Javascript must be enabled to continue!
Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan dalam ketiga novel Nawal El Sadawi dengan judul Perempuan di Titik Nol, Jatuhnya Sang Imam, dan Zeina. Ketiga novel tersebut berlatar Islam dengan budaya patriarki yang mendiskreditkan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan potret perempuan dalam novel Nawal El Sadawi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan model heurmeneutik Amina Wadud Muhsin. Teknik pengumpulan data dengan baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan potret persoalan perempuan dalam masyarakat Islam dengan interpretasi teks-teks Alquran. Adapun teks Alquran maupun hadist dalam peneltian ini dikaji melalui model hermeneutik Amina Wadud terkait perempuan dalam Alquran. Adapun potret persoalan perempuan dalam ketiga novel memiliki tiga isu yang sama antara lain yakni, 1) Salah Tafsir Kekerasan Terhadap Perempuan (istri) Diperbolehkan Oleh Agama, 2) Tafsir Anak Terlahir Laki-laki Lebih Unggul Daripada Perempuan, dan 3) Budaya Patriarki Penyebab Kekerasan dan Pelecehan Terhadap Anak Perempuan Di Bawah Umur.”Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra di sekolah, karena mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yakni perempuan harus berdaya, berani, dan berpendidikan untuk membentengi diri dari kekerasan seksual dan perilaku penyimpangan-penyimpangan negatif lainnya.Kata Kunci: Amina Wadud Muhsin; Feminisme; Nawal El Sadawi; Patriarki
Universitas Indraprasta PGRI
Title: Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan dalam ketiga novel Nawal El Sadawi dengan judul Perempuan di Titik Nol, Jatuhnya Sang Imam, dan Zeina.
Ketiga novel tersebut berlatar Islam dengan budaya patriarki yang mendiskreditkan perempuan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan potret perempuan dalam novel Nawal El Sadawi.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.
Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan model heurmeneutik Amina Wadud Muhsin.
Teknik pengumpulan data dengan baca dan catat.
Teknik analisis data menggunakan hermeneutik.
Hasil penelitian menunjukkan potret persoalan perempuan dalam masyarakat Islam dengan interpretasi teks-teks Alquran.
Adapun teks Alquran maupun hadist dalam peneltian ini dikaji melalui model hermeneutik Amina Wadud terkait perempuan dalam Alquran.
Adapun potret persoalan perempuan dalam ketiga novel memiliki tiga isu yang sama antara lain yakni, 1) Salah Tafsir Kekerasan Terhadap Perempuan (istri) Diperbolehkan Oleh Agama, 2) Tafsir Anak Terlahir Laki-laki Lebih Unggul Daripada Perempuan, dan 3) Budaya Patriarki Penyebab Kekerasan dan Pelecehan Terhadap Anak Perempuan Di Bawah Umur.
”Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra di sekolah, karena mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yakni perempuan harus berdaya, berani, dan berpendidikan untuk membentengi diri dari kekerasan seksual dan perilaku penyimpangan-penyimpangan negatif lainnya.
Kata Kunci: Amina Wadud Muhsin; Feminisme; Nawal El Sadawi; Patriarki.
Related Results
Criticizing Amina Wadud's Views on Leadership in the Household
Criticizing Amina Wadud's Views on Leadership in the Household
Controversial issues regarding the status and standing of women are widely discussed by contemporary Islamic figures. This topic seems to be a hot topic that is rarely di...
AMINA WADUD MUHSIN GENDER THINKING IN THE HERMENEUTIC PERSPECTIVE OF HANS GEORG GADAMER
AMINA WADUD MUHSIN GENDER THINKING IN THE HERMENEUTIC PERSPECTIVE OF HANS GEORG GADAMER
The purpose of this study is to find out the gender thinking of Amina Wadud Muhsin in the view of Hans Georg Gadamer's Hermeneutics. This research is library research using a resea...
Pemikiran Hermeneutika Amina Wadud Muhsin
Pemikiran Hermeneutika Amina Wadud Muhsin
Perkembangan ilmu pengetahuan terjadi pada semua bidang ilmu. Tak terkecuali bidang ilmu-ilmu al-Qur‟an. Di Barat lahir seorang tokoh perempuan yang menghebohkan dunia Islam pada s...
THE QURANIC HERMENEUTICS APPROACH TO GENDER EQUALITY IN AMINA WADUD MUHSIN’S VIEW
THE QURANIC HERMENEUTICS APPROACH TO GENDER EQUALITY IN AMINA WADUD MUHSIN’S VIEW
Gender is a social construction of what is called masculine and feminine and the division of social roles. Hermeneutics is an alternative approach to understand the Qur'anic text. ...
Tafsir Feminisme Perspektif Amina Wadud
Tafsir Feminisme Perspektif Amina Wadud
This study discusses the position of women in the creation of humankind based on Amina Wadud's feminist hermeneutics perspective as an effort to critique classical interpretations ...
Telaah Metode Istinbath Amina Wadud Perspektif Turuq al-Istinbath min al-Nushush
Telaah Metode Istinbath Amina Wadud Perspektif Turuq al-Istinbath min al-Nushush
Dalam kajian Islam kontemporer, ada beberapa tokoh feminis yang dianggap aktif sebagai penggerak gerakan feminisme Islam, di antaranya adalah Amina Wadud Muhsin. Dalam karyanya Qur...
FEMINISME DALAM PENAFSIRAN AYAT QIWA<MAH PERSPEKTIF RIFFAT HASSAN DAN AMINA WADUD
FEMINISME DALAM PENAFSIRAN AYAT QIWA<MAH PERSPEKTIF RIFFAT HASSAN DAN AMINA WADUD
<p>Diskursus feminisme di Indonesia merupakan suatu hal penting dan relevan pada saat ini. Hal ini disebabkan kompleksitas wacana perempuan dalam berbagai upaya peningkatan k...
MULTICULTURALISM VALUES IN HENA KHAN’S AMINA’S VOICE
MULTICULTURALISM VALUES IN HENA KHAN’S AMINA’S VOICE
Abstract
This paper aims to show how the forms of multiculturalism values are displayed in Amina's life and how multiculturalism can change the perspective of other character...

