Javascript must be enabled to continue!
Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
View through CrossRef
Penelitian bertujuan mengkaji peran budaya dalam perkembangan pendidikan Islam di Kecamatan Kajang, mengetahui hubungan budaya dengan perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajangdan mengetahui bentuk bentuk kebudayaan yang terasimilasi dengan pendidikan Islam di kecamatan Kajang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian lapangan, dengan pendekatan kualitatif dengan mengeksplorasi data di lapangan dengan metode analisis deskriptip kualitatif. Peneliti mengambil lokasi penelitian di kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Untuk menegetahui data, peneliti menggunakan instrument yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peran budaya dalam perkembangan Islam itu sendiri dijadikan sebagai sarana untuk mengenalkan Islam secara perlahan demi perlahan oleh Ulama terdahulu. Artinya pendidikan Islam yang masuk awalnya terasa asing bagi masyarakat Kajang tetapi setelah Pendidikan Islam diajarkan dan diberikan contoh-contoh pengamplikasian baik dari segi kepercayaan, akhlak, hukum, tananan dalam berkehidupan sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Dari hal itulah kemudian Masyarakat Kajang mulai terbiasa dan telah menjadi suatu pedoman dalam hidup bermasyarakat di Suku Kajang. Dengan pendidikan Islam yang masuk yang dulunya masyarakat Kajang terkesan tertutup dengan dunia luar karena masuknya pendidikan Islam di Semua Kawasan di Kecamatan Kajang sudah di dirikan Sekolah-sekolah Formal yang seragamnya masih menganut asas kebudayan Suku Kajang yaitu dengan Warna Hitam sebagai Warna seragamnya.
Title: Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
Description:
Penelitian bertujuan mengkaji peran budaya dalam perkembangan pendidikan Islam di Kecamatan Kajang, mengetahui hubungan budaya dengan perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajangdan mengetahui bentuk bentuk kebudayaan yang terasimilasi dengan pendidikan Islam di kecamatan Kajang.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian lapangan, dengan pendekatan kualitatif dengan mengeksplorasi data di lapangan dengan metode analisis deskriptip kualitatif.
Peneliti mengambil lokasi penelitian di kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.
Untuk menegetahui data, peneliti menggunakan instrument yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan peran budaya dalam perkembangan Islam itu sendiri dijadikan sebagai sarana untuk mengenalkan Islam secara perlahan demi perlahan oleh Ulama terdahulu.
Artinya pendidikan Islam yang masuk awalnya terasa asing bagi masyarakat Kajang tetapi setelah Pendidikan Islam diajarkan dan diberikan contoh-contoh pengamplikasian baik dari segi kepercayaan, akhlak, hukum, tananan dalam berkehidupan sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
Dari hal itulah kemudian Masyarakat Kajang mulai terbiasa dan telah menjadi suatu pedoman dalam hidup bermasyarakat di Suku Kajang.
Dengan pendidikan Islam yang masuk yang dulunya masyarakat Kajang terkesan tertutup dengan dunia luar karena masuknya pendidikan Islam di Semua Kawasan di Kecamatan Kajang sudah di dirikan Sekolah-sekolah Formal yang seragamnya masih menganut asas kebudayan Suku Kajang yaitu dengan Warna Hitam sebagai Warna seragamnya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengamati gambaran kehidupan social ekonomi masyarakat pesisir di Kota Makassar, Daerah Galesong di Kabupaten Gowa dan Takalar serta Bira, Tan...
Pola Permukiman Tradisional Kajang
Pola Permukiman Tradisional Kajang
One of traditional settlements in Indonesia is located in the residential area of Kajang, Bulukumba, South Sulawesi Province. Settlement community in Kajang is classified into two ...
KONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL DAN PRAKTIK KOMUNIKASI ORANG KAJANG DI MEDIA SOSIAL
KONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL DAN PRAKTIK KOMUNIKASI ORANG KAJANG DI MEDIA SOSIAL
Bagi masyarakat Kajang yang memiliki kebanggaan sekaligus inferioritas atas budayanya media sosial merupakan ranah baru yang dapat mewujudkan identitas baru bagi mereka. Penelitian...
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUDAYA PERNIKAHAN MASYARAKAT KAJANG BULUKUMBA
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUDAYA PERNIKAHAN MASYARAKAT KAJANG BULUKUMBA
Nilai-nilai pendidikan Islam berorientasi pada pembentukan individu yang religius, bermoral dan berbudaya. Nilai-nilai tersebut meliputi tiga nilai pokok, yaitu: nilai i’tiqadiyah,...
Metafora “Pasang Ri Kajang” Sebagai Perwujudan Budaya Lokal Masyarakat Kajang
Metafora “Pasang Ri Kajang” Sebagai Perwujudan Budaya Lokal Masyarakat Kajang
The purpose of this study is to describe the types of metaphors, namely, anthropomorphic, animalistic, and synesthetic as well as the meaning in the text of the ri Kajang tide as t...
Jejak Pendidikan Islam di Sumatera Barat
Jejak Pendidikan Islam di Sumatera Barat
Islam pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat setempat oleh pedagang Muslim yang menjalani aktivitas dagang. Ini seiring waktu, menyebabkan peningkatan minat dan akhirnya pene...
Respon Masyarakat Terhadap Perubahan Arah Kiblat Masjid Di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba
Respon Masyarakat Terhadap Perubahan Arah Kiblat Masjid Di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba
ABSTRACT
The main problem of this research is how the community responds to changes in the direction of the Qibla mosque in Kec Kajang Kab Bulukumba, the subject matter is describ...

