Javascript must be enabled to continue!
Aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia) dalam Mengatasi Gangguan Tidur
View through CrossRef
Abstract. Sleep disorders are conditions that negatively impact both physical and mental health, ultimately reducing the quality of life. One increasingly popular alternative therapy for sleep disorders is aromatherapy, particularly using essential oil extracted from lavender (Lavandula angustifolia). Lavender contains active compounds such as linalool and linalyl acetate, which contribute to calming the nervous system and improving sleep quality. This study is a literature review aimed at evaluating the effectiveness of lavender aromatherapy in managing sleep disorders, based on clinical research published within the last 10 years. Findings indicate that inhalation of lavender essential oil improves sleep duration and quality, while also reducing anxiety levels in various patient groups, including postmenopausal women, individuals with multiple sclerosis, depression, postpartum mothers, and the elderly. Lavender aromatherapy is shown to be an effective, safe, and minimally invasive non-pharmacological approach for enhancing sleep quality.
Abstrak. Gangguan tidur merupakan kondisi yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu alternatif penanganan gangguan tidur yang semakin populer adalah penggunaan aromaterapi, khususnya dengan minyak atsiri dari tanaman lavender (Lavandula angustifolia). Lavender diketahui memiliki senyawa aktif seperti linalool dan linalyl acetate yang berperan dalam menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur. Studi ini merupakan penelusuran pustaka yang bertujuan mengevaluasi efektivitas aromaterapi lavender terhadap gangguan tidur berdasarkan data dari berbagai penelitian klinis selama 10 tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa inhalasi aromaterapi lavender mampu meningkatkan durasi dan kualitas tidur serta menurunkan tingkat kecemasan pada berbagai kelompok pasien, termasuk wanita postmenopause, pasien dengan sklerosis multipel, depresi, postpartum, dan lansia. Aromaterapi lavender terbukti sebagai metode non-farmakologis yang efektif, aman, dan minim efek samping dalam meningkatkan kualitas tidur.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia) dalam Mengatasi Gangguan Tidur
Description:
Abstract.
Sleep disorders are conditions that negatively impact both physical and mental health, ultimately reducing the quality of life.
One increasingly popular alternative therapy for sleep disorders is aromatherapy, particularly using essential oil extracted from lavender (Lavandula angustifolia).
Lavender contains active compounds such as linalool and linalyl acetate, which contribute to calming the nervous system and improving sleep quality.
This study is a literature review aimed at evaluating the effectiveness of lavender aromatherapy in managing sleep disorders, based on clinical research published within the last 10 years.
Findings indicate that inhalation of lavender essential oil improves sleep duration and quality, while also reducing anxiety levels in various patient groups, including postmenopausal women, individuals with multiple sclerosis, depression, postpartum mothers, and the elderly.
Lavender aromatherapy is shown to be an effective, safe, and minimally invasive non-pharmacological approach for enhancing sleep quality.
Abstrak.
Gangguan tidur merupakan kondisi yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta menurunkan kualitas hidup.
Salah satu alternatif penanganan gangguan tidur yang semakin populer adalah penggunaan aromaterapi, khususnya dengan minyak atsiri dari tanaman lavender (Lavandula angustifolia).
Lavender diketahui memiliki senyawa aktif seperti linalool dan linalyl acetate yang berperan dalam menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur.
Studi ini merupakan penelusuran pustaka yang bertujuan mengevaluasi efektivitas aromaterapi lavender terhadap gangguan tidur berdasarkan data dari berbagai penelitian klinis selama 10 tahun terakhir.
Hasil menunjukkan bahwa inhalasi aromaterapi lavender mampu meningkatkan durasi dan kualitas tidur serta menurunkan tingkat kecemasan pada berbagai kelompok pasien, termasuk wanita postmenopause, pasien dengan sklerosis multipel, depresi, postpartum, dan lansia.
Aromaterapi lavender terbukti sebagai metode non-farmakologis yang efektif, aman, dan minim efek samping dalam meningkatkan kualitas tidur.
Related Results
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang : Lansia dengan hipertensi sering mengalami gangguan kualitas tidur akibat perubahan fisiologis, aktivasi sistem saraf simpatik, serta faktor psikologis seperti kece...
Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri
Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri
Abstract. Pain is an uncomfortable sensation frequently experienced by individuals, both acutely and chronically, and can impact physical and emotional well-being. Conventional ana...
English Lavender Essential Oil Laboratory Guidance Document
English Lavender Essential Oil Laboratory Guidance Document
Lavender oil obtained from the flowers of English lavender (Lavandula angustifolia Mill., Lamiaceae) is widely used in the production of fragrances, cosmetics, food, beverage produ...
Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan
Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan
Kecemasan pada ibu hamil dapat terjadi karena masa yang lama saat menanti kelahiran dengan penuh ketidakpastian dan juga bayangan tentang hal-hal yang menakutkan saat proses persal...
PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN POST OP APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN POST OP APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
Pendahuluan Tindakan post Apendiktomi merupakan tindakan invasif yang menimbulkan rasa nyeri pada klien. Prioritas perawatan pada klien apendisitis post operasi yaitu menghilangkan...
Perancangan diffuser aromaterapi menggunakan metode quality function deployment
Perancangan diffuser aromaterapi menggunakan metode quality function deployment
Diffuser aromaterapi merupakan suatu alat yang bisa mengolah air dengan tetesan cairan aromaterapi. Diffuser aromaterapi dapat digunakan di berbagai tempat seperti ruang keluarga, ...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...

