Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA

View through CrossRef
Pembelajaran seni memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan pemahaman budaya pada anak-anak. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran seni adalah pengelompokan anak. Namun, belum banyak penelitian yang secara khusus memperhatikan implikasi pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran seni di kelas yang menerapkan pengelompokan anak. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan anak dalam pembelajaran seni memiliki dampak yang signifikan pada kreativitas siswa. Dalam kelompok, siswa saling mempengaruhi dan menginspirasi satu sama lain, memperluas kemungkinan eksplorasi kreatif, dan menghasilkan karya seni yang lebih inovatif. Selain itu, pengelompokan anak juga berkontribusi pada tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni. Mereka merasa lebih terlibat dalam proses pembelajaran, aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, dan memiliki tanggung jawab terhadap hasil kelompok mereka.Namun, penting untuk memperhatikan komposisi kelompok yang tepat dalam pengelompokan anak. Kelompok yang beragam dalam hal keterampilan seni, gaya berpikir, dan latar belakang budaya dapat meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa terhadap perspektif yang berbeda. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang implikasi pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa. Temuan ini dapat mendukung pengembangan strategi pengajaran seni yang lebih efektif dan inklusif. Rekomendasi praktis termasuk mempertimbangkan penggunaan pengelompokan dalam pengajaran seni, menciptakan lingkungan kolaboratif yang mendukung kreativitas, dan memperhatikan keberagaman dalam komposisi kelompok
Title: IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA
Description:
Pembelajaran seni memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan pemahaman budaya pada anak-anak.
Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran seni adalah pengelompokan anak.
Namun, belum banyak penelitian yang secara khusus memperhatikan implikasi pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran seni di kelas yang menerapkan pengelompokan anak.
Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan catatan lapangan.
Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik dan analisis konten.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan anak dalam pembelajaran seni memiliki dampak yang signifikan pada kreativitas siswa.
Dalam kelompok, siswa saling mempengaruhi dan menginspirasi satu sama lain, memperluas kemungkinan eksplorasi kreatif, dan menghasilkan karya seni yang lebih inovatif.
Selain itu, pengelompokan anak juga berkontribusi pada tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni.
Mereka merasa lebih terlibat dalam proses pembelajaran, aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, dan memiliki tanggung jawab terhadap hasil kelompok mereka.
Namun, penting untuk memperhatikan komposisi kelompok yang tepat dalam pengelompokan anak.
Kelompok yang beragam dalam hal keterampilan seni, gaya berpikir, dan latar belakang budaya dapat meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa terhadap perspektif yang berbeda.
Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang implikasi pengelompokan anak dalam pembelajaran seni terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa.
Temuan ini dapat mendukung pengembangan strategi pengajaran seni yang lebih efektif dan inklusif.
Rekomendasi praktis termasuk mempertimbangkan penggunaan pengelompokan dalam pengajaran seni, menciptakan lingkungan kolaboratif yang mendukung kreativitas, dan memperhatikan keberagaman dalam komposisi kelompok.

Related Results

PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
Latar belakang Penelitian dimana Pembelajaran yang salah fungsinya mengembangkan kreativitas belum menampakan keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran di kelas IV SD Negeri Kabandu...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...
Peningkatan Kreativitas melalui Kegiatan Merangkai Puzzle Binatang dalam Pembelajaran Anak Usia Dini
Peningkatan Kreativitas melalui Kegiatan Merangkai Puzzle Binatang dalam Pembelajaran Anak Usia Dini
Abstrak. Kreativitas adalah kegiatan berpikir di luar batas pemikiran normal manusia. Dari kreativitas mampu melatih mental individu yang melahirkan gagasan, proses, metode atapun ...
APLIKASI MOBILE AUGMENTED REALITY HEWAN 3D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK – ANAK
APLIKASI MOBILE AUGMENTED REALITY HEWAN 3D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK – ANAK
Pembelajaran anak - anak sering kali dihadapkan pada tantangan minat belajar yang rendah akibat metode konvensional yang kurang menarik. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menge...
Analisis Perkembangan Seni Melalui Karya Imajinatif Dua Dimensi Dengan Membuat Stiker Kelas II Abu Bakar MIS AZRINA
Analisis Perkembangan Seni Melalui Karya Imajinatif Dua Dimensi Dengan Membuat Stiker Kelas II Abu Bakar MIS AZRINA
Latar belakang: Anak dalam beragam usia dengan berbagai perilakunya selalu menarik perhatian orang dewasa. Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan canda tawa dan kegembiraan sehi...

Back to Top