Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi via e-katalog menggunakan metode AHP

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan penyedia jasa konstruksi melalui mekanisme e-purchasing (e-katalog konstruksi) untuk pekerjaan konstruksi, dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan untuk mengidentifikasi dan mengurutkan kriteria serta alternatif penyedia jasa konstruksi yang terbaik berdasarkan bobot penilaian yang diperoleh dari berbagai faktor seperti persyaratan teknis, harga, pengalaman perusahaan, kemampuan finansial, dan hubungan dengan penyedia. Penggunaan e-katalog konstruksi sebagai media pemilihan penyedia jasa konstruksi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah. Hasil penelitian pemilihan penyedia jasa konstruksi dengan metode AHP menunjukkan bahwa persyaratan teknis (bobot : 0.296) menjadi hal paling krusial dalam pemilihan penyedia jasa konstruksi. Hal ini harus menjadi perhatian khusus oleh penyedia jasa dimana dalam persyaratan teknis itu juga ada dua komponen penting yaitu personel manajerial dan peralatan utama yang berfokus pada sumber daya manusianya sendiri yang harus berkompeten dalam pekerjaan konstruksi dan sumber daya fisik perusahaan berupa alat - alat berat yang baik dan layak serta material yang bagus dan berkualitas.
Title: Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi via e-katalog menggunakan metode AHP
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan penyedia jasa konstruksi melalui mekanisme e-purchasing (e-katalog konstruksi) untuk pekerjaan konstruksi, dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP).
Metode AHP digunakan untuk mengidentifikasi dan mengurutkan kriteria serta alternatif penyedia jasa konstruksi yang terbaik berdasarkan bobot penilaian yang diperoleh dari berbagai faktor seperti persyaratan teknis, harga, pengalaman perusahaan, kemampuan finansial, dan hubungan dengan penyedia.
Penggunaan e-katalog konstruksi sebagai media pemilihan penyedia jasa konstruksi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.
Hasil penelitian pemilihan penyedia jasa konstruksi dengan metode AHP menunjukkan bahwa persyaratan teknis (bobot : 0.
296) menjadi hal paling krusial dalam pemilihan penyedia jasa konstruksi.
Hal ini harus menjadi perhatian khusus oleh penyedia jasa dimana dalam persyaratan teknis itu juga ada dua komponen penting yaitu personel manajerial dan peralatan utama yang berfokus pada sumber daya manusianya sendiri yang harus berkompeten dalam pekerjaan konstruksi dan sumber daya fisik perusahaan berupa alat - alat berat yang baik dan layak serta material yang bagus dan berkualitas.

Related Results

SiJasPro : Sistem Informasi Jasa Proyek Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
SiJasPro : Sistem Informasi Jasa Proyek Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
<em>Sektor penyedia jasa tenaga kerja memiliki peranan dalam upaya mendukung pelayanan kepada pelanggan. Namun di sisi lain, ketika pelanggan ingin membangun atau merenovasi ...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
Penggunaan standar kontrak FIDIC sebagai model kontrak konstruksi di Indonesia semakin meningkat. Proyek-proyek konstruksi baik yang didanai oleh swasta, pemerintah maupun pinjaman...
Analisis Yuridis Sanksi Pidana pada Tindak Pidana Jasa Konstruksi
Analisis Yuridis Sanksi Pidana pada Tindak Pidana Jasa Konstruksi
Pengaturan mengenai jasa konstruksi diatur dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2017. Perubahan Undang-Undang Jasa Konstruksi tidak mengatur tindak pidana dalam jasa konstruksi.  Berbed...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
Evaluasi Pelelangan Proyek Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Fuzzy Set
Evaluasi Pelelangan Proyek Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Fuzzy Set
Evaluasi pelelangan proyek konstruksi dengan aplikasi metode fuzzy set adalah suatu metode evaluasi pemilihan penyedia jasa untuk melaksanakan proyek konstruksi dengan menerapkan m...
AKTA NOTARIS SEBAGAI DASAR RELAKSASI PEMBAYARAN PENYEDIA JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI GUDANG CURAH DI PELABUHAN BANTEN
AKTA NOTARIS SEBAGAI DASAR RELAKSASI PEMBAYARAN PENYEDIA JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI GUDANG CURAH DI PELABUHAN BANTEN
Kesejahteraan sosial yang ingin dicapai oleh Pemerintah dalam bidang konstruksi salah satunya adalah pembangunan Gudang Curah di Pelabuhan Banten yang mengikat penyedia jasa konsul...
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia. Sehingga persoalan produksi, ...

Back to Top