Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ketaatan Kepada Pemerintah Dalam Perspektif Perjanjian Baru

View through CrossRef
In the New Testament, there is quite a lot of advice for Christians to submit and obey the government. Advice like this is of course still relevant today, and it is important to be explored as a guideline for Christians to be right towards the government, both towards the right government and the cruel government. But to what extent and within what limits should Christians obey the government? This study uses a literature review method with an emphasis on theological studies that aims to find truths from biblical investigations about Christian obedience to the government. From the results of the research found the teachings of the Bible about the right attitude of Christians towards the government as God's servants ordained by God. And also the limitation of obedience when the government is not in line with God's will and even against God's purpose. So that this becomes the basis for today's Christians to respond to various government regulations and policies in accordance with the truth of God's Word. Also as a basis that reflects a life that is bright and exemplary as a follower of Christ in the midst of society.   Abstrak Di dalam Alkitab Perjanjian Baru cukup banyak nasihat agar orang Kristen tunduk dan taat kepada pemerintah. Nasihat semacam ini tentunya tetap relevan zaman sekarang, dan penting untuk didalami menjadi pedoman bagi orang Kristen untuk bersikap benar terhadap pemerintah, baik kepada pemerintah yang benar maupun pemerintah yang kejam. Namun sejauh mana dan dalam batas-batas apa orang Kristen harus taat kepada pemerintah?  Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan dengan penekatan kajian teologis yang bertujuan untuk menemukan kebenaran-kebenaran dari penyelidikan biblikal tentang ketaatan orang Kristen kepada pemerintah. Dari hasil penelitian ditemukan ajaran Alkitab tentang sikap yang benar dari orang Kristen terhadap pemerintah sebagai hamba Allah yang ditetapkan Allah. Dan juga batasan ketaatan ketika pemerintah tidak sejalan dengan kehendak Allah bahkan menentang tujuan Allah. Sehingga hal ini menjadi dasar bagi orang Kristen masa kini menyikapi berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Juga sebagai dasar yang mencerminkan kehidupan yang menjadi terang dan teladan sebagai pengikut Kristus di tengah-tengah masyarakat.
Sekolah Tinggi Teologi Syalom Bandar Lampung
Title: Ketaatan Kepada Pemerintah Dalam Perspektif Perjanjian Baru
Description:
In the New Testament, there is quite a lot of advice for Christians to submit and obey the government.
Advice like this is of course still relevant today, and it is important to be explored as a guideline for Christians to be right towards the government, both towards the right government and the cruel government.
But to what extent and within what limits should Christians obey the government? This study uses a literature review method with an emphasis on theological studies that aims to find truths from biblical investigations about Christian obedience to the government.
From the results of the research found the teachings of the Bible about the right attitude of Christians towards the government as God's servants ordained by God.
And also the limitation of obedience when the government is not in line with God's will and even against God's purpose.
So that this becomes the basis for today's Christians to respond to various government regulations and policies in accordance with the truth of God's Word.
Also as a basis that reflects a life that is bright and exemplary as a follower of Christ in the midst of society.
  Abstrak Di dalam Alkitab Perjanjian Baru cukup banyak nasihat agar orang Kristen tunduk dan taat kepada pemerintah.
Nasihat semacam ini tentunya tetap relevan zaman sekarang, dan penting untuk didalami menjadi pedoman bagi orang Kristen untuk bersikap benar terhadap pemerintah, baik kepada pemerintah yang benar maupun pemerintah yang kejam.
Namun sejauh mana dan dalam batas-batas apa orang Kristen harus taat kepada pemerintah?  Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan dengan penekatan kajian teologis yang bertujuan untuk menemukan kebenaran-kebenaran dari penyelidikan biblikal tentang ketaatan orang Kristen kepada pemerintah.
Dari hasil penelitian ditemukan ajaran Alkitab tentang sikap yang benar dari orang Kristen terhadap pemerintah sebagai hamba Allah yang ditetapkan Allah.
Dan juga batasan ketaatan ketika pemerintah tidak sejalan dengan kehendak Allah bahkan menentang tujuan Allah.
Sehingga hal ini menjadi dasar bagi orang Kristen masa kini menyikapi berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Juga sebagai dasar yang mencerminkan kehidupan yang menjadi terang dan teladan sebagai pengikut Kristus di tengah-tengah masyarakat.

Related Results

Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Abstract. This article discusses the relationship between the concept of sin in the Old Testament and the concept of the covenant. The thesis of this article is that the concept of...
IMPLIKASI PERJANJIAN KAWIN PISAH HARTA DALAM PENANDATANGAN PERJANJIAN KREDIT
IMPLIKASI PERJANJIAN KAWIN PISAH HARTA DALAM PENANDATANGAN PERJANJIAN KREDIT
Perjanjian perkawinan adalah cara untuk mencegah konflik sebelum perkawinan. Bagi para pihak yang belum membuat dan berencana untuk membuatnya, atau mengubah perjanjian perkawinan ...
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
In the Marriage Agreement to bind the third party, then the marriage agreement must meet the principle of publicity, that is, by registered or recorded. Registration of marriage ag...
HUKUM PERJANJIAN (DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN KARYA PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA)
HUKUM PERJANJIAN (DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN KARYA PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA)
Konsensualitas merupakan prinsip atau asas fundamental dalam hukum perjanjian dimana suatu persetujuan dapat terjadi karena persesuaian kehendak (konsensus) para pihak. Pada umumny...
PENYELESAIAN KONFLIK PERBATASAN "UN-RESOLVED" DAN "UN-SURVEYED" SEGMEN BIJAELSUNAN-SUBINA-OBEN MELALUI PENDEKATAN BUDAYA
PENYELESAIAN KONFLIK PERBATASAN "UN-RESOLVED" DAN "UN-SURVEYED" SEGMEN BIJAELSUNAN-SUBINA-OBEN MELALUI PENDEKATAN BUDAYA
Perjanjian perbatasan antar negara merupakan salah satu bentuk perjanjian internasional, yang tentu saja dalam pelaksanaannya mengikuti asas-asas dan kaidah yang lazim dalam hukum ...
ANALISIS TAURAT SEBAGAI HUKUM ALLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEHIDUPAN UMAT ALLAH DALAM PERJANJIAN BARU
ANALISIS TAURAT SEBAGAI HUKUM ALLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEHIDUPAN UMAT ALLAH DALAM PERJANJIAN BARU
. Kesalahpahaman atau kurang pengertian mengenai makna Taurat sebagai hukum Allah menjadi suatu problem tersendiri dalam kehidupan umat Allah dari zaman ke zaman. Tujuan penulisan ...
WANPRESTASI PERJANJIAN SEWA MENYEWA GEDUNG
WANPRESTASI PERJANJIAN SEWA MENYEWA GEDUNG
Hukum mengatur dan memaksa pada siapapun tanpa pandang bulu. Tiada batas waktu dalam aturan aturan yang dihadirkan atau diciptakan oleh hukum itu sendiri. Begitupula dengan suatu p...

Back to Top