Javascript must be enabled to continue!
Praktik Penentuan Waktu Nikah Berdasarkan Weton dikaitkan dengan Keutuhan Rumah Tangga menurut Fikih Munakahat
View through CrossRef
Abstract. This study investigates the practice of determining marriage dates based on weton in Argawana Village, Pulo Ampel District, Serang Regency, where this tradition is deeply rooted in the community. The research aims to explore how weton influences the timing of weddings, examine its relationship with long-term household harmony, and evaluate its alignment with fiqh munakahat principles. Employing a qualitative case study approach, data were gathered through field research, including in-depth interviews with traditional leaders, married couples, and village officials, alongside literature reviews. Findings reveal that the majority of villagers adhere to weton calculations as a crucial reference for marriage timing, believing it significantly impacts household luck and harmony. Parents often discourage marriages if weton results are unfavorable. The practice reflects a blend of local traditions and Islamic teachings, serving as a guide for achieving household harmony. However, empirical evidence of a direct correlation between weton and household integrity remains unproven. Fiqh munakahat permits this practice as long as it aligns with Sharia and avoids idolatry.
Abstrak. Penelitian ini mengkaji praktik penentuan tanggal pernikahan berdasarkan weton di Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, yang tradisinya telah mengakar kuat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana weton memengaruhi waktu pernikahan, mengkaji hubungannya dengan keharmonisan rumah tangga jangka panjang, dan mengevaluasi keselarasannya dengan prinsip-prinsip fikih munakahat. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui penelitian lapangan, termasuk wawancara mendalam dengan tokoh adat, pasangan suami istri, dan perangkat desa, serta tinjauan pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penduduk desa menganut perhitungan weton sebagai acuan penting untuk penentuan tanggal pernikahan, karena meyakini hal tersebut berdampak signifikan terhadap keberuntungan dan keharmonisan rumah tangga. Orang tua seringkali tidak menganjurkan pernikahan jika hasilnya tidak baik. Praktik ini mencerminkan perpaduan tradisi lokal dan ajaran Islam, yang berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai keharmonisan rumah tangga. Namun, bukti empiris adanya korelasi langsung antara weton dan keutuhan rumah tangga masih belum terbukti. Fikih munakahat membolehkan praktik ini selama sejalan dengan Syariah dan menghindari penyembahan berhala.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Praktik Penentuan Waktu Nikah Berdasarkan Weton dikaitkan dengan Keutuhan Rumah Tangga menurut Fikih Munakahat
Description:
Abstract.
This study investigates the practice of determining marriage dates based on weton in Argawana Village, Pulo Ampel District, Serang Regency, where this tradition is deeply rooted in the community.
The research aims to explore how weton influences the timing of weddings, examine its relationship with long-term household harmony, and evaluate its alignment with fiqh munakahat principles.
Employing a qualitative case study approach, data were gathered through field research, including in-depth interviews with traditional leaders, married couples, and village officials, alongside literature reviews.
Findings reveal that the majority of villagers adhere to weton calculations as a crucial reference for marriage timing, believing it significantly impacts household luck and harmony.
Parents often discourage marriages if weton results are unfavorable.
The practice reflects a blend of local traditions and Islamic teachings, serving as a guide for achieving household harmony.
However, empirical evidence of a direct correlation between weton and household integrity remains unproven.
Fiqh munakahat permits this practice as long as it aligns with Sharia and avoids idolatry.
Abstrak.
Penelitian ini mengkaji praktik penentuan tanggal pernikahan berdasarkan weton di Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, yang tradisinya telah mengakar kuat di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana weton memengaruhi waktu pernikahan, mengkaji hubungannya dengan keharmonisan rumah tangga jangka panjang, dan mengevaluasi keselarasannya dengan prinsip-prinsip fikih munakahat.
Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui penelitian lapangan, termasuk wawancara mendalam dengan tokoh adat, pasangan suami istri, dan perangkat desa, serta tinjauan pustaka.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penduduk desa menganut perhitungan weton sebagai acuan penting untuk penentuan tanggal pernikahan, karena meyakini hal tersebut berdampak signifikan terhadap keberuntungan dan keharmonisan rumah tangga.
Orang tua seringkali tidak menganjurkan pernikahan jika hasilnya tidak baik.
Praktik ini mencerminkan perpaduan tradisi lokal dan ajaran Islam, yang berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai keharmonisan rumah tangga.
Namun, bukti empiris adanya korelasi langsung antara weton dan keutuhan rumah tangga masih belum terbukti.
Fikih munakahat membolehkan praktik ini selama sejalan dengan Syariah dan menghindari penyembahan berhala.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Peran Ganda Istri dan Pengaruhnya terhadap Nusyuz
Peran Ganda Istri dan Pengaruhnya terhadap Nusyuz
Abstract. The influence of the presence of the dual role of the wife who works at PT. Chang Shin Reksa Jaya is concerned with the continuity of a harmonious household so that wives...
Optimalisasi Bimbingan Pra- Nikah di Kantor Urusan Agama
Optimalisasi Bimbingan Pra- Nikah di Kantor Urusan Agama
Pre Marriage Marriage Guidance comes because of the need, with the increasing number of divorce cases that occur in the community of Ujung Berung Subdistrict, it also indicates tha...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kepatuhan Penggunaan Weton Masyarakat Jawa dalam Penetapan Waktu Menikah
Kepatuhan Penggunaan Weton Masyarakat Jawa dalam Penetapan Waktu Menikah
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepatuhan penggunaan weton masyarakat Jawa dalam penetapan waktu menikah. Weton adalah sistem penanggalan Jawa yang bergantun...

