Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS NILAI RELIGIUS PADA CERPEN “KETIKA LAUT MARAH” KARYA WIDYA SUWARNA

View through CrossRef
The problem of this article discusses the analysis of religious values related to the short story entitled Ketika Laut Marah by Widya Suwarna. This research aims to understand how religious teachings affect the lives and behaviors of the characters in the story, as well as convey the moral and spiritual messages that the author wants to convey to the reader. This research uses a qualitative descriptive method, focusing on the identification and interpretation of religious values, both directly and implicitly conveyed in short stories. Data collection techniques involve the process of reading techniques, note-taking techniques, and listening techniques. The data was analyzed using literature studies that referred to online scientific journals. The results of this study describe and identify religious values, such as patience, faith, forgiveness, and tawakal, which are reflected through the characters, conflicts, and intrinsic structures in the short stories. The researcher will also analyze the application of religious teachings in the story and evaluate the role of these teachings in shaping character development. By interpreting the moral and spiritual messages that the author wants to convey, this research is expected to reveal the relevance of religious values in the story to the real life of the reader.   Permasalahan artikel ini membahas mengenai analisis nilai-nilai religius yang terkait dalam cerpen yang berjudul Ketika Laut Marah karya Widya Suwarna. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ajaran agama memengaruhi kehidupan dan perilaku tokoh dalam cerita, sekaligus menyampaikan pesan moral dan spiritual yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus pada pengidentifikasian dan interpretasi nilai-nilai religius, baik yang disampaikan secara langsung maupun tersirat dalam cerpen. Teknik pengumpulan data melibatkan proses teknik membaca, teknik mencatat, dan teknik menyimak. Data dianalisis menggunakan studi pustaka yang merujuk pada jurnal-jurnal ilmiah daring. Hasil penelitian ini menguraikan serta mengidentifikasi nilai-nilai religius, seperti kesabaran, keimanan, pengampunan, dan tawakal, yang tercermin melalui karakter, konflik, dan struktur intrinsik dalam cerpen. Peneliti juga akan menganalisis penerapan ajaran agama dalam cerita serta mengevaluasi peran ajaran tersebut dalam membentuk perkembangan karakter. Dengan menafsirkan pesan moral dan spiritual yang ingin disampaikan pengarang, penelitian ini diharapkan dapat mengungkap relevansi nilai-nilai religius dalam cerita dengan kehidupan nyata pembaca.
Title: ANALISIS NILAI RELIGIUS PADA CERPEN “KETIKA LAUT MARAH” KARYA WIDYA SUWARNA
Description:
The problem of this article discusses the analysis of religious values related to the short story entitled Ketika Laut Marah by Widya Suwarna.
This research aims to understand how religious teachings affect the lives and behaviors of the characters in the story, as well as convey the moral and spiritual messages that the author wants to convey to the reader.
This research uses a qualitative descriptive method, focusing on the identification and interpretation of religious values, both directly and implicitly conveyed in short stories.
Data collection techniques involve the process of reading techniques, note-taking techniques, and listening techniques.
The data was analyzed using literature studies that referred to online scientific journals.
The results of this study describe and identify religious values, such as patience, faith, forgiveness, and tawakal, which are reflected through the characters, conflicts, and intrinsic structures in the short stories.
The researcher will also analyze the application of religious teachings in the story and evaluate the role of these teachings in shaping character development.
By interpreting the moral and spiritual messages that the author wants to convey, this research is expected to reveal the relevance of religious values in the story to the real life of the reader.
  Permasalahan artikel ini membahas mengenai analisis nilai-nilai religius yang terkait dalam cerpen yang berjudul Ketika Laut Marah karya Widya Suwarna.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ajaran agama memengaruhi kehidupan dan perilaku tokoh dalam cerita, sekaligus menyampaikan pesan moral dan spiritual yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus pada pengidentifikasian dan interpretasi nilai-nilai religius, baik yang disampaikan secara langsung maupun tersirat dalam cerpen.
Teknik pengumpulan data melibatkan proses teknik membaca, teknik mencatat, dan teknik menyimak.
Data dianalisis menggunakan studi pustaka yang merujuk pada jurnal-jurnal ilmiah daring.
Hasil penelitian ini menguraikan serta mengidentifikasi nilai-nilai religius, seperti kesabaran, keimanan, pengampunan, dan tawakal, yang tercermin melalui karakter, konflik, dan struktur intrinsik dalam cerpen.
Peneliti juga akan menganalisis penerapan ajaran agama dalam cerita serta mengevaluasi peran ajaran tersebut dalam membentuk perkembangan karakter.
Dengan menafsirkan pesan moral dan spiritual yang ingin disampaikan pengarang, penelitian ini diharapkan dapat mengungkap relevansi nilai-nilai religius dalam cerita dengan kehidupan nyata pembaca.

Related Results

Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dalam cerpen Lelaki Ragi dan Perempuan Santan. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Lelaki Ragi dan ...
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan unsur batin pada cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lest...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Nilai Politik Dalam Kumpulan Cerpen “Tuan Dewan” Karya Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten
Nilai Politik Dalam Kumpulan Cerpen “Tuan Dewan” Karya Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten
Kasusastraan Bali merupakan seluruh pengetahuan yang tercipta dari hasil pikiran orang terdahulu di Bali yang ditulis menggunakan bahasa Bali dan aksara Bali. Salah satu kasusastra...

Back to Top