Javascript must be enabled to continue!
Leader Member Exchange dan Perceived Organizational Support: Kunci Mengatasi Job Insecurity Melalui Job Embeddedness Di Bank Muamalat
View through CrossRef
Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda menyediakan layanan keuangan. Ketidakamanan kerja dan keterikatan kerja menjadi masalah yang umum di antara karyawan, terlihat dari ketidaknyamanan mereka dalam bekerja, kurangnya semangat, dan kurangnya inisiatif dalam memenuhi tenggat waktu. Pertukaran antara pimpinan dan anggota di organisasi ini tidak memadai, ditandai dengan pembagian hierarkis, kurangnya pemahaman antara atasan dan bawahan, komunikasi yang tidak efektif, dan peluang promosi yang memihak individu yang dekat dengan pimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pertukaran antara pimpinan dan anggota serta dukungan organisasi yang dirasakan terhadap ketidakamanan kerja, dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediasi di Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan pendekatan kuantitatif dan asosiatif, penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yang melibatkan semua 40 karyawan bank. Temuan menunjukkan bahwa pengaruh pertukaran antara pimpinan dan anggota serta dukungan organisasi yang dirasakan terhadap ketidakamanan kerja dimediasi oleh keterikatan kerja di Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda. Temuan penelitian mengungkapkan adanya pengaruh positif dan signifikan pertukaran antara pimpinan dan anggota terhadap ketidakamanan kerja, serta pengaruh serupa dari dukungan organisasi yang dirasakan. Selain itu, pertukaran antara pimpinan dan anggota menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja, sementara dukungan organisasi yang dirasakan berdampak positif dan signifikan terhadap keterlibatan karyawan
Title: Leader Member Exchange dan Perceived Organizational Support: Kunci Mengatasi Job Insecurity Melalui Job Embeddedness Di Bank Muamalat
Description:
Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda menyediakan layanan keuangan.
Ketidakamanan kerja dan keterikatan kerja menjadi masalah yang umum di antara karyawan, terlihat dari ketidaknyamanan mereka dalam bekerja, kurangnya semangat, dan kurangnya inisiatif dalam memenuhi tenggat waktu.
Pertukaran antara pimpinan dan anggota di organisasi ini tidak memadai, ditandai dengan pembagian hierarkis, kurangnya pemahaman antara atasan dan bawahan, komunikasi yang tidak efektif, dan peluang promosi yang memihak individu yang dekat dengan pimpinan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pertukaran antara pimpinan dan anggota serta dukungan organisasi yang dirasakan terhadap ketidakamanan kerja, dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediasi di Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dengan pendekatan kuantitatif dan asosiatif, penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yang melibatkan semua 40 karyawan bank.
Temuan menunjukkan bahwa pengaruh pertukaran antara pimpinan dan anggota serta dukungan organisasi yang dirasakan terhadap ketidakamanan kerja dimediasi oleh keterikatan kerja di Bank Muamalat KCU Medan Baru Iskandar Muda.
Temuan penelitian mengungkapkan adanya pengaruh positif dan signifikan pertukaran antara pimpinan dan anggota terhadap ketidakamanan kerja, serta pengaruh serupa dari dukungan organisasi yang dirasakan.
Selain itu, pertukaran antara pimpinan dan anggota menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja, sementara dukungan organisasi yang dirasakan berdampak positif dan signifikan terhadap keterlibatan karyawan.
Related Results
Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
Abstract. This study analyses the role of the Financial Services Authority (OJK) in the health supervision of Bank Muamalat during 2013-2023 and evaluates the implementation of the...
Change or paradox: the double-edged sword effect of organizational crisis on employee behavior
Change or paradox: the double-edged sword effect of organizational crisis on employee behavior
PurposeBased on cognitive appraisal theory of stress, this study develops an integrated model to examine the double-edged sword effect and boundary conditions of the impact of orga...
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Pe...
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
This study aims to find about: (1) fintech service in the mobile banking-based non-cash payment system (Muamalat-DIN) at Bank Muamalat KCP Lamongan: (2) implementation of fintech i...
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
In an era driven by rapid technological development, human information needs are increasingly complex, so companies must be able to provide technological information facilities to ...
Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
Abstract. This study discusses the relationship between job insecurity and work engagement among employees of Bank Y. Organizations need dynamic and dedicated employees, namely emp...
Work Values
Work Values
Research has identified TV series and, also more recently social media, as different actors in vocational socialization, providing individuals with career-related information (Levi...
Pengaruh Job Insecurity terhadap Work Engagement pada Tenaga Kependidikan Honorer di Sekolah
Pengaruh Job Insecurity terhadap Work Engagement pada Tenaga Kependidikan Honorer di Sekolah
Abstract. Engaged employees are very important organizational asset because it relates to employee performance and organizational management, that is the reason why organizations n...

