Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman Serangga Malam (Nocturnal) Di Desa Teluk Bogam Pakalan bun

View through CrossRef
Serangga merupakan fauna invertebrata yang sangat penting dalam berbagai ekosistem. Serangga memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi dengan daya adaptasi yang tinggi pada berbagai habitat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis serangga malam (nocturnal) yang ditemukan di desa teluk bogam. Metode penelitiannya adalah purposive sampling dan Metode light trap (perangkap cahaya) dengan cara pengamatan secara langsung terhadap serangga-serangga yang ada dilapangan digunakan untuk mendapatkan data spesies serangga yang ada dilokasi penelitian, kemudian mencatat setiap jenis serangga yang di tangkap. Berdasarkan hasil dan pembahasan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa jumlah total serangga yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 9 spesies dan 5 ordo. Ordo Hymenoptera merupakan sepesies yang terbanyak ditemukan. Hal ini dimungkinkan karena cahaya dari light trap berwarna kuning tereng dan didukung dengan lokasi yang dekat semak-semak atau rimbun, warna terang pada lampu kuning menyebabkan mudah terpikat dikarenakan serangga beranggapan bahwa lampu tersebut sesuai dengan warna makannya. Kelima ordo tersebut merupakan hama yang merugikan pada tumbuhan
Title: Keanekaragaman Serangga Malam (Nocturnal) Di Desa Teluk Bogam Pakalan bun
Description:
Serangga merupakan fauna invertebrata yang sangat penting dalam berbagai ekosistem.
Serangga memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi dengan daya adaptasi yang tinggi pada berbagai habitat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis serangga malam (nocturnal) yang ditemukan di desa teluk bogam.
Metode penelitiannya adalah purposive sampling dan Metode light trap (perangkap cahaya) dengan cara pengamatan secara langsung terhadap serangga-serangga yang ada dilapangan digunakan untuk mendapatkan data spesies serangga yang ada dilokasi penelitian, kemudian mencatat setiap jenis serangga yang di tangkap.
Berdasarkan hasil dan pembahasan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa jumlah total serangga yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 9 spesies dan 5 ordo.
Ordo Hymenoptera merupakan sepesies yang terbanyak ditemukan.
Hal ini dimungkinkan karena cahaya dari light trap berwarna kuning tereng dan didukung dengan lokasi yang dekat semak-semak atau rimbun, warna terang pada lampu kuning menyebabkan mudah terpikat dikarenakan serangga beranggapan bahwa lampu tersebut sesuai dengan warna makannya.
Kelima ordo tersebut merupakan hama yang merugikan pada tumbuhan.

Related Results

Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
Keanekaragaman komunitas artropoda dapat dijadikan sebagai bioindikator perubahan lingkungan khususnya pada sistem budi daya kopi dengan sistem pengelolaan yang beragam. Sistem pen...
Komposisi serangga yang terperangkap pada kantong atas dan kantong bawah Nepenthes rafflesiana di Sungai Koran Resort, Sebangau Hulu
Komposisi serangga yang terperangkap pada kantong atas dan kantong bawah Nepenthes rafflesiana di Sungai Koran Resort, Sebangau Hulu
Sungai Koran Resort di Sebangau Hulu merupakan daerah hutan yang terbuka dengan tingkat kelembaban yang rendah sehingga pada daerah tersebut banyak ditemui tanaman kantong semar kh...
Analisis Kandungan Senyawa Metabolit Primer dalam Tepung Serangga untuk Pakan Kucing
Analisis Kandungan Senyawa Metabolit Primer dalam Tepung Serangga untuk Pakan Kucing
Abstract. Insects are one option as an alternative protein source that can be utilized as an economical substitute raw material for making animal feed because they are cheap and ea...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top