Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERAN AKTOR DALAM KOLABORASI PENYEDIAAN PERMUKIMAN LAYAK HUNI DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS PADA PROGRAM DANDAN OMAH)

View through CrossRef
Pada tahun 2022, Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan program Dandan Omah yang merupakan keberlanjutan dari program rehabilitasi sosial rutilahu yang dimodifikasi dengan konsep baru. Pada pelaksanaannya, Pemerintah Kota Surabaya melakukan kolaborasi bersama pihak luar, yakni Baznas Kota Surabaya, Yayasan Manarul Ilmi dan KTPR.Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi peran aktor yang terlibat dalam kolaborasi penyediaan permukiman layak huni di Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik analisis konten. Analisis dilakukan dengan menyusun matrik analisis konten untuk mendapatkan sentimen positif maupun negatif dari tiap substansi yang didapatkan dari narasumber maupun dari data dukung lainnya. Data dikumpulkan melalui instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian yaitu peran aktor yang terdiri dari 5 dimensi yaitu: 1) policy creator; 2) koordinator; 3) fasilitator; 4) implementor; 5) akselerator. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran policy creator dilaksanakan oleh DPRKPP Kota Surabaya dengan mengembangkan skema pendanaan diluar APBD melalui kolaborasi. Peran Koordinator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya melalui pemberian informasi secara tertulis atau tidak tertulis kepada aktor yang lain. Peran Fasilitator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya, Baznas Kota Surabaya, YMI ITS. Peran implementor dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya, Baznas Kota Surabaya, YMI ITS dan KTPR dengan melaksanakan program sesuai kesepakatan bersama. Peran Akselerator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya melalui promosi logo dandan omah pada souvenir tertentu. Rekomendasi penelitian untuk para aktor kolaborasi program Dandan Omah untuk membuat MoU apabila belum ada dan merekomendasikan untuk mempublish MoU apabila memang sudah ada sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat terkait program yang dijalankan oleh pemerintah.
Title: ANALISIS PERAN AKTOR DALAM KOLABORASI PENYEDIAAN PERMUKIMAN LAYAK HUNI DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS PADA PROGRAM DANDAN OMAH)
Description:
Pada tahun 2022, Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan program Dandan Omah yang merupakan keberlanjutan dari program rehabilitasi sosial rutilahu yang dimodifikasi dengan konsep baru.
Pada pelaksanaannya, Pemerintah Kota Surabaya melakukan kolaborasi bersama pihak luar, yakni Baznas Kota Surabaya, Yayasan Manarul Ilmi dan KTPR.
Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi peran aktor yang terlibat dalam kolaborasi penyediaan permukiman layak huni di Kota Surabaya.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik analisis konten.
Analisis dilakukan dengan menyusun matrik analisis konten untuk mendapatkan sentimen positif maupun negatif dari tiap substansi yang didapatkan dari narasumber maupun dari data dukung lainnya.
Data dikumpulkan melalui instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi.
Fokus penelitian yaitu peran aktor yang terdiri dari 5 dimensi yaitu: 1) policy creator; 2) koordinator; 3) fasilitator; 4) implementor; 5) akselerator.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran policy creator dilaksanakan oleh DPRKPP Kota Surabaya dengan mengembangkan skema pendanaan diluar APBD melalui kolaborasi.
Peran Koordinator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya melalui pemberian informasi secara tertulis atau tidak tertulis kepada aktor yang lain.
Peran Fasilitator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya, Baznas Kota Surabaya, YMI ITS.
Peran implementor dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya, Baznas Kota Surabaya, YMI ITS dan KTPR dengan melaksanakan program sesuai kesepakatan bersama.
Peran Akselerator dijalankan oleh DPRKPP Kota Surabaya melalui promosi logo dandan omah pada souvenir tertentu.
Rekomendasi penelitian untuk para aktor kolaborasi program Dandan Omah untuk membuat MoU apabila belum ada dan merekomendasikan untuk mempublish MoU apabila memang sudah ada sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat terkait program yang dijalankan oleh pemerintah.

Related Results

ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
Pemetaan Peran Stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Pemetaan Peran Stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Abstrak. Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Purwakarta, tercantum dalam Peraturan Bupati No 48 Tahun 2022, Rencana Strategis Dinas Tata...
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK) Merupakan pendukung Rencana Strategis Kementerian PUPR tahun 2020 –...
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
AbstrakSeiring berjalannya waktu pertambahan jumlah penduduk terus meningkat, mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan data BPS Kota Palopo terjadi pertamba...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
DAMPAK PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN GEMBONG KOTA SURABAYA
DAMPAK PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN GEMBONG KOTA SURABAYA
Sektor informal pada kota-kota besar seringkali merujuk pada aktivitas perekonomian kecil. Pedagang kaki lima merupakan beberapa pelaku usaha sektor informal yang terkait langsung ...

Back to Top