Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen Mutu Sekolah Dasar

View through CrossRef
Sekolah Dasar sebagai intitusi pendidikan dasar, merupakan wadah tempat proses pendidikan untuk anak usia 7 – 12 tahun, memiliki sistem yang kompleks dan dinamis serta memiliki kekhasan yang sangat unik . Dalam kegiatannya, sekolah adalah tempat yang bukan hanya sekedar tempat berkumpul guru dan murid, melainkan berada dalam satu tatanan sistem yang komplek dan saling berkaitan, oleh karena itu sekolah dasar dipandang sebagai suatu organisasi pendidikan yang membutuhkan pengelolaan yang sangan intensif guna mewujudkan mutu dalam institusi tersebut. Lebih dari itu, kegiatan inti organisasi sekolah dasar adalah mengelola sumber daya manusia (SDM) yang diharapkan menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki pengetahuan dasar yang utuh pada tataran kognitif, afektif dan psikomotorik sebagai bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidiakan yang lebih tinggi. Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut di atas, tentu saja perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan, salah satunya adalah melakukan reorientasi penyelenggaraan pendidikan yaitu melalui manajemen mutu sekolah. Pendekatan manajemen yang memusatkan perhatian pada peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan mutu dengan konsep Quality Assurance, Quality Assurance,Change of culture, Upside down organizatian dan Keeping close to the customer. Aspek-aspek yang menjadi daya tawar tinggi yang dianggap sebagai ukuran mutu bagi masyarakat meliputi Manajemen mutu Peserta Didik, Manajemen mutu Tenaga Pendidikan dan Kependidikan, Manajemen mutu Kurikulum dan Pembelajaran, Manajemen mutu Keuangan, Manajemen mutu Sarana Prasarana, Manajemen mutu Hubungan Masyarakat, Manajemen mutu layanan Khusus.
Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember
Title: Manajemen Mutu Sekolah Dasar
Description:
Sekolah Dasar sebagai intitusi pendidikan dasar, merupakan wadah tempat proses pendidikan untuk anak usia 7 – 12 tahun, memiliki sistem yang kompleks dan dinamis serta memiliki kekhasan yang sangat unik .
Dalam kegiatannya, sekolah adalah tempat yang bukan hanya sekedar tempat berkumpul guru dan murid, melainkan berada dalam satu tatanan sistem yang komplek dan saling berkaitan, oleh karena itu sekolah dasar dipandang sebagai suatu organisasi pendidikan yang membutuhkan pengelolaan yang sangan intensif guna mewujudkan mutu dalam institusi tersebut.
Lebih dari itu, kegiatan inti organisasi sekolah dasar adalah mengelola sumber daya manusia (SDM) yang diharapkan menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki pengetahuan dasar yang utuh pada tataran kognitif, afektif dan psikomotorik sebagai bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidiakan yang lebih tinggi.
Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut di atas, tentu saja perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan, salah satunya adalah melakukan reorientasi penyelenggaraan pendidikan yaitu melalui manajemen mutu sekolah.
Pendekatan manajemen yang memusatkan perhatian pada peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan mutu dengan konsep Quality Assurance, Quality Assurance,Change of culture, Upside down organizatian dan Keeping close to the customer.
Aspek-aspek yang menjadi daya tawar tinggi yang dianggap sebagai ukuran mutu bagi masyarakat meliputi Manajemen mutu Peserta Didik, Manajemen mutu Tenaga Pendidikan dan Kependidikan, Manajemen mutu Kurikulum dan Pembelajaran, Manajemen mutu Keuangan, Manajemen mutu Sarana Prasarana, Manajemen mutu Hubungan Masyarakat, Manajemen mutu layanan Khusus.

Related Results

Pengaruh Akreditasi Sekolah terhadap Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Pontianak
Pengaruh Akreditasi Sekolah terhadap Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Pontianak
: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dan mengungkapkan gambaran aktual mengenai akreditasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar. Penelitian in...
MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI PERSEPSI GURU PADA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PENGGERAK DAN KOMITE SEKOLAH
MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI PERSEPSI GURU PADA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PENGGERAK DAN KOMITE SEKOLAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Pengaruh persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap mutu pendidikan di Sekolah Dasar Kecamatan Ilir Barat I ...
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Kepemimpinan mempengaruhi perilaku orang lain kearah tujuan tertentu sebagai indikator keberhasilan seesorang pemimpin. Penerapan kepemimpinan sangat ditentukan oleh situasi kerja ...
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
Sekolah/madrasah jika memiliki mutu yang baik pasti memenuhi Indikator Mutu (Indikator Standar Nasional Pendidikan) yaitu, standar pengelolaan, standar kompetisi kelulusan, standar...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
Latar belakang masalah: (1) bagaimana mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (2) bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semara...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
Dalam upaya melahirkan generasi terbaik, dibutuhkan sebuah pendidikan bermutu yang menjadi harapan semua pihak. Pendidikan bermutu memerlukan sebuah sistem pengendalian mutu yang t...
PENGARUH MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DAN FASILITAS PEMBELAJARAN TERHADAP MUTU SEKOLAH
PENGARUH MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DAN FASILITAS PEMBELAJARAN TERHADAP MUTU SEKOLAH
Mutu sekolah berkaitan langsung dengan bagaimana kualitas pendidikan pada sebuah satuan pendidikan. Dalam pencapaian mutu sekolah yang baik perlu diperhatikan mutu guru, mutu siswa...
Revitalisasi Dakwah Melalui Perencanaan Mutu: Tinjauan Kritis dan Adaptasi Framework Perencanaan Mutu untuk Organisasi Dakwah
Revitalisasi Dakwah Melalui Perencanaan Mutu: Tinjauan Kritis dan Adaptasi Framework Perencanaan Mutu untuk Organisasi Dakwah
Organisasi dakwah perlu menerapkan perencanaan mutu untuk pengembangan organisasi dan mewujudkan misi dakwahnya. Namun, referensi terkait konsep perencanaan mutu yang biasanya digu...

Back to Top