Javascript must be enabled to continue!
PENGELOLAAN PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN SEBAGAI STRATEGI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
View through CrossRef
Daya dukung lingkungan perlu diperhatikan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan dari lingkungan. Daya dukung lingkungan dalam penelitian ini adalah kemampuan Kawasan untuk mencrima sejumlah wisatawan dengan intensitas penggunaan maksimum terhadap sumber daya alan yang berlangsung secara terus menerus tanpa merusak lingkungan. Tujuannya adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan, mengkaji persepsi wisatawan dan pengelolaan terhadap kelestarian lingkungan, dan memilih strategi yang tepat untuk menjamin pengelolaan berkelanjutan. Analisis data yang digunakan adalah analisis daya dukung kawasan dan SWOT. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisa kuantitatif. Ketersediaan lahan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan adalah sebesar 74,5 Ha. Daya dukung fisik/Physical Carrying Capacity (PPC) kawasan Setu Babakan dapat menampung wisatawan sebanyak 29.800 orang hari. Strategi yang tepat untuk pengelolaan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang berkelanjutan yaitu 1) mempertahankan kondisi tipikal perkampungan Betawi, 2) memaksimalkan fungsi kawasan sebagai objek wisata yang berwawasan lingkungan untuk mencegah terjadinya eksploitasi kawasan dengan memperhatikan daya dukung. 3) diperlukan upaya peningkatan promosi objek wisata dan kualitas infrastruktur yang tersedia baik dari segi perawatan bangunan, pelayanan wisatawan, memperhatikan kondisi fisik setu, aliran sungai serta potensi buangan limbah dengan mengajak masyarakat dan wisatawan untuk berkontribusi mewujudkan kondisi lingkungan wisata yang aman, nyaman, tertib dan bersih.
Title: PENGELOLAAN PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN SEBAGAI STRATEGI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
Description:
Daya dukung lingkungan perlu diperhatikan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan dari lingkungan.
Daya dukung lingkungan dalam penelitian ini adalah kemampuan Kawasan untuk mencrima sejumlah wisatawan dengan intensitas penggunaan maksimum terhadap sumber daya alan yang berlangsung secara terus menerus tanpa merusak lingkungan.
Tujuannya adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan, mengkaji persepsi wisatawan dan pengelolaan terhadap kelestarian lingkungan, dan memilih strategi yang tepat untuk menjamin pengelolaan berkelanjutan.
Analisis data yang digunakan adalah analisis daya dukung kawasan dan SWOT.
Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisa kuantitatif.
Ketersediaan lahan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan adalah sebesar 74,5 Ha.
Daya dukung fisik/Physical Carrying Capacity (PPC) kawasan Setu Babakan dapat menampung wisatawan sebanyak 29.
800 orang hari.
Strategi yang tepat untuk pengelolaan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang berkelanjutan yaitu 1) mempertahankan kondisi tipikal perkampungan Betawi, 2) memaksimalkan fungsi kawasan sebagai objek wisata yang berwawasan lingkungan untuk mencegah terjadinya eksploitasi kawasan dengan memperhatikan daya dukung.
3) diperlukan upaya peningkatan promosi objek wisata dan kualitas infrastruktur yang tersedia baik dari segi perawatan bangunan, pelayanan wisatawan, memperhatikan kondisi fisik setu, aliran sungai serta potensi buangan limbah dengan mengajak masyarakat dan wisatawan untuk berkontribusi mewujudkan kondisi lingkungan wisata yang aman, nyaman, tertib dan bersih.
Related Results
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
AbstractSignage Design Development of Setu Babakan. Setu or “situ” means lake, while Babakan means wood fiber. Setu Babakan located at the Condet area, East Jakarta as a special ar...
PENINGKATAN KUALITAS VISUAL LANSKAPJALAN DI SEMPADAN SETU BABAKAN PADA AREA WISATA SETU BABAKAN
PENINGKATAN KUALITAS VISUAL LANSKAPJALAN DI SEMPADAN SETU BABAKAN PADA AREA WISATA SETU BABAKAN
ABSTRAK. Perkampungan Budaya Betawi (PBB) merupakan satu kawasan dengan komunitas yang ditumbuhkembangkan dengan Budaya Betawi meliputi hasil gagasan dan karya baik fisik maupun n...
Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Dari Condet ke Srengseng Sawah
Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Dari Condet ke Srengseng Sawah
This study will explain the social changes as a resulted of moved Betawi Cultural Area to Srengseng Sawah. By using the perspective of social change, clearly reflected that Condet ...
Analisis Potensi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dalam Pengembangan Obyek Wisata Berkelanjutan
Analisis Potensi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dalam Pengembangan Obyek Wisata Berkelanjutan
The urbanization of the population so that there is a shift in the original residents of Jakarta, of course, resulting in an increasing number of residents and acculturation of imm...
Eksistensi Budaya Tradisi Buka Palang Pintu dalam Masyarakat Betawi
Eksistensi Budaya Tradisi Buka Palang Pintu dalam Masyarakat Betawi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis eksistensi budaya tradisi palang pintu dalam acara pernikahan masyarakat Betawi. Metode penelitian yang digunakan untuk mengana...
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Gudang Betawi
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Gudang Betawi
The branch of mathematics that studies history is usually known as ethnomathematics, and the concept of ethnomathematics has made a major contribution to improving mathematics lear...
Karakteristik Iluminasi dalam Naskah Betawi Koleksi Cohen Stuart di Perpustakaan Nasional RI
Karakteristik Iluminasi dalam Naskah Betawi Koleksi Cohen Stuart di Perpustakaan Nasional RI
The aim of this study is to explain characteristics of illumination in Betawi manuscript and reveal every culture that shows in it. The data used in this research is Betawi manuscr...
Arahan Penataan Promenade Setu Babakan
Arahan Penataan Promenade Setu Babakan
Abstract. Arrangement directions need to be carried out in overcoming the lack of direction in structuring the promenade at Setu Babakan. The urgency of this research is based on t...

