Javascript must be enabled to continue!
Isolasi dan Identifikasi Jamur Xerofilik pada Jamu Serbuk Pegal Linu di Mojosongo, Surakarta
View through CrossRef
Jamur xerofilik sering tumbuh pada produk yang kering, seperti jamu serbuk dan rempah-rempah (Askun dkk, 2007). Produk yang terkontaminasi jamur xerofilik berpotensi mengandung mikotoksin yang berbahaya bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi keberadaan jamur xerofilik pada jamu serbuk pegal linu di Mojosongo, Surakarta.
Penelitian ini termasuk penelitian observasional, pengambilan sampel dilakukan secara random. Sampel jamu serbuk pegal linu diambil di wilayah Mojosongo, Surakarta terdiri dari 2 sampel jamu ber merk (sampel A dan B) dan 2 sampel jamu tidak ber merk (sampel C dan D). Inokulasi dilakukan dengan tehnik taburan pada media DG 18 (Dichloran 18% Gliserol). Dari hasil penelitian ini terbukti bahwa secara mikologis, jamu yang tidak ber merk belum tentu kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan jamu yang ber merk. Jumlah koloni pada jamu tidak ber merk lebih sedikit dibandingkan jumlah koloni pada jamu ber merk. Hasil inkubasi ke empat sampel jamu pegal linu semuanya menunjukkan adanya kontaminasi jamur xerofilik. Pada sampel A (ber merk) ditemukan ada 4 jenis jamur yaitu, E. chevalieri, E. amstlelodami, E. herbariorum dan E. repens. Jamur yang tumbuh pada sampel B (ber merk) ada 7 jenis yaitu, Eurotium repens, Eurotium chevalieri, Eurotium amstelodami, Aspergillus niger, Fusarium solani, Absidia corymbifera, dan Neosatorya fisheri. Jamur yang tumbuh pada sampel C (tidak ber merk) ada 6 jenis yaitu, Eurotium repens, A. candidus, A. niger, A. fumigatus, Moniliella suaveolens dan Epicoccum nigrum. Jamur yang tumbuh pada sampel D (tidak bermerk) ada 2 jenis yaitu, A. ochraceus dan A. terreus.
Kata kunci : xerofilik, jamu serbuk, pegal linu
Title: Isolasi dan Identifikasi Jamur Xerofilik pada Jamu Serbuk Pegal Linu di Mojosongo, Surakarta
Description:
Jamur xerofilik sering tumbuh pada produk yang kering, seperti jamu serbuk dan rempah-rempah (Askun dkk, 2007).
Produk yang terkontaminasi jamur xerofilik berpotensi mengandung mikotoksin yang berbahaya bagi kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi keberadaan jamur xerofilik pada jamu serbuk pegal linu di Mojosongo, Surakarta.
Penelitian ini termasuk penelitian observasional, pengambilan sampel dilakukan secara random.
Sampel jamu serbuk pegal linu diambil di wilayah Mojosongo, Surakarta terdiri dari 2 sampel jamu ber merk (sampel A dan B) dan 2 sampel jamu tidak ber merk (sampel C dan D).
Inokulasi dilakukan dengan tehnik taburan pada media DG 18 (Dichloran 18% Gliserol).
Dari hasil penelitian ini terbukti bahwa secara mikologis, jamu yang tidak ber merk belum tentu kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan jamu yang ber merk.
Jumlah koloni pada jamu tidak ber merk lebih sedikit dibandingkan jumlah koloni pada jamu ber merk.
Hasil inkubasi ke empat sampel jamu pegal linu semuanya menunjukkan adanya kontaminasi jamur xerofilik.
Pada sampel A (ber merk) ditemukan ada 4 jenis jamur yaitu, E.
chevalieri, E.
amstlelodami, E.
herbariorum dan E.
repens.
Jamur yang tumbuh pada sampel B (ber merk) ada 7 jenis yaitu, Eurotium repens, Eurotium chevalieri, Eurotium amstelodami, Aspergillus niger, Fusarium solani, Absidia corymbifera, dan Neosatorya fisheri.
Jamur yang tumbuh pada sampel C (tidak ber merk) ada 6 jenis yaitu, Eurotium repens, A.
candidus, A.
niger, A.
fumigatus, Moniliella suaveolens dan Epicoccum nigrum.
Jamur yang tumbuh pada sampel D (tidak bermerk) ada 2 jenis yaitu, A.
ochraceus dan A.
terreus.
Kata kunci : xerofilik, jamu serbuk, pegal linu.
Related Results
Analisis Kandungan Parasetamol pada Jamu Pegal Linu yang Diperdagangkan di Kabupaten Brebes
Analisis Kandungan Parasetamol pada Jamu Pegal Linu yang Diperdagangkan di Kabupaten Brebes
Pendahuluan: Jamu merupakan obat tradisional yang telah digunakan masyarakat Indonesia untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya yaitu pegal linu. Persaingan industri jamu y...
Analisis Senyawa Bahan Kimia Obat Deksametason Jamu Pegal Linu “X” Dan “Y” Dengan Spektrofotometer Uv-Vis
Analisis Senyawa Bahan Kimia Obat Deksametason Jamu Pegal Linu “X” Dan “Y” Dengan Spektrofotometer Uv-Vis
Jamu banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, menurut RISKESDAS 2018, 48% masyarakat Indonesia memanfaatkan produk jadi jamu salah satunya jamu pegal linu. Jamu pegal linu diko...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Budidaya jamur tiram merupakan salah satu usaha di bidang agribisnis yang memiliki peluang bisnis cukup besar. Langgeng Kerso Jamur ialah salah satu usaha budidaya jamur tiram mili...
Optimization of HPLC Conditions for Analysis of Paracetamol in Jamu Pegal Linu in Pasar Besar Malang City Using Response Surface Methodology-Box-Behnken Design (RSM-BBD)
Optimization of HPLC Conditions for Analysis of Paracetamol in Jamu Pegal Linu in Pasar Besar Malang City Using Response Surface Methodology-Box-Behnken Design (RSM-BBD)
Based on the Indonesian Ministry of Health Regulation No.7 in 2012, herbal medicine is disallowed to contain synthetic chemicals or isolated products with medicinal properties. How...
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT DALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT DALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON
Sesuai dengan Permenkes No 007 tahun 2012 jamu dilarang ditambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) baik hasil isolasi maupun sintetik. Namun beberapa penelitian sebelumnya menemukan pada b...
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF BAHAN KIMIA OBAT (BKO) ANTALGIN PADA JAMU PEGAL LINU TIDAK BPOM YANG BEREDAR DI WILAYAH AJIBARANG
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF BAHAN KIMIA OBAT (BKO) ANTALGIN PADA JAMU PEGAL LINU TIDAK BPOM YANG BEREDAR DI WILAYAH AJIBARANG
Penambahan BKO dalam jamu sangat dilarang, karena dapat mengakibatkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh, yang sering ditambahkan BKO adalah jamu pegal linu seperti antalgin. T...

