Javascript must be enabled to continue!
Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
View through CrossRef
Abstract. This study discusses the relationship between job insecurity and work engagement among employees of Bank Y. Organizations need dynamic and dedicated employees, namely employees who have engagement in carrying out their work [2]. Job insecurity can reduce work engagement and performance, thus highlighting the need for strategies to reduce job insecurity and increase work engagement. Work engagement is very important for employee performance and well-being. The Job demands-Resources (JD-R) theory is relevant to work engagement because both aspects can determine the level of work engagement. Although job insecurity can affect work engagement, this relationship is complex and requires further research. The research method used in this study is quantitative with a correlation research design. The measuring instrument for job insecurity uses the Job insecurity Scale, and for work engagement uses the UWES-9 measuring instrument. And the results of the Pearson Correlation Output between the Job insecurity and Work engagement variables are known to have a correlation value of 0.033, this value is too close to 0 which can be interpreted that there is a very weak linear relationship between the two variables.
Abstrak. Penelitian ini membahas mengenai hubungan antara job insecurity dan work engagement di kalangan karyawan bank Y. Organisasi membutuhkan karyawan yang dinamis dan berdedikasi, yaitu karyawan yang memiliki engagement dalam menjalankan pekerjaannya [2]. Job insecurity dapat mengurangi work engagement dan kinerja, sehingga menyoroti perlunya strategi untuk mengurangi job insecurity dan meningkatkan work engagement. Work engagement sangat penting untuk kinerja dan kesejahteraan karyawan. Teori Job demands-Resources (JD-R) relevan dengan work engagement karena kedua aspek tersebut bisa menentukan tinggi rendahnya work engagement. Meskipun job insecurity dapat mempengaruhi work engagement, hubungan ini kompleks dan membutuhkan penelitian lebih lanjut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi. Alat ukur untuk job insecurity menggunakan Job insecurity Scale, dan untuk work engagement menggunakan alat ukur UWES-9. Dan didapatkan hasil Output Korelasi Pearson antara variabel Job insecurity dan Work engagement diketahui memiliki nilai korelasi 0.033, nilai ini terlalu dekat dengan 0 yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan linear yang sangat lemah diantara kedua variabel.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
Description:
Abstract.
This study discusses the relationship between job insecurity and work engagement among employees of Bank Y.
Organizations need dynamic and dedicated employees, namely employees who have engagement in carrying out their work [2].
Job insecurity can reduce work engagement and performance, thus highlighting the need for strategies to reduce job insecurity and increase work engagement.
Work engagement is very important for employee performance and well-being.
The Job demands-Resources (JD-R) theory is relevant to work engagement because both aspects can determine the level of work engagement.
Although job insecurity can affect work engagement, this relationship is complex and requires further research.
The research method used in this study is quantitative with a correlation research design.
The measuring instrument for job insecurity uses the Job insecurity Scale, and for work engagement uses the UWES-9 measuring instrument.
And the results of the Pearson Correlation Output between the Job insecurity and Work engagement variables are known to have a correlation value of 0.
033, this value is too close to 0 which can be interpreted that there is a very weak linear relationship between the two variables.
Abstrak.
Penelitian ini membahas mengenai hubungan antara job insecurity dan work engagement di kalangan karyawan bank Y.
Organisasi membutuhkan karyawan yang dinamis dan berdedikasi, yaitu karyawan yang memiliki engagement dalam menjalankan pekerjaannya [2].
Job insecurity dapat mengurangi work engagement dan kinerja, sehingga menyoroti perlunya strategi untuk mengurangi job insecurity dan meningkatkan work engagement.
Work engagement sangat penting untuk kinerja dan kesejahteraan karyawan.
Teori Job demands-Resources (JD-R) relevan dengan work engagement karena kedua aspek tersebut bisa menentukan tinggi rendahnya work engagement.
Meskipun job insecurity dapat mempengaruhi work engagement, hubungan ini kompleks dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi.
Alat ukur untuk job insecurity menggunakan Job insecurity Scale, dan untuk work engagement menggunakan alat ukur UWES-9.
Dan didapatkan hasil Output Korelasi Pearson antara variabel Job insecurity dan Work engagement diketahui memiliki nilai korelasi 0.
033, nilai ini terlalu dekat dengan 0 yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan linear yang sangat lemah diantara kedua variabel.
Related Results
Work Values
Work Values
Research has identified TV series and, also more recently social media, as different actors in vocational socialization, providing individuals with career-related information (Levi...
Pengaruh Job Insecurity terhadap Work Engagement pada Tenaga Kependidikan Honorer di Sekolah
Pengaruh Job Insecurity terhadap Work Engagement pada Tenaga Kependidikan Honorer di Sekolah
Abstract. Engaged employees are very important organizational asset because it relates to employee performance and organizational management, that is the reason why organizations n...
Pengaruh Job Insecurity terhadap Loyalitas Kerja Karyawan
Pengaruh Job Insecurity terhadap Loyalitas Kerja Karyawan
Abstract.The company's human resources (HR) must continue to be developed by the company, in parallel with the times, so that employees can work more professionally, responsibly, b...
JOB DEMANDS DAN JOB RESOURCES (JD-R) PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN
JOB DEMANDS DAN JOB RESOURCES (JD-R) PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN
Produktivitas karyawan yang stabil dan sesuai target adalah merupakan faktor yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan tetapi untuk menciptakan ...
Anteseden Kinerja Karyawan PT. Bank Mandiri Persero Tbk Area Jakarta Cikini
Anteseden Kinerja Karyawan PT. Bank Mandiri Persero Tbk Area Jakarta Cikini
AbstractThe problem of this research comes from a phenomenon that occurred to employees in PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jakarta Cikini. The objectives of the research are to...
Pengaruh Self Efficacy dan Job Insecurity terhadap Burnout Karyawan Pada PT Indorama Teknologies Complex Purwakarta
Pengaruh Self Efficacy dan Job Insecurity terhadap Burnout Karyawan Pada PT Indorama Teknologies Complex Purwakarta
Abstrak. Burnout dapat didefinisikan sebagai kejenuhan kerja, kelelahan baik itu fisik maupun mental yang dirasakan oleh seseorang dalam kurun waktu yang terbilang panjang sehingga...
HUBUNGAN PENEMPATAN KERJA KARYAWAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA CV. ANYAR PUTRA CIAMIS
HUBUNGAN PENEMPATAN KERJA KARYAWAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA CV. ANYAR PUTRA CIAMIS
Pengamatan awal menunjukan bahwa efektivitas kerja karyawan CV. Anyar Putra Ciamis belum optimal, indikator yang terlihat meliputi ; masih adanya karyawan yang belum mempunyai k...
Hubungan Kebisingan dengan Gangguan Pendengaran pada Karyawan PT. Industri Kapal Indonesia Makassar
Hubungan Kebisingan dengan Gangguan Pendengaran pada Karyawan PT. Industri Kapal Indonesia Makassar
Kebisingan merupakan bunyi yang dapat menurunkan daya dengar yang berkaitan dengan frekuensi, intensitas, lama paparan dan pola waktu paparan. Survei pendahuluan di PT. Industrial...

