Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Nasikh Mansukh Hadith Dalam Perubahan Hukum

View through CrossRef
Konsep nasikh dan mansukh memainkan peranan yang sangat penting dalam penafsiran hukum Islam berdasarkan hadith, terutamanya dalam menangani isu-isu hukum yang bersifat dinamik dalam konteks moden. Artikel ini membincangkan impak pemahaman terhadap konsep-konsep ini terhadap pelaksanaan hukum Islam, dengan menekankan keperluan untuk membezakan antara nasakh hakiki dan perubahan hukum yang lebih bersifat penyesuaian atau pengecualian bersyarat. Penulis turut menyoroti kesilapan umum yang berlaku apabila sebarang perubahan hukum dianggap sebagai nasakh, tanpa menilai latar belakang dan konteks turunnya hukum tersebut. Pendekatan kontekstual yang meneliti latar belakang sosial, budaya, dan sejarah sesebuah hukum menjadi kunci utama dalam memastikan pemahaman yang lebih tepat dan aplikatif. Selain itu, artikel ini juga membincangkan potensi penyalahgunaan konsep nasakh untuk tujuan liberalisasi hukum Islam yang dapat merosakkan integriti prinsip syariah. Dalam menghadapi cabaran zaman kontemporari, artikel ini menyarankan agar pemahaman terhadap nasikh dan mansukh disertai dengan pendekatan yang holistik dan berfokus pada maslahat umum tanpa menafikan nilai-nilai asas syariat. Kajian ini menyimpulkan bahawa kefahaman yang mendalam tentang kedua-dua konsep ini adalah penting untuk memastikan kelangsungan hukum Islam yang relevan dan dapat diterima dalam realiti semasa.
Asian Scholars Network
Title: Konsep Nasikh Mansukh Hadith Dalam Perubahan Hukum
Description:
Konsep nasikh dan mansukh memainkan peranan yang sangat penting dalam penafsiran hukum Islam berdasarkan hadith, terutamanya dalam menangani isu-isu hukum yang bersifat dinamik dalam konteks moden.
Artikel ini membincangkan impak pemahaman terhadap konsep-konsep ini terhadap pelaksanaan hukum Islam, dengan menekankan keperluan untuk membezakan antara nasakh hakiki dan perubahan hukum yang lebih bersifat penyesuaian atau pengecualian bersyarat.
Penulis turut menyoroti kesilapan umum yang berlaku apabila sebarang perubahan hukum dianggap sebagai nasakh, tanpa menilai latar belakang dan konteks turunnya hukum tersebut.
Pendekatan kontekstual yang meneliti latar belakang sosial, budaya, dan sejarah sesebuah hukum menjadi kunci utama dalam memastikan pemahaman yang lebih tepat dan aplikatif.
Selain itu, artikel ini juga membincangkan potensi penyalahgunaan konsep nasakh untuk tujuan liberalisasi hukum Islam yang dapat merosakkan integriti prinsip syariah.
Dalam menghadapi cabaran zaman kontemporari, artikel ini menyarankan agar pemahaman terhadap nasikh dan mansukh disertai dengan pendekatan yang holistik dan berfokus pada maslahat umum tanpa menafikan nilai-nilai asas syariat.
Kajian ini menyimpulkan bahawa kefahaman yang mendalam tentang kedua-dua konsep ini adalah penting untuk memastikan kelangsungan hukum Islam yang relevan dan dapat diterima dalam realiti semasa.

Related Results

KAJIAN KRITIS TENTANG NASIKH MANSUKH DALAM AL-
KAJIAN KRITIS TENTANG NASIKH MANSUKH DALAM AL-
Problematika kajian nasikh mansukh dalam Al-Qur’an adalah salah satu tema yang masih terus hangat diperbincangkan bahkan diperdebatkan keberadaanya oleh para ulama hingga sekarang ...
Al-Hadith Al-Gharib in the Discourse of Hadith Studies; The Authenticity and The Authority
Al-Hadith Al-Gharib in the Discourse of Hadith Studies; The Authenticity and The Authority
This article aims to examine the concept of al-hadith al-Gharib from the perspective of hadith scholars. The primary research questions address: (1) What defines al-hadith al-Ghari...
PLURALISME HUKUM DI INDONESIA DARI SUDUT PANDANG ANTROPOLOGI
PLURALISME HUKUM DI INDONESIA DARI SUDUT PANDANG ANTROPOLOGI
Berdasarkan urian tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa hukum pada dasarnyaberbasis pada masyarakat. Maka salah satu metode khas dalam antropologi hukum adalah kerjalapangan (fi...
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>Sooner or later Indonesia will have its own law of contract. Reasons ...
PEMAHAMAN ḤADITH (Definisi, Aliran, dan Afilisasi)
PEMAHAMAN ḤADITH (Definisi, Aliran, dan Afilisasi)
The terms in hadith study is often ambiguous and difficult to differentiate. As the terms of hadith, sunah, khabar, and atsar are often used at the same time. For hadith obse...
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
<h2>Abstract</h2><p>Cepat atau lambat Indonesia akan memiliki hukum perjanjiannya sendiri. Alasan dari pernyataan ini adalah bahwa, pertama, hukum kontrak Indoens...
Hadis mukhtalif
Hadis mukhtalif
Hadith merupakan salah satu sumber dalam islam setelah Alquran. Hadith dalam pandangan Umat islam memiliki kedudukan sentral. Sebagaimana fungsi Hadits memiliki dua penekanan yakni...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...

Back to Top