Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA

View through CrossRef
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.
Title: EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Description:
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai.
Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan.
Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi.
Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah.
Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi.
Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design.
Teknik sampling menggunakan purposive sampling.
Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun.
Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .
(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai.
Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan.
Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi.
Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah.
Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi.
Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design.
Teknik sampling menggunakan purposive sampling.
Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun.
Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .
(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.

Related Results

PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) telah digunakan sebagai obat tradisional dan diketahui mengandung senyawa metabolit yang berfungsi sebagai analgetika. Tujuan penelitian ini...
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Penyebab kematian utama diseluruh dunia adalah penyakit hipertensi yang kronis dimana keadaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal dan lainnya. Menurut Worl...
PENGARUH PEMBERIAN SARI LABU SIAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN SARI LABU SIAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Hipertensi adalah kondisi yang sering dijumpai di masyarakat dan merupakan kondisi berisiko tinggi karena dapat menyebabkan komplikasi bagi penderitanya. Secara medis, hipertensi a...
Keunggulan Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) dalam Melawan Radikal Bebas
Keunggulan Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) dalam Melawan Radikal Bebas
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keunggulan ekstrak daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) sebagai sumber antioksidan dalam melawan radikal bebas. Radikal bebas merupak...
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN ISOMETRIC HAND GRIP TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI MASA PANDEMI
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN ISOMETRIC HAND GRIP TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI MASA PANDEMI
Latar Belakang: Kasus hipertensi seringkali ditemukan di masyarakat terutama pada lansia. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak lansia yang mengalami penurunan aktivitas fisik sehing...
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas dimana telah mengalami penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Peningkatan usia yang d...
GAMBARAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGONTROL TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA
GAMBARAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGONTROL TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan menjadi salah satu kontributor paling penting pada penyakit jantung dan stroke yang bersama-sama menjadi penyebab nomor s...

Back to Top