Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS TAURAT SEBAGAI HUKUM ALLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEHIDUPAN UMAT ALLAH DALAM PERJANJIAN BARU
View through CrossRef
. Kesalahpahaman atau kurang pengertian mengenai makna Taurat sebagai hukum Allah menjadi suatu problem tersendiri dalam kehidupan umat Allah dari zaman ke zaman. Tujuan penulisan ini hendak mengetahui apa hubungan umat Allah di dalam Perjanjian Lama, dalam hal ini bangsa Israel dengan umat percaya di dalam Kristus Yesus di dalam Perjanjian Baru berkaitan dengan Taurat? Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitif dengan metode deskriptif dan analisa literatur maupun literatur research. Teknik pengumpulan data melalui Alkitab, sumber buku-buku, artikel digital, jurnal-jurnal, serta dokumen lain yang berkaitan dengan masalah yang menjadi objek kajian. Melalui pemahaman yang benar tentang Taurat, ditemukan bahwa terdapat hubungan perjanjian Allah dengan umat-Nya baik di dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru berkaitan dengan keselamatan di mana penggenapan-nya ada di dalam pribadi Yesus Kristus. Kesimpulan, Taurat yang merupakan hukum Allah bagi manusia tidak merupakan sumber pembenaran bagi manusia yang sudah rusak karena kejatuhan di dalam dosa, melainkan Taurat hanyalah bayangan dan penuntun kepada sumber pembenaran yang sesungguhnya dan yang telah dinubuatkan sebagai penggenap atas hukum Taurat: yaitu Yesus Kristus Tuhan Sang Mesias dan Sang Iman Besar Agung yang telah menyempurnakan hukum Tuhan melalui pengorbanan-Nya, dan telah mewujudkannya di dalam suatu Perjanjian yang Baru yang tidak lain adalah Perjanjian Kasih, dimana pembenaran dan keselamatan tersedia hanya oleh anugerah di dalam iman kepada Yesus Kristus sendiri.
Title: ANALISIS TAURAT SEBAGAI HUKUM ALLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEHIDUPAN UMAT ALLAH DALAM PERJANJIAN BARU
Description:
Kesalahpahaman atau kurang pengertian mengenai makna Taurat sebagai hukum Allah menjadi suatu problem tersendiri dalam kehidupan umat Allah dari zaman ke zaman.
Tujuan penulisan ini hendak mengetahui apa hubungan umat Allah di dalam Perjanjian Lama, dalam hal ini bangsa Israel dengan umat percaya di dalam Kristus Yesus di dalam Perjanjian Baru berkaitan dengan Taurat? Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitif dengan metode deskriptif dan analisa literatur maupun literatur research.
Teknik pengumpulan data melalui Alkitab, sumber buku-buku, artikel digital, jurnal-jurnal, serta dokumen lain yang berkaitan dengan masalah yang menjadi objek kajian.
Melalui pemahaman yang benar tentang Taurat, ditemukan bahwa terdapat hubungan perjanjian Allah dengan umat-Nya baik di dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru berkaitan dengan keselamatan di mana penggenapan-nya ada di dalam pribadi Yesus Kristus.
Kesimpulan, Taurat yang merupakan hukum Allah bagi manusia tidak merupakan sumber pembenaran bagi manusia yang sudah rusak karena kejatuhan di dalam dosa, melainkan Taurat hanyalah bayangan dan penuntun kepada sumber pembenaran yang sesungguhnya dan yang telah dinubuatkan sebagai penggenap atas hukum Taurat: yaitu Yesus Kristus Tuhan Sang Mesias dan Sang Iman Besar Agung yang telah menyempurnakan hukum Tuhan melalui pengorbanan-Nya, dan telah mewujudkannya di dalam suatu Perjanjian yang Baru yang tidak lain adalah Perjanjian Kasih, dimana pembenaran dan keselamatan tersedia hanya oleh anugerah di dalam iman kepada Yesus Kristus sendiri.
Related Results
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Perjanjian merupakan kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan kebutuhan di bidang ekonomi. Perjanjian termasuk salah satu hal yang sangat penting bagi masyarakat untuk melakuk...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Abstract. This article discusses the relationship between the concept of sin in the Old Testament and the concept of the covenant. The thesis of this article is that the concept of...
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
Untuk meneliti kedudukan dari perjanjian-perjanjian Internasional yang dibuat Pemerintah Belanda dan dinyatakan juga berlaku bagi wilayah Hindia Belanda dan sikap Indonesia terhada...
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
Hukum Hindu dan Hukum Adat di Bali berkaitan sangat erat sehingga sering menimbulkan kerancuan pemahaman yang mana Hukum Hindu, dan yang mana Hukum Adat.
Pada masa Raad Kerta...

