Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keunggulan Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) dalam Melawan Radikal Bebas

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keunggulan ekstrak daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) sebagai sumber antioksidan dalam melawan radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif. Penggunaan antioksidan alami dari tumbuhan merupakan pendekatan yang menarik untuk melawan efek negatif radikal bebas. Ekstrak daun Sungkai dipilih karena diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik dan flavonoid yang tinggi, yang berpotensi sebagai antioksidan. Metode penelitian melibatkan ekstraksi daun Sungkai menggunakan pelarut etanol dan analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan ABTS (2,2'-azino-bis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun Sungkai memiliki aktivitas penangkap radikal bebas yang signifikan, dibandingkan dengan standar antioksidan asam askorbat. Kandungan total fenol dan flavonoid dalam ekstrak juga dianalisis, menunjukkan korelasi positif dengan aktivitas antioksidan. emuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun Sungkai memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami yang efektif. Pemanfaatan ekstrak ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam formulasi produk kesehatan dan suplemen diet untuk mencegah dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun Sungkai dan mengevaluasi keamanan serta efikasi ekstrak ini pada model biologis yang lebih kompleks
Title: Keunggulan Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) dalam Melawan Radikal Bebas
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keunggulan ekstrak daun Sungkai (Peronema canescens Jack.
) sebagai sumber antioksidan dalam melawan radikal bebas.
Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif.
Penggunaan antioksidan alami dari tumbuhan merupakan pendekatan yang menarik untuk melawan efek negatif radikal bebas.
Ekstrak daun Sungkai dipilih karena diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik dan flavonoid yang tinggi, yang berpotensi sebagai antioksidan.
Metode penelitian melibatkan ekstraksi daun Sungkai menggunakan pelarut etanol dan analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan ABTS (2,2'-azino-bis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)).
Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun Sungkai memiliki aktivitas penangkap radikal bebas yang signifikan, dibandingkan dengan standar antioksidan asam askorbat.
Kandungan total fenol dan flavonoid dalam ekstrak juga dianalisis, menunjukkan korelasi positif dengan aktivitas antioksidan.
emuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun Sungkai memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami yang efektif.
Pemanfaatan ekstrak ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam formulasi produk kesehatan dan suplemen diet untuk mencegah dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun Sungkai dan mengevaluasi keamanan serta efikasi ekstrak ini pada model biologis yang lebih kompleks.

Related Results

UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) telah digunakan sebagai obat tradisional dan diketahui mengandung senyawa metabolit yang berfungsi sebagai analgetika. Tujuan penelitian ini...
<b>Literatur Review: Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Daun Kirinyuh dan Daun Sungkai pada Model Hewan</b>
<b>Literatur Review: Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Daun Kirinyuh dan Daun Sungkai pada Model Hewan</b>
Penelitian ini merupakan kajian literatur yang membandingkan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan daun sungkai (Peronema canescens Jack...
PENGARUH TEMPAT TUMBUH TERHADAP KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER TANAMAN DAUN SUNGKAI (Parenema canescens Jack)
PENGARUH TEMPAT TUMBUH TERHADAP KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER TANAMAN DAUN SUNGKAI (Parenema canescens Jack)
Tumbuhan sungkai (Peronema canescens Jack) tersebar luas di Sumatera, termasuk di daerah dataran rendah (Desa Pangkul, ± 37 mdpl) dan dataran tinggi (Desa Bangunrejo, ± 800 mdpl). ...
Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Ekstrak Daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.)
Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Ekstrak Daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.)
Telah dilakukan identifikasi senyawa antiradical bebas pada ekstrak daun paliasa (K. hospita).Penelitian ini  bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa antiradical bebas berdasarkan...
Potensi Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas
Potensi Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas
Dalam tubuh manusia, radikal bebas dapat berasal dari dua sumber. Radikal bebas yang bersumber dari luar tubuh seperti polusi udara, asap rokok dan radiasi dari perangkat elektroni...
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)
Tubuh kita sering terpapar radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu berbagai penyakit. Untuk menangkal kerusakan ini, tubuh membutuhkan antioksidan. Antioksidan al...

Back to Top