Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGONTROL TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA
View through CrossRef
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan menjadi salah satu kontributor paling penting pada penyakit jantung dan stroke yang bersama-sama menjadi penyebab nomor satu kematian dini. Pengendalian hipertensi ini dapat dilakukan apabila penderita sering mengontrol tekanan darah secara rutin ke fasilitas kesehatan. Pengontrolan tekanan darah tidak terlepas dari motivasi seseorang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu penderita hipertensi yang terdata di buku register Puskesmas Simpang Tiga dengan total sampel sebanyak 66 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kontrol tekanan darah yang berisi 9 pernyataan yang telah diuji valid dan reliabel dengan nilai r hitung antara 0,452-0,892 dan r tabel 0.361 serta hasil realibilitas cronbach alpha 0,872. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien hipertensi berada pada kelompok usia 56-66 tahun (40,9%), jenis kelamin perempuan (51,5%), pendidikan SMA/sederajat (45%), tidak bekerja (81,8%), lama menderita hipertensi ≥ 5 tahun (55,5%), tidak ada penyakit penyerta (63,6%), dan tekanan darah sistolik pada rentang 140-179 mmHg (hipertensi derajat 2) (71,2%) dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg (63,6%). Berdasarkan hasil penelitian, frekuensi motivasi mengontrol tekanan darah pada kategori tinggi sebanyak 58 orang (87,9%) dan kategori rendah sebanyak 8 orang (12,1%). Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien hipertensi memiliki motivasi yang tinggi dalam mengontrol tekanan darah di Puskesmas Simpang Tiga. Untuk penelitian selanjutkan diharapkan mencari faktor faktor yang mempengaruhi pasien hipertensi dalam mengontrol tekanan darah ke Puskesmas.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau
Title: GAMBARAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGONTROL TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA
Description:
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan menjadi salah satu kontributor paling penting pada penyakit jantung dan stroke yang bersama-sama menjadi penyebab nomor satu kematian dini.
Pengendalian hipertensi ini dapat dilakukan apabila penderita sering mengontrol tekanan darah secara rutin ke fasilitas kesehatan.
Pengontrolan tekanan darah tidak terlepas dari motivasi seseorang.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif.
Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu penderita hipertensi yang terdata di buku register Puskesmas Simpang Tiga dengan total sampel sebanyak 66 responden.
Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kontrol tekanan darah yang berisi 9 pernyataan yang telah diuji valid dan reliabel dengan nilai r hitung antara 0,452-0,892 dan r tabel 0.
361 serta hasil realibilitas cronbach alpha 0,872.
Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien hipertensi berada pada kelompok usia 56-66 tahun (40,9%), jenis kelamin perempuan (51,5%), pendidikan SMA/sederajat (45%), tidak bekerja (81,8%), lama menderita hipertensi ≥ 5 tahun (55,5%), tidak ada penyakit penyerta (63,6%), dan tekanan darah sistolik pada rentang 140-179 mmHg (hipertensi derajat 2) (71,2%) dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg (63,6%).
Berdasarkan hasil penelitian, frekuensi motivasi mengontrol tekanan darah pada kategori tinggi sebanyak 58 orang (87,9%) dan kategori rendah sebanyak 8 orang (12,1%).
Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien hipertensi memiliki motivasi yang tinggi dalam mengontrol tekanan darah di Puskesmas Simpang Tiga.
Untuk penelitian selanjutkan diharapkan mencari faktor faktor yang mempengaruhi pasien hipertensi dalam mengontrol tekanan darah ke Puskesmas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Lansia Dengan Hipertensi Dalam Mengontrol Tekanan Darah
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Lansia Dengan Hipertensi Dalam Mengontrol Tekanan Darah
Penuaan merupakan suatu proses alami dalam siklus kehidupan manusia, dan dengan bertambahnya usia, risiko terjadinya penyakit kronis, termasuk hipertensi, semakin meningkat. Tingka...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Tingginya angka kematian akibat hipertensi yang tidak terkendali di Indonesia membutuhkan perawatan jangka panjang yang dapat dilaksanakan dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaa...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
Abstract
Prevalensi klien hipertensi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 sebanyak 18.966 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 23.649 kasus. Jumlah kasus baru hipertensi pad...
ANALISIS HUBUNGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI MENGGUNAKAN KUESIONER HILL-BONE DI PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU
ANALISIS HUBUNGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI MENGGUNAKAN KUESIONER HILL-BONE DI PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi penyebab utama komplikasi kardiovaskular. Keberhasilan terapi hipertensi sangat dipen...

