Javascript must be enabled to continue!
Hubungan lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik dan faktor-faktor yang berhubungan pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem tahun 2017
View through CrossRef
Lower back pain (NPB) is a major cause of disability affecting work and general welfare of workersAim: The study aims to determine the long sitting relationship to the lower back pain of miogenik and factors related to the weaving fabric in the village of Sidemen so that the results of the study can be used as a confirmatory study.Method: This study uses cross-sectional analytic design with the research sample are all respondents with low back pain complaints as appropriate with the inclusion criteria. The sample was chosen by purposive sampling technique with minimum number is 76 samples.Result: The results of the study showed that the largest number of samples were based on female gender groups 85.5% (65 people), age 25-50 years 75.0% (57 people), tenure> 10 years 90.8% (69 people), BMI not at risk (≤29.9) of 63.2% (48 people), for sporting habits 1 time a week 94.7% (72 people), based on Pain Disability Index (PDI) disrupted with PDI 0-35 score of 96 , 1% (73 people), based on sitting time> 4 hours of 81.6% (62 people), and for lower back pain complaints no NPB of 64.5% (49 people).Conclusion: Exact Fisher test results obtained p 0.011 which indicates that Ho is rejected which means there is a relationship between the sitting time to lower back pain miogenik on artisans of woven fabrics in the village of Sidemen. PR (prevalence ratio) was found to be 5,871 which means woven craftsman who sat> 4 hours 5,871 times more risky to experience lower back pain than sitting <4 hours. Nyeri punggung bawah (NPB) tersebut merupakan penyebab utama kecacatan yang mempengaruhi pekerjaan dan kesejahteraan umum pekerja. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional analitik dengan sampel penelitian adalah semua responden dengan keluhan nyeri punggung bawah memenuhi kriteria inklusi. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dengan jumlah minimal adalah 76 sampel.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik dan faktor-faktor yang berhubungan pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen sehingga hasil penelitian dapat digunakan sebagai studi konfirmatif..Metode: Hasil penelitian menunjukkan jumlah sampel terbanyak berdasarkan kelompok jenis kelamin perempuan 85,5% (65 orang), usia 25-50 tahun 75,0% (57 orang), masa kerja >10 tahun 90,8% (69 orang), IMT yang tidak beresiko (≤29,9) sebesar 63,2% (48 orang), untuk kebiasaan olahraga 1 kali dalam seminggu 94,7% (72 orang), berdasarkan Pain Disability Index (PDI) terganggu dengan skor PDI 0-35 sebesar 96,1% (73 orang), berdasarkan lama duduk >4 jam sebesar 81,6% (62 orang), dan untuk keluhan nyeri punggung bawah tidak NPB sebesar 64,5% (49 orang).Simpulan Hasil uji Exact Fisher memperoleh p 0,011 yang menandakan bahwa Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan antara lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen. PR (prevalensi rasio) didapatkan 5,871 yang artinya pengerajin kain tenun yang duduk >4 jam 5,871 kali lebih berisiko untuk mengalami nyeri punggung bawah dibandingkan yang duduk <4 jam.
DiscoverSys, Inc.
Title: Hubungan lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik dan faktor-faktor yang berhubungan pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem tahun 2017
Description:
Lower back pain (NPB) is a major cause of disability affecting work and general welfare of workersAim: The study aims to determine the long sitting relationship to the lower back pain of miogenik and factors related to the weaving fabric in the village of Sidemen so that the results of the study can be used as a confirmatory study.
Method: This study uses cross-sectional analytic design with the research sample are all respondents with low back pain complaints as appropriate with the inclusion criteria.
The sample was chosen by purposive sampling technique with minimum number is 76 samples.
Result: The results of the study showed that the largest number of samples were based on female gender groups 85.
5% (65 people), age 25-50 years 75.
0% (57 people), tenure> 10 years 90.
8% (69 people), BMI not at risk (≤29.
9) of 63.
2% (48 people), for sporting habits 1 time a week 94.
7% (72 people), based on Pain Disability Index (PDI) disrupted with PDI 0-35 score of 96 , 1% (73 people), based on sitting time> 4 hours of 81.
6% (62 people), and for lower back pain complaints no NPB of 64.
5% (49 people).
Conclusion: Exact Fisher test results obtained p 0.
011 which indicates that Ho is rejected which means there is a relationship between the sitting time to lower back pain miogenik on artisans of woven fabrics in the village of Sidemen.
PR (prevalence ratio) was found to be 5,871 which means woven craftsman who sat> 4 hours 5,871 times more risky to experience lower back pain than sitting <4 hours.
 Nyeri punggung bawah (NPB) tersebut merupakan penyebab utama kecacatan yang mempengaruhi pekerjaan dan kesejahteraan umum pekerja.
Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional analitik dengan sampel penelitian adalah semua responden dengan keluhan nyeri punggung bawah memenuhi kriteria inklusi.
Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dengan jumlah minimal adalah 76 sampel.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik dan faktor-faktor yang berhubungan pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen sehingga hasil penelitian dapat digunakan sebagai studi konfirmatif.
Metode: Hasil penelitian menunjukkan jumlah sampel terbanyak berdasarkan kelompok jenis kelamin perempuan 85,5% (65 orang), usia 25-50 tahun 75,0% (57 orang), masa kerja >10 tahun 90,8% (69 orang), IMT yang tidak beresiko (≤29,9) sebesar 63,2% (48 orang), untuk kebiasaan olahraga 1 kali dalam seminggu 94,7% (72 orang), berdasarkan Pain Disability Index (PDI) terganggu dengan skor PDI 0-35 sebesar 96,1% (73 orang), berdasarkan lama duduk >4 jam sebesar 81,6% (62 orang), dan untuk keluhan nyeri punggung bawah tidak NPB sebesar 64,5% (49 orang).
Simpulan Hasil uji Exact Fisher memperoleh p 0,011 yang menandakan bahwa Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan antara lama duduk terhadap nyeri punggung bawah miogenik pada pengerajin kain tenun di Desa Sidemen.
PR (prevalensi rasio) didapatkan 5,871 yang artinya pengerajin kain tenun yang duduk >4 jam 5,871 kali lebih berisiko untuk mengalami nyeri punggung bawah dibandingkan yang duduk <4 jam.
Related Results
KETURUNAN ANGLURAH SIDEMEN DALAM BABAD ARYA WANG BANG SIDEMEN (Kajian Historis)
KETURUNAN ANGLURAH SIDEMEN DALAM BABAD ARYA WANG BANG SIDEMEN (Kajian Historis)
Perjalanan hidup Anglurah Sidemen tidaklah begitu mulus. Ini terbukti dengan adanya berbagai peristiwa, bahkan hingga menyebabkan wafatnya Anglurah Sidemen II (I Gusti Kacang atau ...
Hubungan Posisi Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Hubungan Posisi Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Abstract. Low back pain (NPB) is the most common musculoskeletal disorder. Based on the Global Burden of Disease (GBD) the prevalence of low back pain in 2010, which reached 9.2% w...
Pelatihan William Flexion Exercise Untuk Mengatasi Low Back Pain Miogenik
Pelatihan William Flexion Exercise Untuk Mengatasi Low Back Pain Miogenik
Nyeri punggung bawah miogenik berhubungan dengan stress/strain otot punggung, tendon, dan ligamnet yang biasanya ada bila melakukan aktivitas sehari-hari yang berlebihan. Prevalens...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak
Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data leb...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...

