Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan mayarakat Desa Bendewuta menuju Desa Tangguh Bencana
View through CrossRef
Desa Bendewuta merupakan daerah yang dilanda bencana banjir hampir setiap tahun. Ancaman/bahaya yang ada ini bertemu dengan kondisi sosial-budaya, ekonomi, fisik, dan lingkungan yang rentan tanpa didukung oleh kapasitas pemerintah dan masyarakat yang baik, menjadikan ancaman tersebut dapat menjelma menjadi risiko bencana. Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan ketanguhan desa Bendewuta dalam penghadapi bencana dengan cara pendampingan dan pemberdayaan desa menjadi desa tangguh bencana (Destana). Metode yang digunakan adalah Focused Group Discussion (Diskusi Kelompok Terarah) serta lokal latih yang megutamakan patisipasi pemerintah dan masyarakat desa. Kegiatan yang dilakukan berupa pengkajian risiko partisipatif, penguatan regulasi, penguatan pengelolaan risiko bencana, penguatan kualitas layanan dasar, dan penguatan sistem kesiapsiagaan untuk mendukung kegiatan tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana. Terlaksananya program-program dari tahapan kegiatan menunjukan bahwa Desa Bendewuta telah memenuhi indikator yang menggambarkan ketangguhan Desa terhadap bencana meliputi komponen legislasi, perencanaan, kelembagaan, pengembangan kapasitas, dan penyelenggaraan penanggulangan bencana. Hal ini menunjukan keberhasilan pemberdayaan desa Bendewuta menjadi Desa Tangguh bencana.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Pemberdayaan mayarakat Desa Bendewuta menuju Desa Tangguh Bencana
Description:
Desa Bendewuta merupakan daerah yang dilanda bencana banjir hampir setiap tahun.
Ancaman/bahaya yang ada ini bertemu dengan kondisi sosial-budaya, ekonomi, fisik, dan lingkungan yang rentan tanpa didukung oleh kapasitas pemerintah dan masyarakat yang baik, menjadikan ancaman tersebut dapat menjelma menjadi risiko bencana.
Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan ketanguhan desa Bendewuta dalam penghadapi bencana dengan cara pendampingan dan pemberdayaan desa menjadi desa tangguh bencana (Destana).
Metode yang digunakan adalah Focused Group Discussion (Diskusi Kelompok Terarah) serta lokal latih yang megutamakan patisipasi pemerintah dan masyarakat desa.
Kegiatan yang dilakukan berupa pengkajian risiko partisipatif, penguatan regulasi, penguatan pengelolaan risiko bencana, penguatan kualitas layanan dasar, dan penguatan sistem kesiapsiagaan untuk mendukung kegiatan tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana.
Terlaksananya program-program dari tahapan kegiatan menunjukan bahwa Desa Bendewuta telah memenuhi indikator yang menggambarkan ketangguhan Desa terhadap bencana meliputi komponen legislasi, perencanaan, kelembagaan, pengembangan kapasitas, dan penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Hal ini menunjukan keberhasilan pemberdayaan desa Bendewuta menjadi Desa Tangguh bencana.
Related Results
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
Pembinaan Model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) di Wilayah Kerja Kota Langsa
Pembinaan Model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) di Wilayah Kerja Kota Langsa
ABSTRAK Bencana tahunan yang masih sering terjadi di Kota Langsa adalah banjir yang banyak menyebabkan kerugian materil dan immateril. Beberapa Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kot...
MANAJEMEN DAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGEMBANGAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
MANAJEMEN DAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGEMBANGAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
Bencana alam merupakan acaman besar bagi Indonesia. Selama tahun 2020, dilaporkan terjadi bencana sejumlah 2.939 kejadian di Indonesia. Kabupaten Magelang merupakan salah satu wi...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi Berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kec. Baros, Kota Sukabumi
Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi Berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kec. Baros, Kota Sukabumi
Pengabdian ini berjudul Penerapan Ilmu Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat PMI Kota Sukabumi berdampak pada Kelurahan Tangguh Bencana Kelurahan Baros Kecamatan Baros Kota Sukabum...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak
UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...

