Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Pelelangan Proyek Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Fuzzy Set
View through CrossRef
Evaluasi pelelangan proyek konstruksi dengan aplikasi metode fuzzy set adalah suatu metode evaluasi pemilihan penyedia jasa untuk melaksanakan proyek konstruksi dengan menerapkan metode fuzzy set dalam proses evaluasi potensi kinerja penyedia jasa. Sehingga mendapatkan penyedia jasa yang mempunyai kinerja sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tingkat pentingnya preferensi kriteria dari penilaian panitia pelelangan terhadap preferensi kriteria harga penawaran menurut mereka lebih penting dari preferensi kriteria kemampuan teknis, sedangkan kontribusi potensi harga penawaran terhadap seluruh kriteria penilaian sebesar 0,3723 dan kontribusi potensi kinerja teknis terhadap seluruh kriteria penilaian sebesar 0,1277. Urutan rangking masing-masing penyedia jasa pada pelelangan tersebut sebagai berikut: penyedia jasa alternatif A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, A9, A10, dengan skor akhir masing-masing penyedia jasa berturut-turut: 0,5771., 0,5696., 0,5329., 0,5202., 0,5055., 0,4974., 0,4898., 0,4835., 0,4826., 0,4745.
Jurnal Santiaji Pendidikan of Mahasaraswati Denpasar University
Title: Evaluasi Pelelangan Proyek Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Fuzzy Set
Description:
Evaluasi pelelangan proyek konstruksi dengan aplikasi metode fuzzy set adalah suatu metode evaluasi pemilihan penyedia jasa untuk melaksanakan proyek konstruksi dengan menerapkan metode fuzzy set dalam proses evaluasi potensi kinerja penyedia jasa.
Sehingga mendapatkan penyedia jasa yang mempunyai kinerja sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tingkat pentingnya preferensi kriteria dari penilaian panitia pelelangan terhadap preferensi kriteria harga penawaran menurut mereka lebih penting dari preferensi kriteria kemampuan teknis, sedangkan kontribusi potensi harga penawaran terhadap seluruh kriteria penilaian sebesar 0,3723 dan kontribusi potensi kinerja teknis terhadap seluruh kriteria penilaian sebesar 0,1277.
Urutan rangking masing-masing penyedia jasa pada pelelangan tersebut sebagai berikut: penyedia jasa alternatif A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, A9, A10, dengan skor akhir masing-masing penyedia jasa berturut-turut: 0,5771.
, 0,5696.
, 0,5329.
, 0,5202.
, 0,5055.
, 0,4974.
, 0,4898.
, 0,4835.
, 0,4826.
, 0,4745.
Related Results
PERBANDINGAN PELELANGAN BERBASIS SISTEM MANUAL DENGAN SISTEM LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE)
PERBANDINGAN PELELANGAN BERBASIS SISTEM MANUAL DENGAN SISTEM LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE)
Langkah-langkah pembangunan semakin menunjukkan kemajuan, salah satunya mengenai Pelelangan Jasa Pelaksana Konstruksi. Guna menciptakan pelelangan dan persaingan yang sehat, maka s...
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
Konstruksi Sistem Inferensi Fuzzy Menggunakan Subtractive Fuzzy C-Means pada Data Parkinson
Konstruksi Sistem Inferensi Fuzzy Menggunakan Subtractive Fuzzy C-Means pada Data Parkinson
Abstract. Fuzzy Inference System requires several stages to get the output, 1) formation of fuzzy sets, 2) formation of rules, 3) application of implication functions, 4) compositi...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
Peningkatan peduduk di Kota Tangerang berbanding terbalik dengan ketersedian lahan pada kota ini, oleh karena itu proyek permbangunan tempat tinggal dibuat menjadi kearah vertikal ...
Generated Fuzzy Quasi-ideals in Ternary Semigroups
Generated Fuzzy Quasi-ideals in Ternary Semigroups
Here in this paper, we provide characterizations of fuzzy quasi-ideal in terms of level and strong level subsets. Along with it, we provide expression for the generated fuzzy quasi...

