Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Gerakan Literasi pada Sekolah Ramah Anak

View through CrossRef
Gerakan literasi sekolah (GLS) merupakan suatu program yang telah dikeluarkan oleh pemerintah guna menumbuhkan budaya literasi dan pembiasaan perilaku positif kepada seluruh warga sekolah. Implementasi GLS diperlukan konsep sekolah yang ramah anak (SRA), agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan dan penggunaan program penunjang GLS pada SRA. Jenis penelitian yang digunakan yaitu  penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri Brebes 03. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan, 1) implementasi GLS pada SRA terdapat tiga tahapan yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran, disetiap tahapan pelaksanaan terdapat faktor pendukung dan penghambat. 2) penggunaan program penunjang seperti, pembiasaan membaca 15 menit, perpustakaan sekolah, sudut baca ramah anak, ruang kelas yang kaya teks literasi dan ramah anak, pembuatan mading, perpustakaan keliling daerah, dan pengadaan lomba literasi, yang dalam penggunaannya tidak lepas dari konsep ramah anak dengan memperhatikan karakteristik anak, kebutuhan sekolah, dan ketersediaan prasarana pendukung yang ada di SD Negeri Brebes 03.
Title: Implementasi Gerakan Literasi pada Sekolah Ramah Anak
Description:
Gerakan literasi sekolah (GLS) merupakan suatu program yang telah dikeluarkan oleh pemerintah guna menumbuhkan budaya literasi dan pembiasaan perilaku positif kepada seluruh warga sekolah.
Implementasi GLS diperlukan konsep sekolah yang ramah anak (SRA), agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal.
Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan dan penggunaan program penunjang GLS pada SRA.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu  penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri Brebes 03.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Teknik analisis data mengacu pada model analisis Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan, 1) implementasi GLS pada SRA terdapat tiga tahapan yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran, disetiap tahapan pelaksanaan terdapat faktor pendukung dan penghambat.
2) penggunaan program penunjang seperti, pembiasaan membaca 15 menit, perpustakaan sekolah, sudut baca ramah anak, ruang kelas yang kaya teks literasi dan ramah anak, pembuatan mading, perpustakaan keliling daerah, dan pengadaan lomba literasi, yang dalam penggunaannya tidak lepas dari konsep ramah anak dengan memperhatikan karakteristik anak, kebutuhan sekolah, dan ketersediaan prasarana pendukung yang ada di SD Negeri Brebes 03.

Related Results

Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...
Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SMA
Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi Sekolah Ramah Anak di SMAN 1 Ampek Angkek. Deskripsi tersebut terkait faktor pendukung dan penghambat dari pen...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Peningkatan minat baca anak usia dini dengan pojok literasi di TK ABA Sragan, Sendang Mulyo, Minggir, Sleman
Peningkatan minat baca anak usia dini dengan pojok literasi di TK ABA Sragan, Sendang Mulyo, Minggir, Sleman
Pendidikan anak usia tentunya melibatkan banyak aspek. Salah satunya adalah literasi dini. Literasi dini bukan berarti mengajarkan anak untuk membaca, namun bagaimana membangun aga...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
Pentingnya Edukasi Literasi Anak Diusia Dini
Pentingnya Edukasi Literasi Anak Diusia Dini
Edukasi literasi anak di usia dini sangat penting untuk membantu anak-anakmembangun kemampuan membaca, menulis, dan berbicara dengan baik. Anak-anak yangterbiasa dengan literasi se...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
Penerapan Metode Read Aloud dalam Meningkatkan Literasi Anak Usia Dini
Penerapan Metode Read Aloud dalam Meningkatkan Literasi Anak Usia Dini
Literasi merupakan rangkaian kecakapan yang meliputi membaca, menulis, dan berbicara, kecakapan berhitung, dan kecakapan dalam mengakses dan menggunakan informasi (Kemendikbud, 201...

Back to Top