Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri

View through CrossRef
Abstract. Pain is an uncomfortable sensation frequently experienced by individuals, both acutely and chronically, and can impact physical and emotional well-being. Conventional analgesics often cause undesirable side effects, leading to the continued development of various alternatives, such as those based on natural ingredients, including the use of essential oils from aromatic plants such as Lavandula angustifolia (lavender). Lavender essential oil (Lavandula angustifolia) contains volatile compounds such as linalool and linalyl acetate, which are known to have analgesic effects through central nervous system modulation mechanisms, whether through inhalation, topical, or oral administration. These effects have been documented in various pain models, including inflammatory pain, neuropathic pain, visceral pain, and vascular stab pain. Lavender essential oil has the potential to be a complementary therapy for acute and chronic pain with a good safety profile. Abstrak. Nyeri merupakan salah satu sensasi tidak nyaman yang sering dialami oleh individu baik dalam kondisi akut maupun kronis, dan dapat memengaruhi kenyamanan fisik serta emosional. Penggunaan analgesik konvensional sering menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga terdapat berbagai alternatif seperti berbasis bahan alam terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan minyak atsiri dari tanaman aromatik seperti Lavandula angustifolia (lavender). Minyak atsiri lavender (Lavandula angustifolia) mengandung senyawa volatil seperti linalool dan linalyl asetat yang diketahui memiliki efek analgesik melalui mekanisme modulasi sistem saraf pusat baik melalui jalur inhalasi, topikal, maupun oral. Efek tersebut tercatat pada berbagai model nyeri, seperti nyeri inflamasi, nyeri neuropatik, nyeri visceral, hingga nyeri tusuk vaskular. Minyak atsiri lavender berpotensi sebagai terapi komplementer untuk nyeri akut dan kronik dengan profil keamanan yang baik.
Title: Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri
Description:
Abstract.
Pain is an uncomfortable sensation frequently experienced by individuals, both acutely and chronically, and can impact physical and emotional well-being.
Conventional analgesics often cause undesirable side effects, leading to the continued development of various alternatives, such as those based on natural ingredients, including the use of essential oils from aromatic plants such as Lavandula angustifolia (lavender).
Lavender essential oil (Lavandula angustifolia) contains volatile compounds such as linalool and linalyl acetate, which are known to have analgesic effects through central nervous system modulation mechanisms, whether through inhalation, topical, or oral administration.
These effects have been documented in various pain models, including inflammatory pain, neuropathic pain, visceral pain, and vascular stab pain.
Lavender essential oil has the potential to be a complementary therapy for acute and chronic pain with a good safety profile.
Abstrak.
Nyeri merupakan salah satu sensasi tidak nyaman yang sering dialami oleh individu baik dalam kondisi akut maupun kronis, dan dapat memengaruhi kenyamanan fisik serta emosional.
Penggunaan analgesik konvensional sering menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga terdapat berbagai alternatif seperti berbasis bahan alam terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan minyak atsiri dari tanaman aromatik seperti Lavandula angustifolia (lavender).
Minyak atsiri lavender (Lavandula angustifolia) mengandung senyawa volatil seperti linalool dan linalyl asetat yang diketahui memiliki efek analgesik melalui mekanisme modulasi sistem saraf pusat baik melalui jalur inhalasi, topikal, maupun oral.
Efek tersebut tercatat pada berbagai model nyeri, seperti nyeri inflamasi, nyeri neuropatik, nyeri visceral, hingga nyeri tusuk vaskular.
Minyak atsiri lavender berpotensi sebagai terapi komplementer untuk nyeri akut dan kronik dengan profil keamanan yang baik.

Related Results

Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap.  Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
Aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia) dalam Mengatasi Gangguan Tidur
Aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia) dalam Mengatasi Gangguan Tidur
Abstract. Sleep disorders are conditions that negatively impact both physical and mental health, ultimately reducing the quality of life. One increasingly popular alternative thera...
ISOLASI DAN ANALISIS KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA KEMBANG LESON
ISOLASI DAN ANALISIS KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA KEMBANG LESON
Kembang leson sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi pada saat pemulihan bagi pasien karena dipercaya dapat menghilangkan rasa lesu. Komposisi kembang leson sangat beragam, terdir...
English Lavender Essential Oil Laboratory Guidance Document
English Lavender Essential Oil Laboratory Guidance Document
Lavender oil obtained from the flowers of English lavender (Lavandula angustifolia Mill., Lamiaceae) is widely used in the production of fragrances, cosmetics, food, beverage produ...
KARAKTERISASI MINYAK LAVENDER (Lavandula angustifolia) UNTUK ALTERNATIF BAHAN AKTIF SEDIAAN FARMASI
KARAKTERISASI MINYAK LAVENDER (Lavandula angustifolia) UNTUK ALTERNATIF BAHAN AKTIF SEDIAAN FARMASI
Acne is a skin disease in which there is a buildup of oil that causes clogged facial skin pores, triggering bacterial activity and inflammation. Antibacterial is a substance that c...
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Minyak Atsiri Daun Gamal (Gliricidia sepium [Jacq] Walp)
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Minyak Atsiri Daun Gamal (Gliricidia sepium [Jacq] Walp)
Minyak atsiri merupakan salah satu kelompok senyawa metabolit sekunder yang memiliki aroma khas dan mudah menguap. Daun gamal menghasilkan minyak atsiri yang dapat digunakan sebaga...
Pembuatan Balsem Aromaterapi dari Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogonnardus L. Rendle)
Pembuatan Balsem Aromaterapi dari Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogonnardus L. Rendle)
Minyak atsiri merupakan minyak mudah menguap atau minyak terbang yang umumnya berwujud cairan diperoleh dari bagian tanaman akar, kulit, batang, dan daun dengan cara destilasi uap ...

Back to Top