Javascript must be enabled to continue!
DIPLOMASI KOMERSIAL INDONESIA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA MELALUI BALI BEYOND AND TRAVEL FAIR TAHUN 2021-2024
View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini mengkaji mengenai upaya yang dilakukan pemerintah dan pelaku usaha di sektor pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama periode 2021 hingga 2024. Penurunan jumlah wisatawan mancanegara pasca pandemi COVID-19 menjadi perhatian khusus pemerintah dan pelaku usaha karena berdampak pada ketidakstabilan ekonomi dan popularitas pariwisata di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan, program, dan aksesibilitas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif terhadap laporan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, laporan organisasi pengelola destinasi, dan data-data yang terkait dengan Bali Beyond and Travel Fair (BBTF), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, upaya pengembangan pariwisata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui program pameran dagang internasional Bali Beyond dan Travel Fair, pemerintah dan organisasi serta pelaku bisnis pariwisata telah berhasil melakukan kerjasama untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari berbagai perspektif. Dari segi bisnis, upaya yang dilakukan adalah mengedepankan promosi pariwisata Indonesia, khususnya Bali dan sekitarnya, dengan menciptakan inovasi-inovasi untuk mendukung peningkatan penjualan paket-paket wisata. Dari sisi pemerintah mengupayakan kemudahan akses pasar, koneksi, dan kebijakan-kebijakan yang berlaku selama program berlangsung.
Kata Kunci: pemerintah; bisnis; diplomasi komersial; bali beyond dan travel fair; pariwisata.
Abstract: This study examines the efforts made by the government and business actors in the tourism sector to increase the number of foreign tourist visits during the period 2021 to 2024. The decline in the number of foreign tourists after the COVID-19 pandemic is of particular concern to the government and business actors because it has an impact on economic instability and tourism popularity in Indonesia. This study aims to analyze policies, programs, and accessibility to increase foreign tourist visits. The research methods used in this study include qualitative analysis of reports on the development of the number of foreign tourist visits, reports of destination management organizations, and data related to the Bali Beyond and Travel Fair (BBTF), the number of foreign tourist visits, tourism development efforts. The results of this study show that through the Bali Beyond and Travel Fair international trade show program, the government and tourism organizations and businesses have successfully cooperated to increase the number of foreign tourist visits from various perspectives. In terms of business, the efforts made are prioritizing the promotion of Indonesian tourism, especially Bali and its surroundings, by creating innovations to support the increase in sales of tour packages. From the government side, it seeks easy access to markets, connections, and policies that apply during the program.
Keywords: government; business; commercial diplomacy; bali beyond and travel fair; tourism.
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
Title: DIPLOMASI KOMERSIAL INDONESIA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA MELALUI BALI BEYOND AND TRAVEL FAIR TAHUN 2021-2024
Description:
Abstrak: Penelitian ini mengkaji mengenai upaya yang dilakukan pemerintah dan pelaku usaha di sektor pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama periode 2021 hingga 2024.
Penurunan jumlah wisatawan mancanegara pasca pandemi COVID-19 menjadi perhatian khusus pemerintah dan pelaku usaha karena berdampak pada ketidakstabilan ekonomi dan popularitas pariwisata di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan, program, dan aksesibilitas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif terhadap laporan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, laporan organisasi pengelola destinasi, dan data-data yang terkait dengan Bali Beyond and Travel Fair (BBTF), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, upaya pengembangan pariwisata.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui program pameran dagang internasional Bali Beyond dan Travel Fair, pemerintah dan organisasi serta pelaku bisnis pariwisata telah berhasil melakukan kerjasama untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari berbagai perspektif.
Dari segi bisnis, upaya yang dilakukan adalah mengedepankan promosi pariwisata Indonesia, khususnya Bali dan sekitarnya, dengan menciptakan inovasi-inovasi untuk mendukung peningkatan penjualan paket-paket wisata.
Dari sisi pemerintah mengupayakan kemudahan akses pasar, koneksi, dan kebijakan-kebijakan yang berlaku selama program berlangsung.
Kata Kunci: pemerintah; bisnis; diplomasi komersial; bali beyond dan travel fair; pariwisata.
Abstract: This study examines the efforts made by the government and business actors in the tourism sector to increase the number of foreign tourist visits during the period 2021 to 2024.
The decline in the number of foreign tourists after the COVID-19 pandemic is of particular concern to the government and business actors because it has an impact on economic instability and tourism popularity in Indonesia.
This study aims to analyze policies, programs, and accessibility to increase foreign tourist visits.
The research methods used in this study include qualitative analysis of reports on the development of the number of foreign tourist visits, reports of destination management organizations, and data related to the Bali Beyond and Travel Fair (BBTF), the number of foreign tourist visits, tourism development efforts.
The results of this study show that through the Bali Beyond and Travel Fair international trade show program, the government and tourism organizations and businesses have successfully cooperated to increase the number of foreign tourist visits from various perspectives.
In terms of business, the efforts made are prioritizing the promotion of Indonesian tourism, especially Bali and its surroundings, by creating innovations to support the increase in sales of tour packages.
From the government side, it seeks easy access to markets, connections, and policies that apply during the program.
Keywords: government; business; commercial diplomacy; bali beyond and travel fair; tourism.
Related Results
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Abstrak -- Diplomasi pertahanan merupakan kajian baru dalam ilmu HI, utamanya diplomasi. Hal ini membuat kajian-kajian yang berkembang dalam diplomasi pertahanan masih minim dan di...
Diplomasi Pertahanan dan Diplomasi Hak Asasi Manusia Sebagai Penanggulangan Perdagangan Manusia (Studi Industri Perikanan Indonesia)
Diplomasi Pertahanan dan Diplomasi Hak Asasi Manusia Sebagai Penanggulangan Perdagangan Manusia (Studi Industri Perikanan Indonesia)
Abstrak - Penelitian ini membahas tentang diplomasi pertahanan dan diplomasi HAM yang dilakukan Indonesia sebagai penanggulangan kejahatan perdagangan manusia, khususnya di industr...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
<p>Diplomasi pertahanan merupakan bagian dari diplomasi total RI. Dalam konteks ini, dimaknai sebagai sistem pertahanan negara yang dilakukan secara dini oleh pemerintah dan ...
PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat khusus nya pulau Lombok dan Sumbawa mengalami peningkatan (trend) dari tahun ke tahun. Tahun 2008-20...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Diplomasi Komersial Indonesia di Era Digital Melalui Next Indonesia Unicorn (NEXTICORN)
Diplomasi Komersial Indonesia di Era Digital Melalui Next Indonesia Unicorn (NEXTICORN)
Penelitian ini berusaha mendeskripsikan strategi diplomasi komersial Indonesia dalam bidang ekonomi digital melalui Next Indonesia Unicorn (NextICorn) tahun 2017-2019.Metode yang d...
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
Pendahuluan: Keloid merupakan kelainan penyembuhan luka yang ditandai dengan proliferasi jaringan fibrosa yang melampaui batas luka asli. Kondisi ini sering kali menimbulkan keluha...

