Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN MUTU PERGURUAN TINGGI MELALUI PENJAMINAN MUTU INTERAL PERGURUAN TINGGI

View through CrossRef
Penjaminan mutu adalah proses perencanaan/perumusan, penetapan, pelaksanaan, evaluasi pelaksanaan, pengendalian pelaksanaan, dan pengembangan/peningkatan standar mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholders internal (mahasiswa, dosen dan karyawan) dan eksternal (masyarakat, dunia usaha, asosiasi profesi, pemerintah) memperoleh kepuasan dari perguruan tinggi tersebut. Bahan yang menjadi objek pembahasan bersumber dari jurnal-jurnal ilmiah tentang Peningkatan mutu perguruan Tinggi, dan juga tentang penjaminan mutu internal. Metode yang digunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah menggunakan literature review dari berbagai sumber. Keberhasilan SPMI akan sangat bergantung dari dukungan semua pihak, khususnya seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan yang diharapkan memiliki kesadaran yang utuh, bahwa budaya mutu adalah pola pikir, pola sikap dan pola perilaku dari semua pihak yang berkepentingan pada perguruan tinggi tersebut. Dengan mengimplenentasikan SPM Dikti yang terdiri atas tiga sub sistem, yaitu SPMI, SPME, dan PD Dikti, diyakini bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia akan mampu membangun budaya mutu, baik di perguruan tinggi masing-masing maupun akan berkontibusi pada pembangunan budaya mutu pendidikan tinggi pada tingkat nasional.
Title: PENINGKATAN MUTU PERGURUAN TINGGI MELALUI PENJAMINAN MUTU INTERAL PERGURUAN TINGGI
Description:
Penjaminan mutu adalah proses perencanaan/perumusan, penetapan, pelaksanaan, evaluasi pelaksanaan, pengendalian pelaksanaan, dan pengembangan/peningkatan standar mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholders internal (mahasiswa, dosen dan karyawan) dan eksternal (masyarakat, dunia usaha, asosiasi profesi, pemerintah) memperoleh kepuasan dari perguruan tinggi tersebut.
Bahan yang menjadi objek pembahasan bersumber dari jurnal-jurnal ilmiah tentang Peningkatan mutu perguruan Tinggi, dan juga tentang penjaminan mutu internal.
Metode yang digunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah menggunakan literature review dari berbagai sumber.
Keberhasilan SPMI akan sangat bergantung dari dukungan semua pihak, khususnya seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan yang diharapkan memiliki kesadaran yang utuh, bahwa budaya mutu adalah pola pikir, pola sikap dan pola perilaku dari semua pihak yang berkepentingan pada perguruan tinggi tersebut.
Dengan mengimplenentasikan SPM Dikti yang terdiri atas tiga sub sistem, yaitu SPMI, SPME, dan PD Dikti, diyakini bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia akan mampu membangun budaya mutu, baik di perguruan tinggi masing-masing maupun akan berkontibusi pada pembangunan budaya mutu pendidikan tinggi pada tingkat nasional.

Related Results

Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal Sebagai Pilar Utama Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal Sebagai Pilar Utama Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal adalah suatu keniscayaan bagi sekolah dasar, menengah dan juga Perguruan Tinggi. Penetapan penjaminan mutu (quality assurance) bagi se...
Akreditasi: Persepsi Mahasiswa Tentang Penjaminan Mutu
Akreditasi: Persepsi Mahasiswa Tentang Penjaminan Mutu
Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan secara utuh dua hal utama dalam sistem penjaminan mutu pada lembaga pendidikan tingggi, yaitu; penjaminan mutu internal dan penjaminan ...
Bimbingan Teknis Optimalisasi Peran Unit Penjaminan Mutu
Bimbingan Teknis Optimalisasi Peran Unit Penjaminan Mutu
Keberadaan Unit Penjaminan Mutu telah banyak memberikan arah dan kebijakan dalam membangun budaya mutu di 6 (enam) Perguruan Tinggi Swasta yakni Universitas Mandiri Bina Prestasi 7...
Sistem Penjaminan Mutu Internal Di Satuan Pendidikan Menengah (SMA)
Sistem Penjaminan Mutu Internal Di Satuan Pendidikan Menengah (SMA)
Abstrak: Tingkat pengetahuan warga sekolah terkait dengan Sisitem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) masih pada tingkat rendah yang masih perlu dikembangkan sebelum membentuk sistem p...
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Perguruan tinggi merupakan lembaga tertinggi dari sistem pendidikan nasional. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk dilatih dan b...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
Dalam upaya melahirkan generasi terbaik, dibutuhkan sebuah pendidikan bermutu yang menjadi harapan semua pihak. Pendidikan bermutu memerlukan sebuah sistem pengendalian mutu yang t...
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
The ratification of Law Number 24 of 2004 concerning the Deposit Insurance Corporation (LPS) marks the formal process of institutionalizing the deposit insurance system in Indonesi...
Peran Kepemimpinan Dalam Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta
Peran Kepemimpinan Dalam Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta
Penjaminan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam mutlak diberikan oleh sebuah lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tinggi keagamaan Islam baik negeri maupun swasta, sebagai ko...

Back to Top