Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SI PARASIT LAJANG: POTRET PEREMPUAN METROPOLITAN

View through CrossRef
The presence of novel Saman by Ayu Utami surprised the world of Indonesian literature. Response to readers and literary critics of Saman diverse, both those in favor, cursing and not be silent. Ayu Utami is a productive female novelist because she continuously has been published novel Saman and Larung (dualogy), Serial Numbers Fu (Manjali and Cakrabirawa and Lalita), and the trilogy (Parasit Lajang, Enrico Love Story, Parasit Lajang—Ex Parasit Lajang). Ayu Utami‟s achievement in writing, among others are "Mastera Young Writers Award 2009" in 2009. The purpose of this article is to express the position and idea of young metropolitan woman, their restless in seeing the domestic life. I figure (women) in the novel The Parasit Lajang (SPL) minds that women should have equality to men legally in many ways, especially on marriage. SPL novel deserves to be read and studied intensively, both as evidence of freedom in the creative process of a writer (female) as well as the Indonesian literary enrichment effort for the reader of literature, literary observers, as well as researchers in Indonesian literature.AbstrakKehadiran Ayu Utami melalui novel Saman mengagetkan dunia sastra Indonesia. Tanggapan pembaca serta kritikus sastra terhadap Saman beragam, baik mereka yang memihak, memaki, maupun yang diam tidak bersikap. Novelis perempuan ini termasuk produktif karena berturut-turut telah menerbitkan novel Saman dan Larung (dwilogi), Seri Bilangan Fu (Manjali dan Cakrabirawa serta Lalita), dan trilogi (Si Parasit Lajang, Cerita Cinta Enrico, dan Pengakuan Eks Si Parasit Lajang). Prestasi Ayu Utami dalam tulis menulis, antara lain memperoleh "Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 2009" pada tahun 2009. Tujuan penulisan artikel ini adalah mengungkapkan sikap dan pandangan hidup perempuan muda metropolitan tersebut, sekaligus kegelisahannya dalam menyikapi suatu kehidupan rumah tangga. Tokoh saya (perempuan) dalam novel Si Parasit Lajang (SPL) berpegang teguh pada sikapnya, yaitu perempuan harus memiliki kesetaraan terhadap laki-laki secara hukum dalam berbagai hal, khususnya tentang perkawinan. Novel SPL layak dibaca dan diteliti secara intensif, baik sebagai bukti kebebasan dalam proses kreatif dari seorang pengarang (perempuan) Indonesia maupun sebagai upaya pengayaan literer bagi pembaca sastra, pengamat sastra, serta peneliti sastra di Indonesia.
Title: SI PARASIT LAJANG: POTRET PEREMPUAN METROPOLITAN
Description:
The presence of novel Saman by Ayu Utami surprised the world of Indonesian literature.
Response to readers and literary critics of Saman diverse, both those in favor, cursing and not be silent.
Ayu Utami is a productive female novelist because she continuously has been published novel Saman and Larung (dualogy), Serial Numbers Fu (Manjali and Cakrabirawa and Lalita), and the trilogy (Parasit Lajang, Enrico Love Story, Parasit Lajang—Ex Parasit Lajang).
Ayu Utami‟s achievement in writing, among others are "Mastera Young Writers Award 2009" in 2009.
The purpose of this article is to express the position and idea of young metropolitan woman, their restless in seeing the domestic life.
I figure (women) in the novel The Parasit Lajang (SPL) minds that women should have equality to men legally in many ways, especially on marriage.
SPL novel deserves to be read and studied intensively, both as evidence of freedom in the creative process of a writer (female) as well as the Indonesian literary enrichment effort for the reader of literature, literary observers, as well as researchers in Indonesian literature.
AbstrakKehadiran Ayu Utami melalui novel Saman mengagetkan dunia sastra Indonesia.
Tanggapan pembaca serta kritikus sastra terhadap Saman beragam, baik mereka yang memihak, memaki, maupun yang diam tidak bersikap.
Novelis perempuan ini termasuk produktif karena berturut-turut telah menerbitkan novel Saman dan Larung (dwilogi), Seri Bilangan Fu (Manjali dan Cakrabirawa serta Lalita), dan trilogi (Si Parasit Lajang, Cerita Cinta Enrico, dan Pengakuan Eks Si Parasit Lajang).
Prestasi Ayu Utami dalam tulis menulis, antara lain memperoleh "Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 2009" pada tahun 2009.
Tujuan penulisan artikel ini adalah mengungkapkan sikap dan pandangan hidup perempuan muda metropolitan tersebut, sekaligus kegelisahannya dalam menyikapi suatu kehidupan rumah tangga.
Tokoh saya (perempuan) dalam novel Si Parasit Lajang (SPL) berpegang teguh pada sikapnya, yaitu perempuan harus memiliki kesetaraan terhadap laki-laki secara hukum dalam berbagai hal, khususnya tentang perkawinan.
Novel SPL layak dibaca dan diteliti secara intensif, baik sebagai bukti kebebasan dalam proses kreatif dari seorang pengarang (perempuan) Indonesia maupun sebagai upaya pengayaan literer bagi pembaca sastra, pengamat sastra, serta peneliti sastra di Indonesia.

Related Results

Kesejahteraan Psikologis Wanita Lajang di indonesia
Kesejahteraan Psikologis Wanita Lajang di indonesia
Abstract. The number of singlehood increases every year in Indonesia. Stigma is an inherent part of singlehood. People often label singlehood as spinsters or unmarketable. This can...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
Parasit Veteriner
Parasit Veteriner
Buku “Parasit Veteriner” ini diharapkan dapat menjadi media untuk mencapai kompetensi dan menunjang kemampuan afektif dalam pembelajaran penyakit parasit pada hewan bagi mahasiswa ...
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH
Peran perempuan Indonesia saat ini dapat digambarkan sebagai manusia yang hidup dalam situasi dramatis. Disatu sisi perempuan Indonesia dituntut untuk berperan dalam semua sektor, ...
Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan dalam ketiga novel Nawal El Sadawi dengan judul Perempuan di Titik Nol, Jatuhnya Sang Imam, dan Zeina. Ketiga novel tersebut berlatar Is...
IDENTIFIKASI PARASIT YANG MENYERANG IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) DI KABUPATEN LOMBOK BARAT
IDENTIFIKASI PARASIT YANG MENYERANG IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) DI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Ikan Mas koki (Carassius auratus) adalah salah satu ikan hias yang sangat populer dan banyak diminati masyarakat. Selain itu ikan ini mudah dibudidayakan dan bernilai ekonomis ting...
Hubungan Infeksi Parasit Usus dengan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat Siswa SDN 101 Luwu
Hubungan Infeksi Parasit Usus dengan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat Siswa SDN 101 Luwu
Infelksi parasit usus melrupakan masalah kelselhatan yang masih tinggi di Indonelsia, telrutama pada anak-anak. Faktor-faktor yang belrkontribusi telrhadap pelningkatan infelksi pa...

Back to Top