Javascript must be enabled to continue!
PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
View through CrossRef
Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat khusus nya pulau Lombok dan Sumbawa mengalami peningkatan (trend) dari tahun ke tahun. Tahun 2008-2016 jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan menjadikan keuntungan baik masyarakat sekitar maupun pemerintah Provinsi NTB, Jumlah kunjungan ini dapat dilihat dari jumlah wisatawan yang menginap di hotel berbintang 1 sampai hotel bintang 5. Pemerintah dalam hal ini perlu mengantisipasi jumlah wisatawan yang akan berkunjung pada periode mendatang. Metode statistik yang dapat digunakan untuk data yang mengalami trend (jumlah kunjungan wisatawan) adalah eksponential double smoothing dari brown. Metode ini digunakan untuk memperkirakan kejadian di masa depan, hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan data di masa lalu dan menempatkannya ke masa yang akan datang dengan suatu bentuk model matematis. Tahapan yang dilakukan adalah identifikasi model, kriteria kebaikan model dan penggunaan model dalam peramalan.Hasil dari penelitian ini berupa model matematis yaitu adalah F_(t+m)= 53.182,25 + 600,93 (m) dengan α = 0,1 dengan MSE = 204.920.239. Model tersebut digunakan untuk forecasting jumlah kunjungan wisatawan di Provinsi NTB tahun 2017. Hasil forecasting tersebutberada dalam selang kepercayaan 95%. Hal ini berarti bahwa model yang digunakan untuk peramalan merupakan model yang dapat diterima dan baik digunakan dalam peramalan
Title: PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Description:
Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat khusus nya pulau Lombok dan Sumbawa mengalami peningkatan (trend) dari tahun ke tahun.
Tahun 2008-2016 jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan menjadikan keuntungan baik masyarakat sekitar maupun pemerintah Provinsi NTB, Jumlah kunjungan ini dapat dilihat dari jumlah wisatawan yang menginap di hotel berbintang 1 sampai hotel bintang 5.
Pemerintah dalam hal ini perlu mengantisipasi jumlah wisatawan yang akan berkunjung pada periode mendatang.
Metode statistik yang dapat digunakan untuk data yang mengalami trend (jumlah kunjungan wisatawan) adalah eksponential double smoothing dari brown.
Metode ini digunakan untuk memperkirakan kejadian di masa depan, hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan data di masa lalu dan menempatkannya ke masa yang akan datang dengan suatu bentuk model matematis.
Tahapan yang dilakukan adalah identifikasi model, kriteria kebaikan model dan penggunaan model dalam peramalan.
Hasil dari penelitian ini berupa model matematis yaitu adalah F_(t+m)= 53.
182,25 + 600,93 (m) dengan α = 0,1 dengan MSE = 204.
920.
239.
Model tersebut digunakan untuk forecasting jumlah kunjungan wisatawan di Provinsi NTB tahun 2017.
Hasil forecasting tersebutberada dalam selang kepercayaan 95%.
Hal ini berarti bahwa model yang digunakan untuk peramalan merupakan model yang dapat diterima dan baik digunakan dalam peramalan.
Related Results
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
Transformasi digital dan transisi hijau semakin menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional tetapi penyebaran manfaatnya belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Dengan mempertimb...
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA UMKM GIPANG
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA UMKM GIPANG
UD. Bintang Mas, merupakan UMKM yang bergerak di bidang olahan makanan dari beras ketan menjadi kue gipang dan terletak dimana pada produksinya tidak mampu menetapkan batas kuota p...
PERAMALAN BAHAN BAKU KELAPA DENGAN MOVING AVERAGE, EXPONENTIAL SMOOTHING DAN TREND ANALYSIS
PERAMALAN BAHAN BAKU KELAPA DENGAN MOVING AVERAGE, EXPONENTIAL SMOOTHING DAN TREND ANALYSIS
Model peramalan persediaan sangat penting untuk mengoptimalkan dan mengelola jumlah produk yang diproduksi karena peramalan yang akurat dapat menghindari kelebihan pasokan bahan ba...
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Aras air yang agak tinggi, tidak menentu dan melebihi tebing sungai adalah penyebab kepada bencana banjir. Ini memberi kesan kepada berlakunya banjir di kawasan pinggir sungai akib...
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
Pendahuluan: Keloid merupakan kelainan penyembuhan luka yang ditandai dengan proliferasi jaringan fibrosa yang melampaui batas luka asli. Kondisi ini sering kali menimbulkan keluha...
PEMODELAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (SES) DAN INTEGER AUTOREGRESSIVE (INAR) PADA PERAMALAN PERMINTAAN INTERMITTENT
PEMODELAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (SES) DAN INTEGER AUTOREGRESSIVE (INAR) PADA PERAMALAN PERMINTAAN INTERMITTENT
Peramalan sangat dibutuhkan untuk mencegah kondisi kelangkaan ataupun kelebihan stok barang. Metode peramalan kuantitatif dengan menggunakan pemodelan lebih bersifat informatif dar...
Peramalan Kejahatan Menggunakan Holt’s Double Exponential Smoothing
Peramalan Kejahatan Menggunakan Holt’s Double Exponential Smoothing
Keamanan suatu wilayah merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun warga negara. Salah satu faktor yang mempengaruhi keamanan antara lain tercukupinya jumlah personil ke...
Peramalan Kejahatan Menggunakan Holt’s Double Exponential Smoothing
Peramalan Kejahatan Menggunakan Holt’s Double Exponential Smoothing
Keamanan suatu wilayah merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun warga negara. Salah satu faktor yang mempengaruhi keamanan antara lain tercukupinya jumlah personil ke...

