Javascript must be enabled to continue!
KEANEKARAGAMAN JENIS HERPETOFAUNA PADA KAWASAN LINDUNG BUKIT RENTAP KABUPATEN SINTANG
View through CrossRef
Bukit Rentap merupakan salah satu dari bentang alam yang ada di kabupaten Sintang dengan status sebagai kawasan lindung. Potensi hutan selain keanekaragaman hayati, juga menyediakan jasa lingkungan berupa sumber air dan keindahan panorama. Kawasan ini juga merupakan habitat herpetofauna, yang berperan dalam ekosistem dan bioindikator lingkungan, predator hama dan serangga yang merugikan manusia. Keterbatasan informasi tentang herpetofauna masih kurang terdokumentasi khususnya di kawasan Bukit Rentap. Penelitian mengenai keanekaragaman reptil dan amfibi dilakukan di habitat akuatik dan terestrial dalam kawasan lindung Bukit Rentap Kabupaten Sintang. Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman jenis herpetofauna yang terdapat dalam kawasan lindung Bukit Rentap Kabupaten Sintang. Pengumpulan data herpetofauna dilakukan dengan metode Visual Ecounter Survey (VES) dimodifikasi dengan Time Search dan penjelajahan pada ekosistem akuatik dan teresterial. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 14 jenis herpetofauna yang terdiri dari 7 jenis amfibi dari 5 famili dan reptil 7 jenis dari 6 famili. Ada 2 jenis yang masuk kategori terancam (EN: Endangered) dalam daftar merah IUCN maupun appendiks II CITES yaitu Limnonectes melasianus dan Staurois guttatus kedua jenis ini merupakan kelompok amfibi. Keberadaan herpetofauna ini didukung oleh adanya berbagai mikrohabitat karena berkaitan dengan pola aktivitas dan sebaran ekologis. Perlindungan kawasan ini sangat penting mengingat makin meningkatnya desakan perubahan kawasan hutan untuk peruntukan lain.
Title: KEANEKARAGAMAN JENIS HERPETOFAUNA PADA KAWASAN LINDUNG BUKIT RENTAP KABUPATEN SINTANG
Description:
Bukit Rentap merupakan salah satu dari bentang alam yang ada di kabupaten Sintang dengan status sebagai kawasan lindung.
Potensi hutan selain keanekaragaman hayati, juga menyediakan jasa lingkungan berupa sumber air dan keindahan panorama.
Kawasan ini juga merupakan habitat herpetofauna, yang berperan dalam ekosistem dan bioindikator lingkungan, predator hama dan serangga yang merugikan manusia.
Keterbatasan informasi tentang herpetofauna masih kurang terdokumentasi khususnya di kawasan Bukit Rentap.
Penelitian mengenai keanekaragaman reptil dan amfibi dilakukan di habitat akuatik dan terestrial dalam kawasan lindung Bukit Rentap Kabupaten Sintang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman jenis herpetofauna yang terdapat dalam kawasan lindung Bukit Rentap Kabupaten Sintang.
Pengumpulan data herpetofauna dilakukan dengan metode Visual Ecounter Survey (VES) dimodifikasi dengan Time Search dan penjelajahan pada ekosistem akuatik dan teresterial.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 14 jenis herpetofauna yang terdiri dari 7 jenis amfibi dari 5 famili dan reptil 7 jenis dari 6 famili.
Ada 2 jenis yang masuk kategori terancam (EN: Endangered) dalam daftar merah IUCN maupun appendiks II CITES yaitu Limnonectes melasianus dan Staurois guttatus kedua jenis ini merupakan kelompok amfibi.
Keberadaan herpetofauna ini didukung oleh adanya berbagai mikrohabitat karena berkaitan dengan pola aktivitas dan sebaran ekologis.
Perlindungan kawasan ini sangat penting mengingat makin meningkatnya desakan perubahan kawasan hutan untuk peruntukan lain.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
SEJARAH KOTA SINTANG DARI 1822 –1900-an
SEJARAH KOTA SINTANG DARI 1822 –1900-an
Abstrak: Penelitian ini bertujuan membahas sejarah Sintang dari tahun 1822 – 1900-an yang dibagi dalam empat periode yaitu Kerajaan Sintang, Sintang pada masa Kolonial Belanda dan ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Bukit Tangkiling Di Kecamatan Bukit Batu
Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Bukit Tangkiling Di Kecamatan Bukit Batu
Penelitian ini mengkaji kesesuaian pengembangan daerah wisata di Kawasan Bukit Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu . Alasan penelitian ini dilakukan karena daerah Kawasan Bukit Tang...
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
ABSTRAKStudi Geologi Karst Sebagai Kawasan Lindung Geologi Di Kabupaten Muna Dan Kabupaten Muna Barat (Dibimbing oleh Muh Tufaila Hemon, sebagai Pembimbing I dan La Ode Ngkoimani, ...
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
Keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam dan sangatlah tinggi. Keanekaragaman hayati tersebut diantaranya ialah keanekaragaman dari tumbuhan yang tersebar...
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
Tulisan ini bertujuan menjelaskan sejumlah data arkeologi, tradisi dan lingkungan okupasi manusia di Kabupaten Luwu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei dan ekskavasi. ...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...

