Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dekolonisasi Pengetahuan dan Pengetahuan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia

View through CrossRef
Dominasi paradigma psikologi Barat dalam praktik bimbingan dan konseling di Indonesia sering menimbulkan ketidaksesuaian dengan konteks sosial budaya masyarakat yang kolektivistik dan religius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dekolonisasi pengetahuan serta peran kearifan lokal dalam penguatan praktik konseling multikultural di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait dekolonisasi epistemologi, konseling multikultural, dan kearifan lokal. Teknik analisis dilakukan melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual dan peluang pengembangan model konseling berbasis indigenous. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling yang efektif di Indonesia harus mengintegrasikan nilai kolektivisme, spiritualitas, serta norma budaya lokal sebagai dasar intervensi. Dekolonisasi pengetahuan tidak berarti menolak teori Barat, tetapi melakukan adaptasi kritis agar sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Selain itu, kearifan lokal terbukti berperan sebagai landasan epistemologis yang memperkaya praktik konseling, meningkatkan relevansi, serta memperkuat hubungan terapeutik antara konselor dan konseli. Kesimpulannya, integrasi dekolonisasi pengetahuan dan kearifan lokal merupakan langkah strategis dalam membangun praktik konseling multikultural yang kontekstual, etis, dan berakar pada budaya bangsa.
Title: Dekolonisasi Pengetahuan dan Pengetahuan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia
Description:
Dominasi paradigma psikologi Barat dalam praktik bimbingan dan konseling di Indonesia sering menimbulkan ketidaksesuaian dengan konteks sosial budaya masyarakat yang kolektivistik dan religius.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dekolonisasi pengetahuan serta peran kearifan lokal dalam penguatan praktik konseling multikultural di Indonesia.
Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait dekolonisasi epistemologi, konseling multikultural, dan kearifan lokal.
Teknik analisis dilakukan melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual dan peluang pengembangan model konseling berbasis indigenous.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling yang efektif di Indonesia harus mengintegrasikan nilai kolektivisme, spiritualitas, serta norma budaya lokal sebagai dasar intervensi.
Dekolonisasi pengetahuan tidak berarti menolak teori Barat, tetapi melakukan adaptasi kritis agar sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia.
Selain itu, kearifan lokal terbukti berperan sebagai landasan epistemologis yang memperkaya praktik konseling, meningkatkan relevansi, serta memperkuat hubungan terapeutik antara konselor dan konseli.
Kesimpulannya, integrasi dekolonisasi pengetahuan dan kearifan lokal merupakan langkah strategis dalam membangun praktik konseling multikultural yang kontekstual, etis, dan berakar pada budaya bangsa.

Related Results

Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
Proses Dekolonisasi Republik Demokratik Timor-Leste dan Keterlibatan Indonesia
Proses Dekolonisasi Republik Demokratik Timor-Leste dan Keterlibatan Indonesia
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dekolonisasi Timor Portugis dan latarbelakang keterlibatan Indonesia dalam proses dekolonisasi tersebut. Penelitian ini menggunak...
Pastoral Konseling 2
Pastoral Konseling 2
Buku ajar ini membahas tentang konsep dasar Pastoral Konseling 2, yang mencakup berbagai pendekatan konseling, teknik konseling, dan peran pastor dalam konseling. Buku ini juga mem...
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL AROK DEDES KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL AROK DEDES KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
Jurnal ini berjudul “Kearifan Lokal dalam Novel Arok Dedes Karya Pramoedya Ananta Toer”. Penelitian ini dilatar belakangi masalah yang terjadi karena kurangnya novel yang memiliki ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Civic Culture dalam Kearifan Lokal Masyarakat Sade Rambitan Lombok Tengah
Civic Culture dalam Kearifan Lokal Masyarakat Sade Rambitan Lombok Tengah
Kajian civic culture dalam kearifan lokal masyarakat Sade Rambitan Lombok Tengah dilakukan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat secara luas akan pentingnya me...
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai kearifan lokal dalam wacana ritual adat etnik Atoni Pah Meto di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, dari perspektif etnolinguist...

Back to Top