Javascript must be enabled to continue!
The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
View through CrossRef
Keanekaragaman komunitas artropoda dapat dijadikan sebagai bioindikator perubahan lingkungan khususnya pada sistem budi daya kopi dengan sistem pengelolaan yang beragam. Sistem pengelolaan lahan yang beragam akan menimbulkan perubahan struktur komunitas dan fungsi ekologis artropoda. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan peranan serangga dan Arachnida pada perkebunan kopi Arabika di Kabupaten Bandung. Sampel diambil dari perkebunan kopi di Desa Legok Nyenang, Kabupaten Bandung dengan menetapkan lima plot sampel berukuran 100 m2 per plot dengan jarak antar plot sejauh 50 m. Serangga dan Arachnida terestrial diambil menggunakan jaring ayun, perangkap nampan kuning, dan beating sheet. Sampel yang diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi hingga tingkat morfospesies. Sebanyak 269 jenis serangga (11 ordo dan 98 famili, total 669 individu) dan 23 jenis Aachnida (satu ordo dan 13 famili, total 44 individu) berhasil dikumpulkan dari perkebunan kopi Arabika Palasari. Peran ekologi yang paling beragam adalah fitofag. Spesies fitofag yang dominan adalah Nysius sp. (Hemiptera: Lygaeidae). Musuh alami yang dominan, yaitu parasitoid Megacampsomeris prismatica (Hymenoptera: Scoliidae) dan predator, Tetragnatha sp. (Araneae: Tetragnathidae), sedangkan fungsi ekologis yang jumlahnya paling rendah adalah serangga penyerbuk (Hymenoptera: Apidae). Keanekaragaman jenis serangga dan Arachnida yang ditemukan pada pertanaman kopi di Kabupaten Bandung termasuk dalam kategori tinggi (H' = 5,10), meskipun indeks kemerataan dan dominansinya tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertanaman kopi merupakan ekosistem yang potensial bagi konservasi keanekaragaman hayati serangga dan Arachnida predator sehingga praktik budi daya dan pengelolaan hama harus diarahkan untuk melindungi serangga menguntungkan, seperti musuh alami dan polinator.
Entomological Society of Indonesia/Perhimpunan Entomologi Indonesia
Title: The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
Description:
Keanekaragaman komunitas artropoda dapat dijadikan sebagai bioindikator perubahan lingkungan khususnya pada sistem budi daya kopi dengan sistem pengelolaan yang beragam.
Sistem pengelolaan lahan yang beragam akan menimbulkan perubahan struktur komunitas dan fungsi ekologis artropoda.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan peranan serangga dan Arachnida pada perkebunan kopi Arabika di Kabupaten Bandung.
Sampel diambil dari perkebunan kopi di Desa Legok Nyenang, Kabupaten Bandung dengan menetapkan lima plot sampel berukuran 100 m2 per plot dengan jarak antar plot sejauh 50 m.
Serangga dan Arachnida terestrial diambil menggunakan jaring ayun, perangkap nampan kuning, dan beating sheet.
Sampel yang diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi hingga tingkat morfospesies.
Sebanyak 269 jenis serangga (11 ordo dan 98 famili, total 669 individu) dan 23 jenis Aachnida (satu ordo dan 13 famili, total 44 individu) berhasil dikumpulkan dari perkebunan kopi Arabika Palasari.
Peran ekologi yang paling beragam adalah fitofag.
Spesies fitofag yang dominan adalah Nysius sp.
(Hemiptera: Lygaeidae).
Musuh alami yang dominan, yaitu parasitoid Megacampsomeris prismatica (Hymenoptera: Scoliidae) dan predator, Tetragnatha sp.
(Araneae: Tetragnathidae), sedangkan fungsi ekologis yang jumlahnya paling rendah adalah serangga penyerbuk (Hymenoptera: Apidae).
Keanekaragaman jenis serangga dan Arachnida yang ditemukan pada pertanaman kopi di Kabupaten Bandung termasuk dalam kategori tinggi (H' = 5,10), meskipun indeks kemerataan dan dominansinya tergolong rendah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertanaman kopi merupakan ekosistem yang potensial bagi konservasi keanekaragaman hayati serangga dan Arachnida predator sehingga praktik budi daya dan pengelolaan hama harus diarahkan untuk melindungi serangga menguntungkan, seperti musuh alami dan polinator.
Related Results
British Food Journal Volume 46 Issue 12 1944
British Food Journal Volume 46 Issue 12 1944
1. The Committee have received a request from the Tea and Coffee Division for advice as to appropriate standards for liquid “coffee essences” including coffee and chicory essences,...
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
Gayo coffee is quite famous in the world because it has a distinctive aroma and enjoyment and if it is cupped or taste tested . Aspects of coffee marketing can be viewed in terms o...
Trend Coffee Shop Pada Konsumen Remaja Berperilaku FOMO Di Kelurahan Pulo Gebang
Trend Coffee Shop Pada Konsumen Remaja Berperilaku FOMO Di Kelurahan Pulo Gebang
Coffee is a commodity in the world that is cultivated in more than 50 countries. Historically, coffee was first found in Ethiopia, where it was planted in the highlands. At that ti...
Daya Hambat Emulgel Ampas Kopi Arabika Java Preanger terhadap Cutibacterium acnes
Daya Hambat Emulgel Ampas Kopi Arabika Java Preanger terhadap Cutibacterium acnes
Abstract. Acne vulgaris (AV) is a common skin disease, affecting almost 80%-100% of the population. The purpose of this study was to determine Java Preanger Arabica coffee grounds ...
ANALYSIS OF ARABICA COFFEE (Coffea arabica) GROWTH UNDER THE SUREN (Toona sureni) SHADE TREE IN GENTENG VILLAGE, SUKASARI DISTRICT, SUMEDANG REGENCY
ANALYSIS OF ARABICA COFFEE (Coffea arabica) GROWTH UNDER THE SUREN (Toona sureni) SHADE TREE IN GENTENG VILLAGE, SUKASARI DISTRICT, SUMEDANG REGENCY
Arabica coffee (Coffea arabica) is one of the leading plantation commodities whose growth is strongly influenced by environmental conditions, particularly the availability of shade...
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
This research will discuss the process of making coffee that has been made by Mrs. Siyah in Gondangan Hamlet, Tirtomulyo Village, planting District, Kendal Regency, Central Java, w...
Pendampingan Pemasaran Produk Kopi Arabica Gayo Bersertifikasi Halal
Pendampingan Pemasaran Produk Kopi Arabica Gayo Bersertifikasi Halal
In the era of globalization, halal certification is an important factor in increasing the competitiveness of local products. Consumers awareness of the importance of consuming hala...
The emergence and development of new coffee culture in Thailand
The emergence and development of new coffee culture in Thailand
This thesis aims at studying the emergence and development of new coffee culture in Thailand. It attempts to answer two research questions: what is the style of the newly emerged c...

