Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ijab Dan Qabul Dalam Akad Nikah Online: Studi Komparatif Dengan Kitab An-Nikah Karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

View through CrossRef
Perkembangan teknologi digital telah menciptakan berbagai inovasi dalam proses pelaksanaan akad nikah, termasuk ijab dan qabul yang berlangsung secara daring(online). Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan ijab dan qabul dalam akad nikah secara online dengan membandingkannya terhadap pandangan klasik yang terdapat dalam Kitab An-Nikah karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-kualitatif dan menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis teks-teks fikih klasik dan regulasi kontemporer. Temuan studi ini menunjukkan bahwa menurut pandangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, ijab dan qabul harus dilakukan secara langsung dan jelas antara pihak yang berakad dengan penekanan pada kesatuan tempat dan kejelasan lafaz. Di sisi lain dalam konteks saat ini, akad nikah yang dilakukan secara online dinilai sah asalkan memenuhi rukun dan syarat nikah yang ditetapkan serta menggunakan media yang memungkinkan terjalinnya komunikasi dua arah secara waktu nyata. Dengan demikian, meskipun terdapat perbedaan dalam cara pelaksanaannya, substansi ijab qabul tetap dapat dipertahankan dalam akad nikah online selama prinsip-prinsip syar’i terpenuhi.
Title: Ijab Dan Qabul Dalam Akad Nikah Online: Studi Komparatif Dengan Kitab An-Nikah Karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
Description:
Perkembangan teknologi digital telah menciptakan berbagai inovasi dalam proses pelaksanaan akad nikah, termasuk ijab dan qabul yang berlangsung secara daring(online).
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan ijab dan qabul dalam akad nikah secara online dengan membandingkannya terhadap pandangan klasik yang terdapat dalam Kitab An-Nikah karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-kualitatif dan menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis teks-teks fikih klasik dan regulasi kontemporer.
Temuan studi ini menunjukkan bahwa menurut pandangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, ijab dan qabul harus dilakukan secara langsung dan jelas antara pihak yang berakad dengan penekanan pada kesatuan tempat dan kejelasan lafaz.
Di sisi lain dalam konteks saat ini, akad nikah yang dilakukan secara online dinilai sah asalkan memenuhi rukun dan syarat nikah yang ditetapkan serta menggunakan media yang memungkinkan terjalinnya komunikasi dua arah secara waktu nyata.
Dengan demikian, meskipun terdapat perbedaan dalam cara pelaksanaannya, substansi ijab qabul tetap dapat dipertahankan dalam akad nikah online selama prinsip-prinsip syar’i terpenuhi.

Related Results

Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Urgensi Pendidikan Agama Islam pada generasi muda (remaja) ialah untuk merealisasikan cita-cita yang mulia yakni masyarakat Islam yang selaras dengan perintah Allah SWT sebagai upa...
Konsep Lama Diam Setelah Ijab (Perspektif Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dalam Kitab An-Nikah)
Konsep Lama Diam Setelah Ijab (Perspektif Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dalam Kitab An-Nikah)
Penelitian ini membahas secara mendalam konsep lama diam setelah pengucapan ijab dalam akad nikah berdasarkan perspektif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam Kitab An-Nikah, sert...
Perbandingan Fiqh Tentang Akad Tidak Bernama
Perbandingan Fiqh Tentang Akad Tidak Bernama
Abstract This paper uses a type of qualitative research with a library research focus. The discussion of this paper, first discusses the meaning of contract in a comparative ...
Jeda Waktu Antara Pengucapan Lafaz Ijab Dan Lafaz Qabul (Telaah Dalam Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu)
Jeda Waktu Antara Pengucapan Lafaz Ijab Dan Lafaz Qabul (Telaah Dalam Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hukum Islam mengenai jeda waktu antara lafaz ijab dan qabul dalam akad nikah, yang dalam praktik masyarakat Indonesia kerap menimbulkan keke...
Arsyad al-Banjari's approaches to rationality : argumentation and sharia
Arsyad al-Banjari's approaches to rationality : argumentation and sharia
Les approches de la rationalité par Arsyad al-Banjari : argumentation et charia La thèse propose une étude épistémologique de certains travaux du grand savant islam...
Tradisi Mbangun Nikah Dalam Tinjauan Hukum Islam
Tradisi Mbangun Nikah Dalam Tinjauan Hukum Islam
Pernikahan adalah sah jika sudah memenuhi persyaratan akad, semua syarat sah akad dan semua syarat-syarat pelaksanaan seperti yang telah dilaksanakan yaitu dua orang yang berakad, ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top