Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA DI MADRASAH MENGGUNAKAN FUZZY AHP

View through CrossRef
Kementrian Agama Wilayah Jawa Timur melalui Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan berupaya mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dilingkungan MAN 1 Pasuruan dari keluarga tidak mampu dan bagi mereka yang memiliki prestasi tinggi pada bidang akademik maupun non akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi siapa saja siswa yang layak untuk menerima beasiswa dari Madrasah. Kriteria yang digunakan untuk menilai kelayakan siswa memperoleh beasiswa terdiri dari, pertama adalah jumlah penghasilan orang tua (C1), kedua tanggungan keluarga (C2), ketiga penggunaan alat transportasi ke sekolah (C3), keempat nilai rapot (C4), kelima prestasi yang dicapai (C5) dan keenam kepemilikan tempat tinggal (C6). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy Analytic Hierarcy Process (FAHP) karena metode tersebut adalah gabungan dari metode AHP dan pendekatan konsep fuzzy, FAHP menutupi kelemahan yang terdapat pada AHP, yaitu permasalahan terhadap kriteria yang memiliki sifat subjektif lebih banyak. Berdasarkan hasil analisa perhitungan tingkat kepentingan, temuan penelitian memberikan bobot prioritas kriteria jumlah jumlah penghasilan orang tua (C1=0.20), bobot prioritas kriteria tanggungan keluarga (C2=0.13), bobot prioritas kriteria penggunaan alat transportasi ke sekolah (C3=0.12), bobot prioritas kriteria nilai rapot (C4=0.20), bobot prioritas kriteria prestasi yang dicapai (C5=0.20) dan bobot prioritas kriteria kepemilikan tempat tinggal (C6=0.16). Kontribusi penelitian ini sebagai pertimbangan bagi Kepala Madrasah untuk menentukan kebijakan terhadap pemberian beasiswa Madrasah untuk siswa yang tidak mampu dan berprestasi karena terbatasnya kuota pendanaan yang tersedia
Title: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA DI MADRASAH MENGGUNAKAN FUZZY AHP
Description:
Kementrian Agama Wilayah Jawa Timur melalui Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan berupaya mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dilingkungan MAN 1 Pasuruan dari keluarga tidak mampu dan bagi mereka yang memiliki prestasi tinggi pada bidang akademik maupun non akademik.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi siapa saja siswa yang layak untuk menerima beasiswa dari Madrasah.
Kriteria yang digunakan untuk menilai kelayakan siswa memperoleh beasiswa terdiri dari, pertama adalah jumlah penghasilan orang tua (C1), kedua tanggungan keluarga (C2), ketiga penggunaan alat transportasi ke sekolah (C3), keempat nilai rapot (C4), kelima prestasi yang dicapai (C5) dan keenam kepemilikan tempat tinggal (C6).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy Analytic Hierarcy Process (FAHP) karena metode tersebut adalah gabungan dari metode AHP dan pendekatan konsep fuzzy, FAHP menutupi kelemahan yang terdapat pada AHP, yaitu permasalahan terhadap kriteria yang memiliki sifat subjektif lebih banyak.
Berdasarkan hasil analisa perhitungan tingkat kepentingan, temuan penelitian memberikan bobot prioritas kriteria jumlah jumlah penghasilan orang tua (C1=0.
20), bobot prioritas kriteria tanggungan keluarga (C2=0.
13), bobot prioritas kriteria penggunaan alat transportasi ke sekolah (C3=0.
12), bobot prioritas kriteria nilai rapot (C4=0.
20), bobot prioritas kriteria prestasi yang dicapai (C5=0.
20) dan bobot prioritas kriteria kepemilikan tempat tinggal (C6=0.
16).
Kontribusi penelitian ini sebagai pertimbangan bagi Kepala Madrasah untuk menentukan kebijakan terhadap pemberian beasiswa Madrasah untuk siswa yang tidak mampu dan berprestasi karena terbatasnya kuota pendanaan yang tersedia.

Related Results

Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Beasiswa Politeknik Caltex Riau
Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Beasiswa Politeknik Caltex Riau
Politeknik Caltex Riau mengelola beberapa beasiswa yang sumber pendanaannya bisa berasal dari pemerintah maupun swasta. Pengelolaan skema beasiswa ini dilakukan secara manual berup...
MODEL BERBASIS K-NEAREST NEIGHBOR DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA
MODEL BERBASIS K-NEAREST NEIGHBOR DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA
Sistem pengambilan keputusan untuk menentukan penerima beasiswa BBM masih belum optimal yaitu menggunkan sistem seleksi berkas. Setiap ada pengajuan beasiswa yang diajukan mahasisw...
Penerapan algoritma FMADM dengan metode MOORA untuk menentukan kelayakan beasiswa pada SMK Muhammadiyah 1 Palembang
Penerapan algoritma FMADM dengan metode MOORA untuk menentukan kelayakan beasiswa pada SMK Muhammadiyah 1 Palembang
Beasiswa merupakan sumber bantuan pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau dari orang tua, akan tetapi diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, un...
PENERAPAN ANALYTICALl HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA JALUR KIP-KULIAH
PENERAPAN ANALYTICALl HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA JALUR KIP-KULIAH
Beasiswa Jalur KIP-kuliah merupakan  tranformasi dari Bidikmisi, beasiswa yang memberikan dalam bentuk bantuan dana pendidikan dan biaya hidup persemester yang diberikan oleh pemer...
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Beasiswa Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus di IST AKPRIND)
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Beasiswa Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus di IST AKPRIND)
Pemberian beasiswa bagi mahasiswa mahasiswi berprestasi adalah bantuan dari pemerintah berupa sejumlah uang tunai yang diberikan langsung kepada penerima beasiswa. Penerima yang di...
Perangkingan Siswa Terbaik Untuk Penerimaan Beasiswa Menggunakan Model Fuzzy Tahani
Perangkingan Siswa Terbaik Untuk Penerimaan Beasiswa Menggunakan Model Fuzzy Tahani
Tujuan  utama  dari perangkingan siswa terbaik untuk penerimaan beasiswa adalah untuk mencari serta menentukan siswa terbaik mana yang sesuai dan layak untuk diberikan beasiswa dar...
Implementasi Algoritma SVM dan C4.5 dalam Klasifikasi Calon Penerimaan Beasiswa
Implementasi Algoritma SVM dan C4.5 dalam Klasifikasi Calon Penerimaan Beasiswa
Dalam proses seleksi penerima beasiswa, berbagai kriteria dipertimbangkan secara menyeluruh. Nilai akademik, keadaan ekonomi, dan lainnya adalah beberapa faktor penting yang harus ...
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa dengan Metode SAW
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa dengan Metode SAW
INTISARISistem pendukung keputusan (SPK) merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang membantu dalam proses pengambilan  keputusan. Beasiswa merupakan suatu bentuk penghargaan da...

Back to Top