Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat melalui Pendampingan Pelestarian Musik Langgam Makassar

View through CrossRef
Pelestarian musik tradisional merupakan tantangan besar di era modern, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung lebih tertarik pada musik populer. Musik langgam Makassar, sebagai salah satu warisan budaya yang sarat nilai historis dan estetika, menghadapi risiko kepunahan di Desa Taeng, Kabupaten Gowa. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penurunan minat generasi muda, kurangnya pendidikan tentang pentingnya musik tradisional, keterbatasan akses sumber daya bagi pelaku seni, serta minimnya platform promosi untuk musik langgam. Sebagai solusi, dilakukan program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pelestarian musik langgam Makassar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam melestarikan musik langgam serta memperkuat identitas budaya lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan, sosialisasi, dan kolaborasi antara pelaku seni dan masyarakat, dengan fokus pada pengenalan nilai-nilai budaya, sejarah Langgam Makassar, peningkatan kapasitas teknis alat musik, dan penciptaan platform promosi yang lebih luas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian musik langgam, serta terciptanya sinergi yang lebih baik antara pelaku seni dan komunitas lokal. Program ini juga berhasil mengidentifikasi langkah-langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi musik langgam, baik di tingkat lokal maupun nasional, sehingga keberlanjutan musik langgam Makassar di Desa Taeng dapat terjamin.
Title: Pemberdayaan Kelompok Masyarakat melalui Pendampingan Pelestarian Musik Langgam Makassar
Description:
Pelestarian musik tradisional merupakan tantangan besar di era modern, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung lebih tertarik pada musik populer.
Musik langgam Makassar, sebagai salah satu warisan budaya yang sarat nilai historis dan estetika, menghadapi risiko kepunahan di Desa Taeng, Kabupaten Gowa.
Permasalahan utama yang dihadapi adalah penurunan minat generasi muda, kurangnya pendidikan tentang pentingnya musik tradisional, keterbatasan akses sumber daya bagi pelaku seni, serta minimnya platform promosi untuk musik langgam.
Sebagai solusi, dilakukan program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pelestarian musik langgam Makassar.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam melestarikan musik langgam serta memperkuat identitas budaya lokal.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan, sosialisasi, dan kolaborasi antara pelaku seni dan masyarakat, dengan fokus pada pengenalan nilai-nilai budaya, sejarah Langgam Makassar, peningkatan kapasitas teknis alat musik, dan penciptaan platform promosi yang lebih luas.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian musik langgam, serta terciptanya sinergi yang lebih baik antara pelaku seni dan komunitas lokal.
Program ini juga berhasil mengidentifikasi langkah-langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi musik langgam, baik di tingkat lokal maupun nasional, sehingga keberlanjutan musik langgam Makassar di Desa Taeng dapat terjamin.

Related Results

Melagukan al-quran dengan langgam jawa: Studi Terhadap Pandangan Ulama Indonesia
Melagukan al-quran dengan langgam jawa: Studi Terhadap Pandangan Ulama Indonesia
Beberapa tahun lalu dalam suatu forum, al-Qur‟an dibacakan dengan lagu (nada) atau langgam yang tidak biasa, yaitu langgam Jawa. Tentu saja ini langsung menuai polemik di kalangan ...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar, pembelajaran musik menjadi matakuliah wajib yang harus dituntaskan. Dalam masyarakat multikultural, siswa pendidikan guru sekolah dasa...
MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL
MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL
Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam pengelolaan kelompok pembudidaya ikan tawar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kel...
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
Gitar tunggal Lampung terdiri atas dua gaya, yakni pesisir dan pepadun. Diantara kedua gaya tersebut, peneliti melihat fakta-fakta unik yang terjadi pada gitar tunggal bergaya pesi...
PERSEPSI MUSIK PEMAIN RHYTHM GAME BanG Dream! Girls Band Party
PERSEPSI MUSIK PEMAIN RHYTHM GAME BanG Dream! Girls Band Party
Pemanfaatan rhythm game sebagai media pembelajaran musik melalui Android dan iOS sudah disarankan oleh Bégel dkk (2017), namun belum ada penelitian tentang implikasinya terhadap pe...
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
Musik tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sejak zaman kuno hingga sekarang baik itu sebagai identitas diri, identitas kelompok sosial, termasuk juga dalam beragama Hindu, meng...

Back to Top