yang bernama Warga Empang, dengan jumlah presentase (1) Bentuk penghinaan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 23 data dengan presentase 45,10%, (2) Bentuk pencemaran nama baik diperoleh jumlah kalimat sebanyak 8 data dengan presentase 15,69%, (3) Bentuk penistaan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 1 data dengan presentase 1,96%, (4) Bentuk perbuatan tidak menyenangkan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 2 data dengan presentase 3,92%, (5) Bentuk memprovokasi diperoleh jumlah kalimat sebanyak 6 data dengan presentase 11,76%, (6) Bentuk menghasut diperoleh jumlah kalimat sebanyak 7 data dengan presentase 13,73%, 7) Bentuk penyebaran berita bohong diperoleh jumlah kalimat sebanyak 4 data dengan presentase 7,84%. Hasil yang muncul terlihat dari total frekuensi tertinggi ada pada bahasa (ujaran) kebencian bentuk penghinaan dengan jumlah presentase sebanyak 45,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa pada unggahan caption (keterangan)  pada laman instagram Warga Empang cenderung tidak santun. Kata kunci: bahasa, ujaran kebencian, kesantunan berbahasa, instagram
Title: BAHASA (UJARAN) KEBENCIAN OLEH KARTIKA DAMAYANTI KEPADA AYU TING-TING PADA LAMAN INSTAGRAM
Description:
ABSTRAK Penelitian ini berjudul Bahasa (ujaran) Kebencian oleh Kartika Damayanti kepada Ayu Ting-Ting pada Laman Instagram.
Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah banyak sekali masalah yang timbul akibat bahasa dalam media sosial.
Banyak individu yang menganggap ini hal biasa sehingga dengan sesuka hati meluapkan emosinya tanpa memerhatikan kesantunan dalam berbahasa.
Bahasa dalam konteks ini merupakan rekam jejak di media sosial yang memiliki lingkup sangat luas, karena siapa pun dapat membaca tulisan yang kita unggah.
Ada pula yang menggunakan akun palsu (samaran) yang dikhususkan untuk menghujat orang yang tidak mereka sukai,  hal ini sangat menyimpang dari kesantunan dalam berbahasa.
Media sosial pada saat ini perlu mendapat perhatian, karena banyak hal negatif yang disebarkan dengan sengaja, seperti bahasa (ujaran) kebencian banyak yang diunggah pada laman instagram.
Pembahasan dalam penelitian ini berfokus pada bahasa (ujaran) kebencian yang terdapat pada laman instagram Warga Empang.
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik bahasa (ujaran) kebencian yang dilakukan oleh Kartika Damayanti kepada Ayu Ting-Ting pada laman instagram.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik telaah pustaka dan teknik catat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 bentuk (karakteristik) bahasa (ujaran) kebencian pada laman instagram yang bernama Warga Empang, dengan jumlah presentase (1) Bentuk penghinaan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 23 data dengan presentase 45,10%, (2) Bentuk pencemaran nama baik diperoleh jumlah kalimat sebanyak 8 data dengan presentase 15,69%, (3) Bentuk penistaan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 1 data dengan presentase 1,96%, (4) Bentuk perbuatan tidak menyenangkan diperoleh jumlah kalimat sebanyak 2 data dengan presentase 3,92%, (5) Bentuk memprovokasi diperoleh jumlah kalimat sebanyak 6 data dengan presentase 11,76%, (6) Bentuk menghasut diperoleh jumlah kalimat sebanyak 7 data dengan presentase 13,73%, 7) Bentuk penyebaran berita bohong diperoleh jumlah kalimat sebanyak 4 data dengan presentase 7,84%.
Hasil yang muncul terlihat dari total frekuensi tertinggi ada pada bahasa (ujaran) kebencian bentuk penghinaan dengan jumlah presentase sebanyak 45,10%.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa pada unggahan caption (keterangan)  pada laman instagram Warga Empang cenderung tidak santun.
 Kata kunci: bahasa, ujaran kebencian, kesantunan berbahasa, instagram.

Related Results

DETEKSI UJARAN KEBENCIAN PADA TWITTER BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING: REVIU LITERATUR
DETEKSI UJARAN KEBENCIAN PADA TWITTER BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING: REVIU LITERATUR
Meningkatnya pengguna media sosial mengakibatkan peningkatan aktifitas komunikasi antar warganet dalam media daring. Misalnya media twitter, warganet dapat berkomunikasi melalui tw...
Ujaran Kebencian dalam Perspektif Teori Kepribadian dalam Psikologi
Ujaran Kebencian dalam Perspektif Teori Kepribadian dalam Psikologi
The development of social media makes it easy to communicate remotely. Apart from making it easier, social media is often used by some individuals to express anger in the form of u...
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Abstract. Social media is now an important platform in disseminating information, especially da'wah. Instagram as one of the social media that is now almost used by all groups, has...
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Communication is one of the basic human basic needs in living life as a social creature. Along with the development of the times that there is technology developing until social me...
Optimalisasi Instagram sebagai Media Dakwah
Optimalisasi Instagram sebagai Media Dakwah
Abstract: Instagram is a part of mass communication and social networking that requires internet access to upload content. Instagram has several features that can be utilized by da...
Efektivitas dakwah LDK Al-intisyar di media sosial instagram terhadap sikap dan kepercayaan anggota LDK Al-intisyar
Efektivitas dakwah LDK Al-intisyar di media sosial instagram terhadap sikap dan kepercayaan anggota LDK Al-intisyar
AbstractFast-paced progress from time to time, social media has undergone a significant change, the article in almost all aspects of human life cannot be separated from social medi...

Back to Top