Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menikahi Perempuan Hamil Karena Zina dan Kedudukan Anak Zina Perspektif Fikih dan Hukum Positif

View through CrossRef
Zina merupakan salah satu dosa besar dalam Islam yang memiliki dampak hukum, moral, dan sosial bagi pelaku serta masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum pernikahan wanita hamil akibat zina dan kedudukan anak hasil zina dalam perspektif fikih serta hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap pandangan ulama dari berbagai mazhab fikih, serta analisis terhadap peraturan hukum nasional, seperti Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan di antara ulama terkait kebolehan menikahi wanita hamil akibat zina. Sebagian membolehkannya dengan syarat tertentu, seperti adanya masa iddah dan tobat, sedangkan sebagian lainnya melarangnya hingga wanita tersebut melahirkan. Dalam konteks hukum positif, anak hasil zina hanya memiliki hubungan perdata dengan ibunya, sementara hubungan dengan ayah biologis memerlukan pengakuan melalui mekanisme hukum. Ketidaksinkronan antara hukum Islam dan hukum positif ini menciptakan tantangan dalam menyelaraskan nilai-nilai agama dengan kebutuhan hukum modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam menyelesaikan persoalan hukum pernikahan wanita hamil akibat zina dan status anak hasil zina. Harmonisasi antara prinsip syariat dan regulasi hukum nasional diperlukan untuk memberikan solusi yang adil dan komprehensif, sekaligus melindungi hak-hak semua pihak yang terlibat. Kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih relevan dan adaptif terhadap perubahan sosial.
Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah
Title: Menikahi Perempuan Hamil Karena Zina dan Kedudukan Anak Zina Perspektif Fikih dan Hukum Positif
Description:
Zina merupakan salah satu dosa besar dalam Islam yang memiliki dampak hukum, moral, dan sosial bagi pelaku serta masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum pernikahan wanita hamil akibat zina dan kedudukan anak hasil zina dalam perspektif fikih serta hukum positif di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap pandangan ulama dari berbagai mazhab fikih, serta analisis terhadap peraturan hukum nasional, seperti Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan di antara ulama terkait kebolehan menikahi wanita hamil akibat zina.
Sebagian membolehkannya dengan syarat tertentu, seperti adanya masa iddah dan tobat, sedangkan sebagian lainnya melarangnya hingga wanita tersebut melahirkan.
Dalam konteks hukum positif, anak hasil zina hanya memiliki hubungan perdata dengan ibunya, sementara hubungan dengan ayah biologis memerlukan pengakuan melalui mekanisme hukum.
Ketidaksinkronan antara hukum Islam dan hukum positif ini menciptakan tantangan dalam menyelaraskan nilai-nilai agama dengan kebutuhan hukum modern.
Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam menyelesaikan persoalan hukum pernikahan wanita hamil akibat zina dan status anak hasil zina.
Harmonisasi antara prinsip syariat dan regulasi hukum nasional diperlukan untuk memberikan solusi yang adil dan komprehensif, sekaligus melindungi hak-hak semua pihak yang terlibat.
Kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih relevan dan adaptif terhadap perubahan sosial.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat se...
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
Senam hamil merupakan senam yang dilaksanakan saat seorang ibu hamil dimana tujuannya adalah untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil sehingga diharapkan proses persalinan da...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Kedudukan Anak Perempuan Dalam Pewarisan Hukum Adat Bali Di Lombok (Studi Di Lingkungan Sweta Selatan Kecamatan Cakranegara)
Kedudukan Anak Perempuan Dalam Pewarisan Hukum Adat Bali Di Lombok (Studi Di Lingkungan Sweta Selatan Kecamatan Cakranegara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kedudukan anak perempuan dalam pewarisan hukum adat Bali di Lombok dan terkhususnya di Lingkungan Sweta Selatan Kecamatan Cakraneg...
Rekonstruksi Penetapan Anak Biologis dari Hasil Perkawinan Tidak Sah Dalam Putusan Pengadilan Agama
Rekonstruksi Penetapan Anak Biologis dari Hasil Perkawinan Tidak Sah Dalam Putusan Pengadilan Agama
The legal norm contained within Article 42 of the Marriage Law rigidly stipulates that the legal validity of a child depends on the legality of the marriage of their biological par...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...

Back to Top