Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Kuat Lekat Pada Beton Self Compacting Concrete, Fly Ash Concrete Dengan Kadar Fly Ash 15%, High Volume Fly Ash Concrete Dengan Kadar Fly Ash 50% Dan High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete Dengan Kadar Fly Ash 50% Dari Berat Binder

View through CrossRef
<p>Perkembangan infrastruktur yang pesat memunculkan sebuah inovasi beton baru yaitu <em>Self Compacting Concrete </em>yang dapat memadat dan menggalir secara mandiri tanpa <em>vibrator</em>. <em>Fly ash </em>adalah maetrial yang dipakai sebagai pengganti semen karena kandungan silika yang tinggi. Penggunaan <em>fly ash </em>dalam beton dapat meningkatkan <em>workability </em>beton segar. Dalam penggunaannya <em>fly ash </em>dapat digunakan dalam volume kcil atau volume tinggi (≥50%). Penggunaan beton <em>fly ash </em>juga dapat dikombinasikan dengan SCC untuk mendapatkan keuntungan dari keduanya. Penelitian ini mengkaji mengenai kuat lekat dari SCC, FAC dengan kadar <em>fly ash </em>15 %, HVFAC dengan kadar <em>fly ash </em>50%, dan HVFA-SCC dengan kadar <em>fly ash </em>50% yang masing-masing berumur 28 hari, kemudian dibandingkan dengan beton normal. Benda uji berbentuk silinder berukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm masing-masing sebanyak 3 buah<em>.</em> Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penggunaan <em>fly ash </em>dapat meningkatkan kuat lekat beton dibandingkan dengan beton normal. Kuat lekat pada HVFAC 50% sebesar 2,28 MPa, FAC 15% sebesar 2,05 MPa, HVFA-SCC 50% sebesar 1,45 MPa dan SCC sebesar 1,35 MPa, sedangkan beton normal sebesar 1,05 MPa.</p>
Universitas Sebelas Maret
Title: Kajian Kuat Lekat Pada Beton Self Compacting Concrete, Fly Ash Concrete Dengan Kadar Fly Ash 15%, High Volume Fly Ash Concrete Dengan Kadar Fly Ash 50% Dan High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete Dengan Kadar Fly Ash 50% Dari Berat Binder
Description:
<p>Perkembangan infrastruktur yang pesat memunculkan sebuah inovasi beton baru yaitu <em>Self Compacting Concrete </em>yang dapat memadat dan menggalir secara mandiri tanpa <em>vibrator</em>.
<em>Fly ash </em>adalah maetrial yang dipakai sebagai pengganti semen karena kandungan silika yang tinggi.
Penggunaan <em>fly ash </em>dalam beton dapat meningkatkan <em>workability </em>beton segar.
Dalam penggunaannya <em>fly ash </em>dapat digunakan dalam volume kcil atau volume tinggi (≥50%).
Penggunaan beton <em>fly ash </em>juga dapat dikombinasikan dengan SCC untuk mendapatkan keuntungan dari keduanya.
Penelitian ini mengkaji mengenai kuat lekat dari SCC, FAC dengan kadar <em>fly ash </em>15 %, HVFAC dengan kadar <em>fly ash </em>50%, dan HVFA-SCC dengan kadar <em>fly ash </em>50% yang masing-masing berumur 28 hari, kemudian dibandingkan dengan beton normal.
Benda uji berbentuk silinder berukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm masing-masing sebanyak 3 buah<em>.
</em> Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penggunaan <em>fly ash </em>dapat meningkatkan kuat lekat beton dibandingkan dengan beton normal.
Kuat lekat pada HVFAC 50% sebesar 2,28 MPa, FAC 15% sebesar 2,05 MPa, HVFA-SCC 50% sebesar 1,45 MPa dan SCC sebesar 1,35 MPa, sedangkan beton normal sebesar 1,05 MPa.
</p>.

Related Results

ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
EFEK PERAWATAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER
EFEK PERAWATAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER
Geopolymer concrete is a kind of concrete that does not use portland cement as binder but utilizes natural material that contents silica as fly ash, rice husk ash, etcetera.The use...
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
Dalam menghasilkan beton dengan kualitas baik dan kuat tekan yang tinggi, maka proses pembuatan beton dari mulai terjadinya reaksi kimia dan masa pemeliharaan harus diperhatikan. K...

Back to Top