Javascript must be enabled to continue!
Bimbingan Teknis Optimalisasi Peran Unit Penjaminan Mutu
View through CrossRef
Keberadaan Unit Penjaminan Mutu telah banyak memberikan arah dan kebijakan dalam membangun budaya mutu di 6 (enam) Perguruan Tinggi Swasta yakni Universitas Mandiri Bina Prestasi 7 Program Studi, Universitas Quality Berastagi 9 Program Studi, Universitas Satya Terra Bhinneka 6 Program Studi, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara 14 Program Studi, Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia 11 Program Studi dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehat Medan 5 Program Studi dengan jumlah keseluruhan 52 Program Studi. Namun demikian masih terdapat sejumlah 96% Program Studi yang terakreditasi C atau Baik, dengan rincian Universitas Mandiri Bina Prestasi 86%, Universitas Quality Berastagi 100%, Universitas Satya Terra Bhinneka 100%, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara 100%, Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia 91% dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehat Medan 100% sangat perlu ditingkatkan menjadi peringkat akreditasi Unggul atau Sangat Baik. Diyakini bahwa upaya peningkatan peringkat akreditasi dan budaya mutu Program Studi tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip peningkatan standar SPMI secara berencana dan berkelanjutan melalui implementasi PPEPP. Selanjutnya melalui intervensi bantuan dana dari Pemerintah Pusat dan Pendampingan dari PT Pembina, komitmen penerapan pendekatan siklus PPEPP terutama tentang evaluasi, pengendalian dan peningkatan standar SPMI. Sehingga tujuan pengajuan program bantuan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Program Studi berkemampuan meningkatkan budaya mutu dengan target akreditasi berperingkat unggul. Program kegiatan yang akan dijalankan adalah Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Perancangan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi, Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, Pengelolaan Data dan Informasi terkait Penjaminan Mutu, Tata Kelola Akademik, dan Rencana Tindak Lanjut. Hasil yang diharapkan prodi binaan mencapai peningkatan kualitas akreditasi unggul. Serapan pendanaan yang diperlukan untuk mencapai kegiatan pembinaan adalah sebesar Rp.387.775.043,- (Tiga ratus delapan puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh puluh lima ribu empat puluh tiga rupiah).
Universitas Mandiri Bina Prestasi
Title: Bimbingan Teknis Optimalisasi Peran Unit Penjaminan Mutu
Description:
Keberadaan Unit Penjaminan Mutu telah banyak memberikan arah dan kebijakan dalam membangun budaya mutu di 6 (enam) Perguruan Tinggi Swasta yakni Universitas Mandiri Bina Prestasi 7 Program Studi, Universitas Quality Berastagi 9 Program Studi, Universitas Satya Terra Bhinneka 6 Program Studi, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara 14 Program Studi, Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia 11 Program Studi dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehat Medan 5 Program Studi dengan jumlah keseluruhan 52 Program Studi.
Namun demikian masih terdapat sejumlah 96% Program Studi yang terakreditasi C atau Baik, dengan rincian Universitas Mandiri Bina Prestasi 86%, Universitas Quality Berastagi 100%, Universitas Satya Terra Bhinneka 100%, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara 100%, Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia 91% dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehat Medan 100% sangat perlu ditingkatkan menjadi peringkat akreditasi Unggul atau Sangat Baik.
Diyakini bahwa upaya peningkatan peringkat akreditasi dan budaya mutu Program Studi tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip peningkatan standar SPMI secara berencana dan berkelanjutan melalui implementasi PPEPP.
Selanjutnya melalui intervensi bantuan dana dari Pemerintah Pusat dan Pendampingan dari PT Pembina, komitmen penerapan pendekatan siklus PPEPP terutama tentang evaluasi, pengendalian dan peningkatan standar SPMI.
Sehingga tujuan pengajuan program bantuan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Program Studi berkemampuan meningkatkan budaya mutu dengan target akreditasi berperingkat unggul.
Program kegiatan yang akan dijalankan adalah Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Perancangan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi, Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, Pengelolaan Data dan Informasi terkait Penjaminan Mutu, Tata Kelola Akademik, dan Rencana Tindak Lanjut.
Hasil yang diharapkan prodi binaan mencapai peningkatan kualitas akreditasi unggul.
Serapan pendanaan yang diperlukan untuk mencapai kegiatan pembinaan adalah sebesar Rp.
387.
775.
043,- (Tiga ratus delapan puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh puluh lima ribu empat puluh tiga rupiah).
Related Results
Akreditasi: Persepsi Mahasiswa Tentang Penjaminan Mutu
Akreditasi: Persepsi Mahasiswa Tentang Penjaminan Mutu
Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan secara utuh dua hal utama dalam sistem penjaminan mutu pada lembaga pendidikan tingggi, yaitu; penjaminan mutu internal dan penjaminan ...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
Dalam upaya melahirkan generasi terbaik, dibutuhkan sebuah pendidikan bermutu yang menjadi harapan semua pihak. Pendidikan bermutu memerlukan sebuah sistem pengendalian mutu yang t...
Sistem Penjaminan Mutu Internal Di Satuan Pendidikan Menengah (SMA)
Sistem Penjaminan Mutu Internal Di Satuan Pendidikan Menengah (SMA)
Abstrak: Tingkat pengetahuan warga sekolah terkait dengan Sisitem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) masih pada tingkat rendah yang masih perlu dikembangkan sebelum membentuk sistem p...
Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal Sebagai Pilar Utama Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal Sebagai Pilar Utama Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal adalah suatu keniscayaan bagi sekolah dasar, menengah dan juga Perguruan Tinggi. Penetapan penjaminan mutu (quality assurance) bagi se...
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
The ratification of Law Number 24 of 2004 concerning the Deposit Insurance Corporation (LPS) marks the formal process of institutionalizing the deposit insurance system in Indonesi...
Evaluasi Dan Penjamin Mutu
Evaluasi Dan Penjamin Mutu
Artikel ini mengkaji peran evaluasi dan penjaminan mutu sebagai kunci keberhasilan dalam kepemimpinan pendidikan. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan pengertian dan pent...
Karakter Islami sebagai Indikator Mutu Murid : Kerangka Konseptual Penjaminan Mutu Pendidikan Islam
Karakter Islami sebagai Indikator Mutu Murid : Kerangka Konseptual Penjaminan Mutu Pendidikan Islam
Mutu murid masih didominasi oleh indikator akademik, padahal pendidikan Islam menempatkan karakter sebagai esensi pembentukan manusia seutuhnya. Ketidaksesuaian tersebut menunjukka...
EVALUASI IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 BANYUKE HULU
EVALUASI IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 BANYUKE HULU
Kualitas pendidikan menjadi perhatian utama di banyak masyarakat di seluruh dunia. Dalam sektor pendidikan yang sangat kompetitif, keberhasilan lembaga pendidikan bergantung pada k...

