Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TINJAUAN ETIS KRISTEN TERHADAP POLITISASI AGAMA DI INDONESIA

View through CrossRef
Prinsip kepercayaan yang dibuat bersifat politik sesungguhnya adalah tindakan yang dilakukan oleh para elit politik di Indonesia dikarenakan masalah kekuasaan,  keinginan untuk mendapatkan posisi penghormatan, penghargaan.   Penggunaan agama sebagai alat pencapai kekuasaan juga didukung oleh lemahnya integritas, identitas, dan kredibilitas para tokoh agama yang mau diperalat untuk memperoleh keuntungan pribadi dan keinginan untuk berkuasa. Politisasi Agama tidak pernah dapat menyelesaikan masalah, justru memperburuk kondisi bangsa, mencederai demokrasi bangsa, dan merugikan bangsa. Sehingga menggunakan agama yang transenden sebagai bagian dalam proses politik praktis tidaklah etis. Tugas orang percaya sebagai warga negara yang bertanggungjawab adalah melakukan politik agama bukan politisasi agama, sebagai garam dan terang gereja harus melakukan politik kenabian. Orang percaya yang bersikap anti politik berarti menganggap bahwa pengajaran Yesus pada masa lampau tidak dapat diaplikasikan bagi persoalan politik masa kini. Bersikap anti politik dengan alasan bahwa politik selalu menggunakan kekuasaan untuk memaksa, tidaklah mendasar. Orang-orang Kristen boleh menerima dan menjalankan jabatan pemerintahan bila mereka terpanggil untuk itu (Kis. 10:1-2). Namun harus mampu bersikap benar dalam menghadapi persoalan dan situasi bangsa Orang percaya harus melaksanakan fungsinya sebagai “garam” dan “terang” dunia. Keterlibatan dalam politik dapat dilakukan dengan berbagai  cara. Kegiatan politik tidak hanya melalui partai politik atau institusi politik lainnya yang dibentuk oleh pemerintah, tetapi juga dapat berbentuk kegiatan pada organisasi kemasyarakatan. Kehadiran orang Kristen dalam dunia perpolitikan haruslah digunakan untuk memuliakan Tuhan. Orang Kristen harus berhati-hati agar tidak terjebak dengan agamaisasi politik dan politisasi agama. Takut akan Tuhan adalah dasar politik moral orang percaya dalam bersentuhan dengan politik praktis.
Title: TINJAUAN ETIS KRISTEN TERHADAP POLITISASI AGAMA DI INDONESIA
Description:
Prinsip kepercayaan yang dibuat bersifat politik sesungguhnya adalah tindakan yang dilakukan oleh para elit politik di Indonesia dikarenakan masalah kekuasaan,  keinginan untuk mendapatkan posisi penghormatan, penghargaan.
   Penggunaan agama sebagai alat pencapai kekuasaan juga didukung oleh lemahnya integritas, identitas, dan kredibilitas para tokoh agama yang mau diperalat untuk memperoleh keuntungan pribadi dan keinginan untuk berkuasa.
Politisasi Agama tidak pernah dapat menyelesaikan masalah, justru memperburuk kondisi bangsa, mencederai demokrasi bangsa, dan merugikan bangsa.
Sehingga menggunakan agama yang transenden sebagai bagian dalam proses politik praktis tidaklah etis.
Tugas orang percaya sebagai warga negara yang bertanggungjawab adalah melakukan politik agama bukan politisasi agama, sebagai garam dan terang gereja harus melakukan politik kenabian.
Orang percaya yang bersikap anti politik berarti menganggap bahwa pengajaran Yesus pada masa lampau tidak dapat diaplikasikan bagi persoalan politik masa kini.
Bersikap anti politik dengan alasan bahwa politik selalu menggunakan kekuasaan untuk memaksa, tidaklah mendasar.
Orang-orang Kristen boleh menerima dan menjalankan jabatan pemerintahan bila mereka terpanggil untuk itu (Kis.
10:1-2).
Namun harus mampu bersikap benar dalam menghadapi persoalan dan situasi bangsa Orang percaya harus melaksanakan fungsinya sebagai “garam” dan “terang” dunia.
Keterlibatan dalam politik dapat dilakukan dengan berbagai  cara.
Kegiatan politik tidak hanya melalui partai politik atau institusi politik lainnya yang dibentuk oleh pemerintah, tetapi juga dapat berbentuk kegiatan pada organisasi kemasyarakatan.
Kehadiran orang Kristen dalam dunia perpolitikan haruslah digunakan untuk memuliakan Tuhan.
Orang Kristen harus berhati-hati agar tidak terjebak dengan agamaisasi politik dan politisasi agama.
Takut akan Tuhan adalah dasar politik moral orang percaya dalam bersentuhan dengan politik praktis.

Related Results

Peran Penyuluh Agama dalam Mencegah Politisasi Agama Menjelang Tahun Politik 2024
Peran Penyuluh Agama dalam Mencegah Politisasi Agama Menjelang Tahun Politik 2024
Agama merupakan satu diantara unsur kebangsaan yang menjadi perekat keharmonisan bangsa. Menjelang tahun politik 2024, berbagai pihak yang berkonstestasi dalam pemilihan legislatif...
POLITISASI KEPOLISIAN DALAM KONTEKS PEMILIHAN UMUM
POLITISASI KEPOLISIAN DALAM KONTEKS PEMILIHAN UMUM
Abstrak: Penelitian ini mengkaji fenomena politisasi kepolisian dalam konteks pemilihan umum, dengan fokus pada faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya politisasi tersebut d...
POLITISASI BIROKRASI DALAM PELAKSANAAN PILKADA DI INDONESIA
POLITISASI BIROKRASI DALAM PELAKSANAAN PILKADA DI INDONESIA
Politisasi birokrasi di negara berkembang sudah menjadi strategi dalam perebutan kekuasaan pemerintah, pejabat hierarki atas gencar memobilisasi bawahannya untuk menciptakan sebuah...
POLITIK HUKUM DAN POLITISASI HUKUM DESA DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
POLITIK HUKUM DAN POLITISASI HUKUM DESA DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
<p><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Penelitian tentang politik hukum dan politisasi desa dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, dilatarbelakangi pada tu...
Kepemimpinan Kristen sebagai Fondasi Etis dalam Implementasi Metode Pembelajaran Aktif pada Pendidikan Agama Kristen
Kepemimpinan Kristen sebagai Fondasi Etis dalam Implementasi Metode Pembelajaran Aktif pada Pendidikan Agama Kristen
Implementasi metode pembelajaran aktif dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) sering kali berfokus pada aspek teknis-instruksional, sementara dimensi etis dan kepemimpinan guru kuran...
SINERGITAS UMAT KRISTEN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KRISTEN
SINERGITAS UMAT KRISTEN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KRISTEN
Sinergitas Umat Kristen Umat Kristen Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Kristen adalah suatu upaya pengkajian terhadap peranan umat Kristen dalam menunjang penyelenggaraan pendidikan...

Back to Top