Javascript must be enabled to continue!
MANAJEMEN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA
View through CrossRef
Banyaknya bencana yang melanda Negara Indonesia, maka tim pengabdian pada masyarakat telah melaksanakan Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan tujuan: (1) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Pembuatan Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Pembuatan Tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Melakukan Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan kegiatan ekstra kurikuler pramuka kepada siswa sejak dini. Kegiatan dilaksankanan melalui metode bentuk sosialisasi, simulasi, demonstrasi, pembuatan alat peraga, dan pembuatan dokumen terkait manajemen Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Pelaksanaan kegiatan manajemen DESTANA ini yaitu selama 45 hari melalui program KKS PPM DESTANA yang melibatkan personil dari BPBD Kabupaten Boalemo dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berjumllah 30 mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini berupa: (1) Terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Terbentuknya Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Adanya Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Adanya tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Dilaksanakannya Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Dilaksanakannya Sosialisasi dan Simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan ekstra kurikuler Pramuka kepada siswa sejak dini di Desa Apitalawu dan Desa Towayu.
Title: MANAJEMEN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA
Description:
Banyaknya bencana yang melanda Negara Indonesia, maka tim pengabdian pada masyarakat telah melaksanakan Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan tujuan: (1) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Pembuatan Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Pembuatan Tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Melakukan Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan kegiatan ekstra kurikuler pramuka kepada siswa sejak dini.
Kegiatan dilaksankanan melalui metode bentuk sosialisasi, simulasi, demonstrasi, pembuatan alat peraga, dan pembuatan dokumen terkait manajemen Desa Tangguh Bencana (DESTANA).
Pelaksanaan kegiatan manajemen DESTANA ini yaitu selama 45 hari melalui program KKS PPM DESTANA yang melibatkan personil dari BPBD Kabupaten Boalemo dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berjumllah 30 mahasiswa.
Hasil dari kegiatan ini berupa: (1) Terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Terbentuknya Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Adanya Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Adanya tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Dilaksanakannya Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Dilaksanakannya Sosialisasi dan Simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan ekstra kurikuler Pramuka kepada siswa sejak dini di Desa Apitalawu dan Desa Towayu.
Related Results
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi Berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kec. Baros, Kota Sukabumi
Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi Berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kec. Baros, Kota Sukabumi
Pengabdian ini berjudul Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kecamatan Baros Kota Sukabum...
MANAJEMEN DAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGEMBANGAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
MANAJEMEN DAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGEMBANGAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
Bencana alam merupakan acaman besar bagi Indonesia. Selama tahun 2020, dilaporkan terjadi bencana sejumlah 2.939 kejadian di Indonesia. Kabupaten Magelang merupakan salah satu wi...
Pembinaan Model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) di Wilayah Kerja Kota Langsa
Pembinaan Model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) di Wilayah Kerja Kota Langsa
ABSTRAK Bencana tahunan yang masih sering terjadi di Kota Langsa adalah banjir yang banyak menyebabkan kerugian materil dan immateril. Beberapa Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kot...
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
Upaya manajemen bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini memerlukan dukungan dari media massa
dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat. Degradasi lingkungan dan gl...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...

