Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah

View through CrossRef
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur masih dirasakan kurang sehingga potensi jamur yang seharusnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan hidup juga tidak dapat dirasakan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman jenis jamur Basidiomycota yang berpotensi sebagai jamur obat serta jamur yang dapat dikonsumsi (bahan pangan) bagi masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan orientasi lapangan dan penentuan lokasi penelitian kemudian membuat plot penelitian dengan ukuran plot 200 x 150 m atau 3 ha sebanyak satu 1 buah. Pada plot tersebut dibuat jalur pengamatan jamur sebanyak 8 jalur, jarak antar jalur adalah 5 m dan lebar jalur 20 m. Plot penelitian ini dibuat di masing-masing desa lokasi penelitian. Selanjutnya dilakukan eksplorasi jenis jamur, koleksi dan identifikasi jenis jamur yang terdapat di hutan alam di kedua desa serta melakukan wawancara dengan masyarakat lokal mengenai pengenalan dan pemanfatan jamur. Hasil penelitian diperoleh 7 famili dan 46 jenis jamur Badisiomycetes di hutan alam desa Bawan, jamur yang dominan adalah Ganoderma sp dari famili Ganodermataceae sedangkan di desa Ramang ditemukan 8 famili dan 36 jenis jamur Basidiomycetes dengan jamur yang mendominasi adalah jenis Trametes versicolor dari famili Polyporaceae. Berdasarkan informasi dari masyarakat lokal tidak banyak ditemukan jenis jamur pangan dan jamur yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Terdapat 2 jenis yang sering dikonsumsi oleh masyarakat local yaitu jamur kuping (Auricularia delicate) dan jamur tiram (Pleurotus sp.) serta jamur yang dapat digunakan sebagai obat adalah jamur Ganoderma lucidum, sementara jenis jamur lain yang ditemukan sebagian belum dapat diidentifikasi, namun sebagian lagi termasuk jamur parasit dan jamur beracun. Kata kunci: Biodiversitas, Basidiomycetes, Biobanking
Universitas Palangka Raya
Title: Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Description:
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur masih dirasakan kurang sehingga potensi jamur yang seharusnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan hidup juga tidak dapat dirasakan oleh masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman jenis jamur Basidiomycota yang berpotensi sebagai jamur obat serta jamur yang dapat dikonsumsi (bahan pangan) bagi masyarakat lokal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan orientasi lapangan dan penentuan lokasi penelitian kemudian membuat plot penelitian dengan ukuran plot 200 x 150 m atau 3 ha sebanyak satu 1 buah.
Pada plot tersebut dibuat jalur pengamatan jamur sebanyak 8 jalur, jarak antar jalur adalah 5 m dan lebar jalur 20 m.
Plot penelitian ini dibuat di masing-masing desa lokasi penelitian.
Selanjutnya dilakukan eksplorasi jenis jamur, koleksi dan identifikasi jenis jamur yang terdapat di hutan alam di kedua desa serta melakukan wawancara dengan masyarakat lokal mengenai pengenalan dan pemanfatan jamur.
Hasil penelitian diperoleh 7 famili dan 46 jenis jamur Badisiomycetes di hutan alam desa Bawan, jamur yang dominan adalah Ganoderma sp dari famili Ganodermataceae sedangkan di desa Ramang ditemukan 8 famili dan 36 jenis jamur Basidiomycetes dengan jamur yang mendominasi adalah jenis Trametes versicolor dari famili Polyporaceae.
Berdasarkan informasi dari masyarakat lokal tidak banyak ditemukan jenis jamur pangan dan jamur yang dapat dimanfaatkan sebagai obat.
Terdapat 2 jenis yang sering dikonsumsi oleh masyarakat local yaitu jamur kuping (Auricularia delicate) dan jamur tiram (Pleurotus sp.
) serta jamur yang dapat digunakan sebagai obat adalah jamur Ganoderma lucidum, sementara jenis jamur lain yang ditemukan sebagian belum dapat diidentifikasi, namun sebagian lagi termasuk jamur parasit dan jamur beracun.
Kata kunci: Biodiversitas, Basidiomycetes, Biobanking.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, pada umumnya sangat bergantung pada hasil hutan, baik itu hasil hutan berupa kayu maupun hasil hutan yang bukan berupa kayu. Kebutuhan mas...
Pembuatan Dan Pengujian Posisi Dudukan Pisau Mesin Chopper Pencacah Batang Jagung
Pembuatan Dan Pengujian Posisi Dudukan Pisau Mesin Chopper Pencacah Batang Jagung
Jagung merupakan salah satu tanaman pangan primer kedua sehabis padi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan ternak sebab hampir keseluruhan bagian tumbuhan ini bisa dima...
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN PULANG PISAU
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN PULANG PISAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sektor pertanian dalam penyerapan tenaga kerja. Penelitian in di lakukan di Kabupaten Pulang pisau. Data yang digunakan adalah data ...
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
Budidaya jamur tiram di Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara, bisa menjadi alternatif untuk memberdayakan komunitas lokal untuk menjadi masyarakat yang lebih produktif serta seb...
Biobanking as a research accelerator: the perspectives of medical students and interns at a saudi university
Biobanking as a research accelerator: the perspectives of medical students and interns at a saudi university
Background Biobanks play a significant role in the storage of biological samples for medical research, disease diagnosis at an early stage, treatment, and drug ...
Literasi Teknologi untuk Budidaya Jamur
Literasi Teknologi untuk Budidaya Jamur
Kabupaten Karawang memiliki lahan pertanian yang dapat mendukung budidaya jamur. Pendapatan budidaya jamur yang menjanjikan maka perlu adanya sosialiasi pemanfaatan teknologi. Peng...

Back to Top