Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Eksegetikal Amanat Agung menurut Matius 28:18-20

View through CrossRef
The Great Commission is an integral part of the life of believers. This is the message of Christ for all citizens of the kingdom of God. It is called the Great Commission that does not mean its position is more important than other parts of the Bible. But this has demands that every believer must do. On the other hand it can be confirmed that the Great Commission is nothing but the pulse of the believer. In Matthew 28: 18-20, discussions about the Great Commission can be divided into three main parts. These three parts stand to support one another, and refer to the central theme of the Great Commission. First, the Great Commission is based on the authority of the Father bestowed on Christ. Second, the Great Commission is a continuous activity that is always inherent in the lives of believers. When the Great Commission is sustained by the ability or inclusion of Christ. These three things are the essence or essence of the interpretation of the Great Commission in the daily life of believers. Abstrak Amanat Agung adalah bagian integral hidup orang percaya. Ini adalah amanat Kristus bagi semua warga kerajaan Allah. Disebut Amanat Agung itu bukan berarti kedudukannya lebin penting dari bagian lain di dalam Alkitab. Namun ini memiliki tuntutan yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya. Di sisi lain dapat dipertegas bahwa Amanat Agung tidak lain adalah denyut nadi orang percaya. Dalam Matius 28:18-20, pembahasan tentang Amanat Agung dapat dibagi ke dalam tiga bagian utama. Ketiga bagian ini berdiri untuk saling menopang satu dengan yang lain, dan mengacu pada tema sentral tentang Amanat Agung. Pertama, Amanat Agung itu didasarkan pada otoritas Bapa yang dilimpahkan kepada Kristus. Kedua, Amanat Agung itu merupakan aktivitas berkesinambungan yang selalu melekat dalam hidup orang percaya. Ketika Amanat Agung itu ditopang oleh abilitas atau penyertaan Kristus. Ketiga hal ini merupakan hakekat atau intisari dari intepretasi Amanat Agung dalam hidup harian orang percaya.
Sekolah Tinggi Teologi Baptis Jakarta
Title: Kajian Eksegetikal Amanat Agung menurut Matius 28:18-20
Description:
The Great Commission is an integral part of the life of believers.
This is the message of Christ for all citizens of the kingdom of God.
It is called the Great Commission that does not mean its position is more important than other parts of the Bible.
But this has demands that every believer must do.
On the other hand it can be confirmed that the Great Commission is nothing but the pulse of the believer.
In Matthew 28: 18-20, discussions about the Great Commission can be divided into three main parts.
These three parts stand to support one another, and refer to the central theme of the Great Commission.
First, the Great Commission is based on the authority of the Father bestowed on Christ.
Second, the Great Commission is a continuous activity that is always inherent in the lives of believers.
When the Great Commission is sustained by the ability or inclusion of Christ.
These three things are the essence or essence of the interpretation of the Great Commission in the daily life of believers.
Abstrak Amanat Agung adalah bagian integral hidup orang percaya.
Ini adalah amanat Kristus bagi semua warga kerajaan Allah.
Disebut Amanat Agung itu bukan berarti kedudukannya lebin penting dari bagian lain di dalam Alkitab.
Namun ini memiliki tuntutan yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya.
Di sisi lain dapat dipertegas bahwa Amanat Agung tidak lain adalah denyut nadi orang percaya.
Dalam Matius 28:18-20, pembahasan tentang Amanat Agung dapat dibagi ke dalam tiga bagian utama.
Ketiga bagian ini berdiri untuk saling menopang satu dengan yang lain, dan mengacu pada tema sentral tentang Amanat Agung.
Pertama, Amanat Agung itu didasarkan pada otoritas Bapa yang dilimpahkan kepada Kristus.
Kedua, Amanat Agung itu merupakan aktivitas berkesinambungan yang selalu melekat dalam hidup orang percaya.
Ketika Amanat Agung itu ditopang oleh abilitas atau penyertaan Kristus.
Ketiga hal ini merupakan hakekat atau intisari dari intepretasi Amanat Agung dalam hidup harian orang percaya.

Related Results

Amanat Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Amanat Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) amanat utama cerita rakyat Badang Perkasa menurut interpretasi siswa dalam pembelajaran yang menggunakan pendekatan konstruktivis...
GERAKAN PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS
GERAKAN PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS
             Kegerakan pemuridan harus dilakukan orang percaya atau gereja yang berperan penting dalam proses pemuridan. Namun yang menjadi masalahnya sebagian orang percaya berpen...
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
Penelitian ini merupakan suatu analisis terhadap unsur pendidikan atas tema, tokoh dan perwatakan serta amanat dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya HAMKA. Rumusan mas...
DINAMIKA ROH KUDUS DALAM IMPLEMENTASI AMANAT AGUNG YESUS KRISTUS
DINAMIKA ROH KUDUS DALAM IMPLEMENTASI AMANAT AGUNG YESUS KRISTUS
Pentingnya pekerjaan Roh Kudus dalam Amanat Agung yang seyogianya mendapat perhatian yang khusus dari gereja. Mengingat bahwa jantung dan jiwa dari pekerjaan misioner gereja semata...
Kajian Biblika Tentang Yesus Membawa Pemisahan Menurut Injil Matius 10:34-42 Dan Implikasi Praktis Bagi Orang Kristen Masa Kini
Kajian Biblika Tentang Yesus Membawa Pemisahan Menurut Injil Matius 10:34-42 Dan Implikasi Praktis Bagi Orang Kristen Masa Kini
Menyikapi tentang pernyataan Yesus yang menyatakan bahwa “Aku datang untuk memisahkan” dan implikasinya bagi kehidupan orang Kristen pada masa kini menurut Matius 10:34-42. Pernyat...
Makna Gadis-gadis yang Bijaksana dan yang Bodoh dalam Matius 25:1-12
Makna Gadis-gadis yang Bijaksana dan yang Bodoh dalam Matius 25:1-12
Abstract: In the Gospels it also records the day of Jesus' second coming in a parable. Regarding Hissecond coming, as told in the Book of Matthew about "Wise virgins and foolish vi...
PELAKSANAAN ISTIBDĀL BAGI TANAH-TANAH WAKAF DI MALAYSIA: KAJIAN PERBANDINGAN ANTARA HUKUM SYARAK DENGAN PERUNDANGAN SIVIL
PELAKSANAAN ISTIBDĀL BAGI TANAH-TANAH WAKAF DI MALAYSIA: KAJIAN PERBANDINGAN ANTARA HUKUM SYARAK DENGAN PERUNDANGAN SIVIL
Istibdāl mempunyai peranan penting terhadap tanah-tanah wakaf yang tidak produktif. Walau bagaimanapun, pelaksanaan istibdāl turut menjadi perhatian dari beberapa aspek. Kajian seb...
TANGGUNG JAWAB WALI AMANAT DAN PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG OBLIGASI BANK GLOBAL INTERNASIONAL
TANGGUNG JAWAB WALI AMANAT DAN PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG OBLIGASI BANK GLOBAL INTERNASIONAL
Penerbitan Obligasi Subordinasi Oleh PT Bank Global Internasional Tbk menunjuk PT Bank Niaga Tbk sebagai Wali Amanat. Wali Amanat merupakan pihak yang mewakili pemegang obligasi ba...

Back to Top