Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal

View through CrossRef
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hingga Merauke. Tepatnya di daerah Banten, terdapat suku asli yaitu Baduy. Suku Baduy dikenal dengan budayanya yang sangat kental, menjaga tradisi nenek moyangnya, dan mampu hidup harmonis dengan alam. Suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok, Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar. Suku Baduy Dalam atau bisa disebut juga Urang Baduy atau Suku Asli dari Suku Baduy. Mereka hingga saat ini masih memegang teguh hukum adat istiadat mereka sebagai pedoman hidup, berbeda dengan Suku Baduy Luar yang sudah mulai terbuka dan sudah beradaptasi dengan modernisasi. Penelitian ini memaparkan adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal. Lokasi pengamatan suku baduy luar yang diamati penelitian ini yaitu Desa Kanekes, Banten. Pengumpulan data dilakukan dengan meninjau artikel ilmiah dan kemudian di observasi bersama. Penelitian ini mendapati arus modernisasi tidak membuat masyarakat Suku Baduy terkontaminasi dunia luar untuk memanfaatkan hutan tanpa memikirkan jangka panjang. Dilihat dari cara bertahan hidup, walaupun mereka terbagi menjadi dua kelompok, Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar, dalam hal mata pencaharian, kelompok tersebut masih bergantung pada Sumber Daya Alam di sekitar. Prinsip hidup masyarakat Suku Baduy adalah setia menjaga keberlangsungan alam dan kelestarian lingkungan.
Title: Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Description:
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman.
Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku.
Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hingga Merauke.
Tepatnya di daerah Banten, terdapat suku asli yaitu Baduy.
Suku Baduy dikenal dengan budayanya yang sangat kental, menjaga tradisi nenek moyangnya, dan mampu hidup harmonis dengan alam.
Suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok, Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar.
Suku Baduy Dalam atau bisa disebut juga Urang Baduy atau Suku Asli dari Suku Baduy.
Mereka hingga saat ini masih memegang teguh hukum adat istiadat mereka sebagai pedoman hidup, berbeda dengan Suku Baduy Luar yang sudah mulai terbuka dan sudah beradaptasi dengan modernisasi.
Penelitian ini memaparkan adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal.
Lokasi pengamatan suku baduy luar yang diamati penelitian ini yaitu Desa Kanekes, Banten.
Pengumpulan data dilakukan dengan meninjau artikel ilmiah dan kemudian di observasi bersama.
Penelitian ini mendapati arus modernisasi tidak membuat masyarakat Suku Baduy terkontaminasi dunia luar untuk memanfaatkan hutan tanpa memikirkan jangka panjang.
Dilihat dari cara bertahan hidup, walaupun mereka terbagi menjadi dua kelompok, Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar, dalam hal mata pencaharian, kelompok tersebut masih bergantung pada Sumber Daya Alam di sekitar.
Prinsip hidup masyarakat Suku Baduy adalah setia menjaga keberlangsungan alam dan kelestarian lingkungan.

Related Results

Baduy Indigenous People's Food Accessibility Through Social Forest Management
Baduy Indigenous People's Food Accessibility Through Social Forest Management
AbstractFood Accessibility of the Baduy community through social forestry can increase the food security of the community, which in turn will also affect the welfare of the Baduy. ...
Harmoni dan Toleransi dalam Keragaman (Studi Kasus Umat Beragama pada Masyarakat Suku Baduy Lebak Banten)
Harmoni dan Toleransi dalam Keragaman (Studi Kasus Umat Beragama pada Masyarakat Suku Baduy Lebak Banten)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (1) Untuk mengetahui tentang keberagaman agama masyarakat suku Baduy, (2) Untuk mengetahui bentuk kerukunan dan tol...
Advancement of Baduy Muslims (Historical Overview of Religious Conversion in The Baduy Community)
Advancement of Baduy Muslims (Historical Overview of Religious Conversion in The Baduy Community)
Many people think that the Baduy people are very fanatical in carrying out their customary system and at the same time rejecting outside influences, including Islam. However, resea...
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Krisis pangan global, perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan kerentanan sistem pangan modern mendorong pentingnya pengembangan model pangan berkelanjutan berbasis komunitas lok...
Eksistensi dan Keberlanjutan Budaya Baduy Luar Berbasis Permainan Tradisional
Eksistensi dan Keberlanjutan Budaya Baduy Luar Berbasis Permainan Tradisional
Traditional games activities are fun activities carried out by children, adolescents and adults, which are important for the development of abilities, character, morals and emotion...
Pemanfaatan Digitalisasi Pemasaran bagi UKM Suku Baduy di Provinsi Banten
Pemanfaatan Digitalisasi Pemasaran bagi UKM Suku Baduy di Provinsi Banten
Suku Baduy dikenal karena budayanya yang unik dan sangat mentaati aturan adat yang mengatur berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka. Aktivitas ekonomi suku Baduy terutama bersu...
MADRASAH WIWITAN DI BADUY LUAR
MADRASAH WIWITAN DI BADUY LUAR
AbstractThis paper is the result of research that reveals the role of the Alam Wiwitan madrasah in providing educational services to  Baduy community in Cicakal Girang as an area i...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...

Back to Top