Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA

View through CrossRef
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunakan oleh BKKBN adalah 10-24 tahun dan belum menikah. Sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 25 tahun 2014, batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 18 tahun. Banyak faktor yang membuat kenakalan remaja ini timbul, yakni karena sifat remaja yang masih labil sehingga akan mudah terpengaruh oleh hal hal yang buruk, kurangnya kasih sayang yang mereka dapatkan dari orang-orang disekelilingnya terutama kasih sayang dari orang tuanya, selain itu kenakalan remaja juga terjadi karena tidak tersedianya atau tidak adanya tempat bagi mereka menyalurkan hobi yang mereka punya sehingga mereka melakukan hal hal lain yang membuat mereka senang. Kebanyakan dari orang tua berpikiran bahwa masa depan anaknya diukur dari seberapa banyak kekayaan yang dimiliki. Melalui kegiatan promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan mengenai GenRe pada sasaran yang tepat memiliki dampak postif dalam memberikan pemahaman dan peningkatan pengetahuan pada remaja. Sehingga diharapkan akan muncul “Generasi Remaja Berencana” dan sebagai upaya menurunkan dampak kenakalan dan prilaku menyimpang remaja. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamamdiyah Bengkulu melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat (LPPM)  bekerja sama dengan BKKBN Perwakilan Wilayah Bengkulu melakukan kegiatan penyuluhan dan promosi GenRe di SMPN 48 Desa Pematang Sapang Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara dengan tema “Orang Muda Harapan Bangsa” diharapkan dapat menjadi salah satu intervensi dalam pengenalan program GenRe ini pada remaja. Permasalahan Masyarakat (1) Banyak remaja yang putus sekolah, (2) Kurangnya pemahaman remaja tentang akibat dari pergaulan bebas, narkoba, merokok, (3) Belum adanya wadah berupa PIK RM atau pun kelompok GenRe di SMPN 48. Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat dilaksanaka pada GenRe di SMPN 48 , Kabupaten Bengkulu Utara dengan waktu 1 bulan, kegiatan ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka dilakukan kegiatan sebagai berikut:(1) Penyuluhan terkait GenRe pada Remaja siswa melalui kerjasama dengan PL KB,(2) Sosialisasi terkait kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan oleh remaja,(3) Sosialisasi terkait kenakalan remaja, dampak dan permasalahannya. hasil pengabdian didapatkan remaja memahami tentang program GenRe, masalah kenakalan remaja dan pencegahan dampak kenakalan remaja. Pelaksanaan kegiatan di lakukan mulai dari persiapan sampai dengan pembuatan laporan dari pertengahan Agustus sampai dengan pertengahan September 2019. Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu upaya dari program studi ilmu keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam memberikan pemahaman kepada remaja untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas dan lebih baik, dengan melakukan kegiatan yang produktif dan bermanfaat dimasa depan, sehingga siap menjadi generasi penerus bangsa.Kata Kunci: GenRe, PIK RM, Remaja
Title: PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
Description:
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.
Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun.
Batasan usia remaja yang digunakan oleh BKKBN adalah 10-24 tahun dan belum menikah.
Sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 25 tahun 2014, batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 18 tahun.
Banyak faktor yang membuat kenakalan remaja ini timbul, yakni karena sifat remaja yang masih labil sehingga akan mudah terpengaruh oleh hal hal yang buruk, kurangnya kasih sayang yang mereka dapatkan dari orang-orang disekelilingnya terutama kasih sayang dari orang tuanya, selain itu kenakalan remaja juga terjadi karena tidak tersedianya atau tidak adanya tempat bagi mereka menyalurkan hobi yang mereka punya sehingga mereka melakukan hal hal lain yang membuat mereka senang.
Kebanyakan dari orang tua berpikiran bahwa masa depan anaknya diukur dari seberapa banyak kekayaan yang dimiliki.
Melalui kegiatan promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan mengenai GenRe pada sasaran yang tepat memiliki dampak postif dalam memberikan pemahaman dan peningkatan pengetahuan pada remaja.
Sehingga diharapkan akan muncul “Generasi Remaja Berencana” dan sebagai upaya menurunkan dampak kenakalan dan prilaku menyimpang remaja.
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamamdiyah Bengkulu melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat (LPPM)  bekerja sama dengan BKKBN Perwakilan Wilayah Bengkulu melakukan kegiatan penyuluhan dan promosi GenRe di SMPN 48 Desa Pematang Sapang Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara dengan tema “Orang Muda Harapan Bangsa” diharapkan dapat menjadi salah satu intervensi dalam pengenalan program GenRe ini pada remaja.
Permasalahan Masyarakat (1) Banyak remaja yang putus sekolah, (2) Kurangnya pemahaman remaja tentang akibat dari pergaulan bebas, narkoba, merokok, (3) Belum adanya wadah berupa PIK RM atau pun kelompok GenRe di SMPN 48.
Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat dilaksanaka pada GenRe di SMPN 48 , Kabupaten Bengkulu Utara dengan waktu 1 bulan, kegiatan ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka dilakukan kegiatan sebagai berikut:(1) Penyuluhan terkait GenRe pada Remaja siswa melalui kerjasama dengan PL KB,(2) Sosialisasi terkait kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan oleh remaja,(3) Sosialisasi terkait kenakalan remaja, dampak dan permasalahannya.
hasil pengabdian didapatkan remaja memahami tentang program GenRe, masalah kenakalan remaja dan pencegahan dampak kenakalan remaja.
Pelaksanaan kegiatan di lakukan mulai dari persiapan sampai dengan pembuatan laporan dari pertengahan Agustus sampai dengan pertengahan September 2019.
Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu upaya dari program studi ilmu keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam memberikan pemahaman kepada remaja untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas dan lebih baik, dengan melakukan kegiatan yang produktif dan bermanfaat dimasa depan, sehingga siap menjadi generasi penerus bangsa.
Kata Kunci: GenRe, PIK RM, Remaja.

Related Results

Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
Gambaran Psychological Capital dan Work Engagement
Gambaran Psychological Capital dan Work Engagement
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiric gambaran Psychological Capital dan Work Engagement pada karyawan Yayasan Medan Plus Medan. Teknik pengambilan sampel dilaku...
SEKOLAH GURU BANGSA (SGB) POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA SEBAGAI UPAYA DALAM MENANAMKAN JIWA NASIONALISME
SEKOLAH GURU BANGSA (SGB) POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA SEBAGAI UPAYA DALAM MENANAMKAN JIWA NASIONALISME
Nasionalisme menjadi suatu keharusan bagi segenap bangsa sebagai wujud dalam membela bangsa dan negara. Kekuatan utama nasionalisme adalah pada rasa cinta tanah air yang diupayakan...
PEMBANGUNAN BELIA POSITIF DALAM PROGRAM KEM RAKAN MUDA JIRAN MUDA
PEMBANGUNAN BELIA POSITIF DALAM PROGRAM KEM RAKAN MUDA JIRAN MUDA
ABSTRAK Kajian ini menjelaskan penerapan elemen pembangunan belia positif dalam perencanaan, perlaksanaan dan penilaian Program Kem Rakan Muda Jiran Muda. Pembangunan Belia Positi...
Komunikasi Interpersonal antara Pembimbing dengan Anak Asuh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam
Komunikasi Interpersonal antara Pembimbing dengan Anak Asuh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam
Abstract. Communication is one of the important things in instilling Islamic values in foster children in orphanages. Effective communication can help mentors to convey Islamic mes...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Konstruksi Makna Nikah Muda pada Pasangan Nikah Muda di Jawa Barat
Konstruksi Makna Nikah Muda pada Pasangan Nikah Muda di Jawa Barat
Abstract.In Islam, it is obligatory to marry when you are physically and mentally able,but if you are not able to carry out marriage, it is recommended to replace the restraintof l...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...

Back to Top