Javascript must be enabled to continue!
Misteri Perompakan di Perairan Benin sebagai Bentuk Perlawanan Marginaliasasi Dekolonisasi Dahomey
View through CrossRef
Perompakan di perairan Benin telah menjadi isu signifikan dalam diskursus keamanan maritim dan ekonomi global. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena perompakan di perairan Benin melalui perspektif poskolonialisme, dengan fokus pada dampak warisan kolonial dan marginalisasi ekonomi terhadap munculnya aktivitas perompakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis studi literatur, mengandalkan analisis historis dan ekonomi untuk menggali faktor faktor penyebab struktural di balik perompakan. Hasil kajian penelitian ini menunjukkan bahwa perompakan di Benin dapat dipahami sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan struktural yang diwariskan dari sejarah kolonial dan proses dekolonisasi yang tidak tuntas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perompakan di Benin bukan sekadar masalah kriminalitas, melainkan refleksi dari perlawanan terhadap marginalisasi dan eksploitasi ekonomi yang mendalam. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang perompakan maritim di Benin serta menawarkan wawasan bagi kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan. Kata
Kunci: Perompakan, Benin, Poskolonialisme, Marginalisasi, Dekolonisasi.
Title: Misteri Perompakan di Perairan Benin sebagai Bentuk Perlawanan Marginaliasasi Dekolonisasi Dahomey
Description:
Perompakan di perairan Benin telah menjadi isu signifikan dalam diskursus keamanan maritim dan ekonomi global.
Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena perompakan di perairan Benin melalui perspektif poskolonialisme, dengan fokus pada dampak warisan kolonial dan marginalisasi ekonomi terhadap munculnya aktivitas perompakan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis studi literatur, mengandalkan analisis historis dan ekonomi untuk menggali faktor faktor penyebab struktural di balik perompakan.
Hasil kajian penelitian ini menunjukkan bahwa perompakan di Benin dapat dipahami sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan struktural yang diwariskan dari sejarah kolonial dan proses dekolonisasi yang tidak tuntas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perompakan di Benin bukan sekadar masalah kriminalitas, melainkan refleksi dari perlawanan terhadap marginalisasi dan eksploitasi ekonomi yang mendalam.
Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang perompakan maritim di Benin serta menawarkan wawasan bagi kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Kata
Kunci: Perompakan, Benin, Poskolonialisme, Marginalisasi, Dekolonisasi.
Related Results
Proses Dekolonisasi Republik Demokratik Timor-Leste dan Keterlibatan Indonesia
Proses Dekolonisasi Republik Demokratik Timor-Leste dan Keterlibatan Indonesia
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dekolonisasi Timor Portugis dan latarbelakang keterlibatan Indonesia dalam proses dekolonisasi tersebut. Penelitian ini menggunak...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Penanggulangan Kejahatan Perompakan Laut di Indonesia Berdasarkan Hukum Pidana Internasional
Penanggulangan Kejahatan Perompakan Laut di Indonesia Berdasarkan Hukum Pidana Internasional
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perompak memiliki arti yaitu bajak laut. Perompak atau dalam kata lain yaitu pembajak kapal merupakan salah satu bentuk dari kejahatan ma...
YURISDIKSI INTERNASIONAL PENANGGULANGAN PEROMPAKAN dI LAUT LEPAS
YURISDIKSI INTERNASIONAL PENANGGULANGAN PEROMPAKAN dI LAUT LEPAS
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>This research aims to determine the jurisdiction concerning piracy on...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Materi buku Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo) ini bersumber dari penelitian kerja sama antara Tim Dosen Prodi Manajemen Sumber Daya ...
Dekolonisasi Pengetahuan dan Pengetahuan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia
Dekolonisasi Pengetahuan dan Pengetahuan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia
Dominasi paradigma psikologi Barat dalam praktik bimbingan dan konseling di Indonesia sering menimbulkan ketidaksesuaian dengan konteks sosial budaya masyarakat yang kolektivistik ...
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Penelitian ini bertujuan melihat posisi naskah Bila Malam Bertambah Malam dalam polemik budaya masyarakat Bali. Hal in tidak lepas dari masalah budaya yang didasari atas perbedaan ...

