Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Swaddle Bath Mempertahankan Suhu Pada Bayi Prematur

View through CrossRef
Ancaman terbesar bagi bayi prematur yang baru lahir adalah perubahan suhu di dalam uterus dan suhu ruangan yang dapat mengakibatkan hipotermia. Prosedur mandi juga memiliki resiko untuk menjadi penyebab hipotermi pada bayi prematur khususnya.  Swaddle bath dapat menghalangi kehilangan panas melalui mekanisme konveksi, konduksi, evaporasi maupun radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas swaddle bath dalam menjaga kestabilan suhu tubuh. Melibatkan 50 bayi prematur yang memiliki berat >1500 gram dan suhu tubuh >350C- ≥37.50C yang dibagi menjadi kelompok swaddle bath dan kelompok conventional bath. Metode penelitian quasi-experimental pretest- posttest control di RSUD Al Ihsan Jawa Barat selama 1 bulan. Uji statistik menggunakan wilcoxon test untuk menguji data pre dan post test diantara  masing- masing kelompok dan uji Mann Whitney untuk menguji data post tes diantara dua kelompok. Hasil analisa terbukti swaddle bath dapat mempertahankan suhu  tubuh dengan p 0.018 < α 0.05. Simpulan dari penelitian  ini  adalah  teknik  swaddle  bath dapat mempertahankan kestabilan suhu tubuh bayi prematur setelah prosedur mandi. Disarankan teknik memandikan tersebut dijadikan sebagai prosedur tetap untuk memandikan bayi prematur di ruang perawatan perinatalogi.
Title: Swaddle Bath Mempertahankan Suhu Pada Bayi Prematur
Description:
Ancaman terbesar bagi bayi prematur yang baru lahir adalah perubahan suhu di dalam uterus dan suhu ruangan yang dapat mengakibatkan hipotermia.
Prosedur mandi juga memiliki resiko untuk menjadi penyebab hipotermi pada bayi prematur khususnya.
  Swaddle bath dapat menghalangi kehilangan panas melalui mekanisme konveksi, konduksi, evaporasi maupun radiasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas swaddle bath dalam menjaga kestabilan suhu tubuh.
Melibatkan 50 bayi prematur yang memiliki berat >1500 gram dan suhu tubuh >350C- ≥37.
50C yang dibagi menjadi kelompok swaddle bath dan kelompok conventional bath.
Metode penelitian quasi-experimental pretest- posttest control di RSUD Al Ihsan Jawa Barat selama 1 bulan.
Uji statistik menggunakan wilcoxon test untuk menguji data pre dan post test diantara  masing- masing kelompok dan uji Mann Whitney untuk menguji data post tes diantara dua kelompok.
Hasil analisa terbukti swaddle bath dapat mempertahankan suhu  tubuh dengan p 0.
018 < α 0.
05.
Simpulan dari penelitian  ini  adalah  teknik  swaddle  bath dapat mempertahankan kestabilan suhu tubuh bayi prematur setelah prosedur mandi.
Disarankan teknik memandikan tersebut dijadikan sebagai prosedur tetap untuk memandikan bayi prematur di ruang perawatan perinatalogi.

Related Results

Effects of Swaddle Bath on Temperature, Heart Rate and Oxygen Saturation in Premature Infants
Effects of Swaddle Bath on Temperature, Heart Rate and Oxygen Saturation in Premature Infants
Indonesia has the fifth highest rates of preterm birth. The action of premature infants bathing every day may result in stress. A swaddle bath is a technique of bathing to provide ...
EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR
EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR
Latar Belakang: Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada gestasi kurang dari 37 minggu dihitung dari periode menstruasi terakhir. Pada bayi prematur dengan usia gestasi yang belum...
Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
Bayi prematur sebagian besar lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Perawatan bayi prematur membutuhkan perhatian yang intensif. Perawatan ini bertujuan untuk meningkatkan b...
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
ABSTRACT Infant morbidity and mortality rates are influenced by various factors, including the circumstances at birth, in this case babies born with low birth weight or LBW. One of...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
 Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggii karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonat...
PENERAPAN TERAPI MUSIK LULLABY RESPIRATION RATE PADA BAYI PREMATUR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN
PENERAPAN TERAPI MUSIK LULLABY RESPIRATION RATE PADA BAYI PREMATUR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN
Kelahiran bayi prematur masih menjadi masalah kesehatan bayi di Indonesia maupun dibeberapa negara karena kelahiran bayi prematur menyumbang 60% penyebab kematian neonatus. Masalah...

Back to Top